
Ana sudah siap siap dengan pakaian yang pertama dia pakai, dirinya akan pergi dari sini, dia tak mau menganggu hubungan Roger dan juga Puja, lebih baik dia pergi dari pada menghancurkan rumah tangga orang lain.
Ana juga sudah menyimpan surat didekat meja belajar Sean, sebenarnya dirinya tak bisa meninggalkan Sean tapi dia harus pergi, kalau tidak dirinya akan menjadi orang ketiga.
Dengan perlahan Ana mendekati Sean, mengusap keningnya dan menciumnya terlebih dahulu " maafkan kakak sayang, maaf kakak sebenarnya tak ingin meninggalkan mu, tapi kakak harus pergi, kamu meskipun kakak tak ada harus baik ya, jangan menangis saat kakak tak ada, mungkin ini untuk terahir kalinya kita bertemu sayang "
Ana segera bangkit pandangannya terus saja tertuju pada Sean yang sedang tidur, namun dia tak boleh kembali lagi, Ana menuruni tanga kecil yang ada dijendela lalu meloncat dan pergi dengan berlari sangat kencang dan nanti saat dijalan raya dirinya akan mencari bis atau taxi.
**
Sean yang terbangun karena merasa tak dipeluk mencari kekanan kekiri "kakak dimana, kakak kemana kenapa tak ada dikamar, pasti ada diluar "
Sean dengan cepat membuka pintu kamar dan keluar mencari Ana, namun sudah berkeliling kemana mana tak ada, dengan tak sabar Sean mengetuk pintu kamar ayahnya "ayah ayah buka pintunya ayah, ayahh "
Roger segera bangun dan membuka pintu melihat sang anak yang sudah panik "kenapa sayang ada apa "
"Apa kakak ada dikamar ayah "
"Hah kakak, tidak kakak tidak ada disini "
"Lalu kakak kemana ayah, kakak tak ada dikamar ku "
Roger segera berlari kearah kamar dan Sean mengikuti ayahnya berlari pura kearah kamar sang anak.
Puja yang mendengar keributan segera keluar dan segera mengikuti kemana Roger pergi.
Roger membuka pintu segera menengok kearah jendela tak ada siapa siapa, mencari sesuatu yang mungkin saja Ana tinggalkan dan benar ada sebuah surat diatas pakaian yang selalu Ana pakai.
Untuk Roger dan juga untuk Sean kesayangan kakak
Hai mungkin ini surat ku yang pertama dan terakhir, Roger terimakasih atas bantuanya, kau juga sudah baik mau mengenalkan aku dengan anak mu Sean, aku sangat senang bisa mengenal Sean yang manis dan baik pada ku, serta mengenal Puja calon istrimu.
Maaf aku pulang tak bilang padamu, aku pulang sendiri jangan cari aku, aku bisa pulang sendiri kau jangan khawatir dan maaf pula pada Sean aku tak bilang padannya.
__ADS_1
Aku harus pulang sekarang karna aku tak mau menganggu hubungan mu dan Puja, aku tidak mau menjadi benalu dalam hubungan mu dan Puja.
Ingat jaga selalu Sean jangan sampai kau sibuk dengan urusan mu sendiri, dan urusan pekerjaan mu, karena Sean masih butuh sosok ayah dan cobalah menjadi sosok ibu juga untuk Sean agar dia tidak kurang kasih sayany.
Dan satu lagi selalu cintai Puja, seperti kau mencintai istrimu dahulu, aku yakin dia bisa menjadi ibu yang baik untuk Sean dan juga anak anak mu kelak, ajari dia pasti bisa dia menjadi apa yang kau mau.
Semangat dan selalu jaga Sean, aku menyayangi Sean sampai kapan pun, babay semuanya, aku merasa menjadi ibu saat bersama Sean dan aku senang bisa merasakan bagaimana menjadi ibu yang baik.
Roger mengusap wajahnya langsung keluar rumah dan menaiki mobil, menyuruh anak buah nya untuk membantunya mencari Ana.
Selama perjalan Roger tak henti hentinya mengedarkan padannganya, tak mau sampai kehilangan Ana, kenapa dia tiba tiba saja pulang tanpa bicara dan tanpa dirinya yang mengantar.
Sedangkan Ana dia melihat dari dalam semak semak bahwa Roger mencarinya "sepertinya aku akan sulit pulang, kenapa harus ketahuan malam ini, sial, aku harus menghubungi Jack sepertinya, ingin memberi kejutan pada orang rumah malah seperti ini "
Ana mengeluarkan ponselnya yany batrainya hampir habis, lama sekali tak dingkat dan pada deringan ketiga akhirnya diangkat.
"Ya Nona "
"Jemput aku Jack aku disini seperti buronan, bawa pakaian ku ok nanti aku akan mengirimkan lokasinya, kau harus cepat jangan lama, aku tak peduli kau akan menjemputku memakai apa yang penting harus celat sampai "
"Ya aku di dalam semak semak, sepertinya badan ku akan gatal gatal "
"Aku akan membawa pakaian nona "
Sambungan terputus dan Ana hanya diam duduk didalam semak semak "nasib nasib, kenapa seperti ini, huff malang sekali nasib ku ini "
Ana dari tadi melihat mobil berkeliaran dan hanya bisa menatapnya saja. Pasti itu anak buahnya Roger, dasar ya Roger sudah diberi surat untuk tak mencarinya tapi terus saja mencarinya.
**
"Bagaimana apakah ketemu " tanya Roger pada salah satu anak buahnya.
"Tidak Tuan, kami tak menemukan nona Ana, "
__ADS_1
"Masa sih pasti dia belum jauh, ayo cari lagi dia, aku tak mau tau harus ketemu, sebelum ketemu tidak boleh pulang kalian "
Roger membalikan mobilnya dan pulang kerumah untuk menemui sang anak yang pasti sekarang sedang menangis.
Saat Roger sampai rumah benar saja anaknya sudah ada diluar sendirian sambil menangis "ayah mana ayah, kakak mana ayah, kemana kakak "
"Ayah lagi cari kakak kamu yang sabar ya, pasti sebentar lagi akan ketemu, kenapa kamu diluar "
"Aku ingin ketemu kakak, aku ingin menungguk kakak disini, "
"Ayo masuk biar ayah menidurkan mu bagaimana "
"Tidak ayah aku ingin bersama kakak saja, aku ingin kakak ayah, apakah kakak tidak akan kembali "
"Tidak kakak akan kembali , makannya sekarang kau tidur dulu, nanti pagi kakak sudah ada disini, ayo kita kekamar mu "
"Ayah tak bohong kan"
"Tentu ayah tak akan bohong, ayo kita kekamar sekarang waktunya tidur ayo ayo "
Sean mengangguk dan pergi kekamar bersama ayahnya, sedangkan Puja yang sedang mengintip tersenyum senang, "akhirnya dia pergi juga, sadar diri juga dia "
**
Tiba tiba diatas kepala Ana ada helikopter Ana segera berlari menjauhi kipas yang membuat rumput rumput ini bergoyang goyang.
Jack segera menurunkan tangga dan Ana segera naik "nona apakah kau tak apa apa, apakah ingin ganti pakaian dulu "
"Tidak usah lah ayo kita pulang saja, aku ingin cepat cepat pulang, kefikiran juga kau mengunakan hrlikopter "
"Baiklah Nona, tentu karena nona kan ingin cepat jadi aku putar otak dan hanya ini yang paling celat agar tidak ada macet "
Ana hanya mengangguk angguk dan melihat kebawah, dan melihat rumah Roger dari kejauhan, rasannya hatinya sakit meninggalkan Sean tapi bagaimana lagi ini sudah keputannya, dirinya.
__ADS_1
Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, kulla βamin wa antum bikhoir.
Happy eid al fitr 1443 H mohon maaf lahir batin ππ