Berbagi Suami

Berbagi Suami
Di situ ada kebahagian disana pula ada kesedihan


__ADS_3

"Sekarang mau kemana Bi "


"Emm kemana ya, tadi kita udah seneng seneng, sekarang kita mau kemana ya "


"Ihh kok malah balik nanya sih Bi, aku loh yang tanya sama kamu "


"Emm kita mau kebandara, papih sama mamih pulang sekarang "


"Beneran kamu gak bohong kan Bi "


"Engga sayang sekarang kita kebandara dan jemput papih dan mamih, kayaknya seneng banget nih ada yang mau nikah nih, "


"Yeh bukan karena itu juga kali, aku seneng akhirnya mereka berdua pulang juga "


"Emang kamu gak seneng gitu kita akan cepet nikah "


"Ya seneng dong Bi, pokoknya senengnya dauble deh "


"Syukur deh kalau kamu seneng, aku juga ikut seneng sayangg, kita meluncur kesana "


"Ayo sayangh "


Selama perjalanan mereka tak henti hentinya berbincang sampai mobil mereka berhenti dan melihat banyak sekali kerumunan yang entah sedang melihat apa.


"Bi ada apa ya "


"Aku juga gak tau sayang, kenapa macet kayak gini, yaudah coba kita lihat ada apa ya "


"Yaudah yu Bi "


Mereka berdua segera turun dan menerobos kearah kerumunan itu, dan saat mereka akan menengok kearah bawah jurang, malah melihat Roger yang masih menyender di pohon dan Bian yang khawatir segera menghampirinya.


Di ikuti oleh sang kekasih "Roger kamu kenapa "

__ADS_1


"Bi "


Roger langsung memeluk Abian dan menangis, "ada apa dengan mu, ada apa Roger "


"Puja, Bi Puja "


"Ada apa dengan Puja "


"Dia masuk kedalam jurang, dia masuk kesana dia kecelakaan "


"Bersama siapa kenapa bisa "


Roger melepaskan pelukannya dan menatap Abian dan Inara, mengusap air matanya "Dia bersama Cio, entahlah tadi aku mengikuti mereka dan mobil Cio tak tentu arah dan langsung menabrak pembatas dan masuk kedalam sana, "


"Apa Cio, apakah kau yakin itu Cio, kau yakin kan itu Cio, jangan membohongiku Roger aku tak suka lelucun mu, pasti bukan Cio "


Abian langsung menghubungi Cio, namun tak diangkat sama sekali, beberapa kali Abian menelfonya namun sama saja tak diangkat.


Inara langsung menghampiri pacarnya dan memeluknya dengan erat, "kamu yang sabar Bi, aku tahu ini sakit tapi aku yakin kamu bisa hadapi semuanya, Cio pasti selamat kamu yang penting berdoa aja untuk keselamatan Cio dan Puja jangan kayak gini ya kamu jangan patah semangat pasti Cio selamat dan tidak akan terjadi apa-apa padanya "


"Tapi bagaimana mereka masuk kedalam sana, mereka masuk ke dalam jurang dan selamat dari itu hanya beberapa persen, kau lihat saja begitu dalam di bawah sana dan mereka terjun begitu saja apa yang akan terjadi pada mereka aku tak yakin mereka akan selamat, aku tak yakin sayang , Cio aku aku tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi padanya, aku binggung harus melakukan apa "


Inara melepaskan pelukannya lalu, mengambil ponselnya dan akan menghubungi sang kakak, untungnya pada deringan pertama langsung diangkat.


"Kenapa Ara "


"Ana, Cio dan juga Puja mereka kecelakaan Ana, "


"Apa dimana kenapa bisa apa yang terjadi "


"Aku pun tidak tau kau cepatlah datang kemari ya, kasihan Roger dia sendirian disini, "


"Baiklah aku akan segera ke sana bersama jack kamu jangan ke mana-mana dulu ya, tunggu Roger dulu sampai aku datang, aku gak akan lama pokoknya "

__ADS_1


"Iya aku disini Ana gak akan kemana mana kok "


Setelah menelfon kakaknya, Inara segera menegok kebawah Sana, ada beberapa orang dibawah, sedang mengevakuasi keberadaan Cio dan juga Puja.


Namun sepertinya mereka masih kesulitan karena air pun sedang besar jadi pasti akan sulit menemukan keberadaan Puja dan juga Cio, tapi kan mereka ada didalam mobil.


Tak lama kemudian kakaknya datang dan menepuk punggung Inara "jangan kau diam disana, bagaimana kalau ada orang yang menyenggolmu dan membuatmu masuk kedalam sana " tegur sang kakak sambil menarik sang adik.


"Aku hanya ingin melihat saja Ana, aku sudah perpegangan "


"Kita tak tau apa yang akan terjadi, jadi selalu waspada "


"Iya maafkan aku Ana "


Mereka berkumpul dan saling diam tak ada yang mau bertanya atau mengatakan sesuatu, namun tiba tiba "aku harus jemput papih dan mamihku yang ada dibandara apakah tak masalah jika aku pergi " ucap Abian.


"Tentu jemputlah terlebih dahulu orang tua mu " ucap Ana


Abian menatap kekasih nya dan memegang tangannya " kamu jangan ikut ya biar aku aja yang jemput ke sana nanti kamu malah capek bolak-balik, nanti aku juga ke sini lagi kok ya, nanti aku bakal bilang sama Papi sama Mami kalau kamu lagi di sini. Kalau ada apa-apa kamu langsung hubungi aku ya. Pokoknya aku gak akan lama kok"


"Tapi Bi aku ikut aja sama kamu takutnya kamu nanti malah ngelamun di jalan dan kenapa-napa , lebih baik aku ikut dan temenin kamu ke sana di sini kan udah ada ana juga ya, aku ikut aja sama kamu aku khawatir sama kamu dari tadi kamu kan di sini ngelamun apa lagi nanti sendirian di mobil pasti kamu akan lebih lagi ngelamun, aku gak mau tinggalin kamu"


"Kamu percaya aja sama aku, kalau aku gak akan apa-apa, aku pergi sendiri aja kamu di sini ya nurut sama aku Nara, aku gak akan kenapa-napa. Pokoknya gak lama setelah jemput kedua orang tua aku, aku akan balik lagi ke sini sama kamu, kamu tenang ya aku akan selalu hubungi kamu ,jadi kamu gak usah khawatir. Aku pergi dulu biar cepat dan gak buat kamu capek juga bolak-balik sana sini kemari, kamu di sini diam ya sama kakak kamu"


Abian langsung pergi tanpa mendengarkan jawaban dari Inara saat Inara akan menyusul Abian, Ana langsung menaha tangan itu.


"Udah kamu nurut apa kata Abian, jadi kamu diem aja di sini sama aku, jangan kemana-mana dia gak akan kenapa-napa, yakin sama aku dia itu laki-laki gak mungkin sampai kecelakaan atau ceroboh gitu. udahlah biarin aja dia kan yang mau pergi sendiri gak usah ngotot pengen pergi pengen ikut sama dia , udah diem disini dan tunggu dia disini "


"Baiklah "


Mau tidak mau akhirnya Inara diam dan akan menunggu sang kekasih sampai kemari lagi, semoga saja tak terjadi apa apa dengan pacarnya, sungguh dirinya sangat khawatir mengapa saat datang kebahagian datang juga kesedihan.


Apakah tak boleh kalau kebahagian saja yang datang. jangan ada kesedihan dan yang lainnya, kenapa harus selalu berdampingan terus antara dua itu.

__ADS_1


__ADS_2