Berbagi Suami

Berbagi Suami
Tidak ketemu


__ADS_3

Pagi sudah tiba, Ana sudah membereskan barang-barangnya dan ingin segera pulang, karena buat apa lama-lama di sini dirinya juga harus kerja dan mengurus pernikahan adiknya juga yang sebentar lagi akan terlaksana.


"Ana kenapa kita pulang sekarang nanti besok saja di sini kan enak tempatnya"


"Gak bisa, kerjaan aku tuh banyak banget aku nggak bisa tinggal di sini terus, kalau kamu mau di sini ya udah aku mau pulang, aku juga harus kerja aku harus urus pernikahan Inara dan banyak lagi , aku bukan orang yang bisa berleha-leha. Aku ini orang sibuk tau nggak sih kalau aku nggak kerja gimana. Siapa yang mau ngaji anak buah aku nggak akan ada"


"Ya udah deh agak siangan kita pulangnya, jangan sekarang karena ini masih pagi banget"


"Gak bisa aku udah bilang kan kalau kamu mau di sini ya udah, aku pulang sendiri aku bisa kok pulang sendiri tanpa harus ada kamu dan aku juga udah tahu kok jalannya kemana-mana aja dan aku nggak akan nyasar tanpa kamu juga"


Ana langsung menggendong tasnya dan pergi ke bawah, Roger yang khawatir Ana kenpa napa langsung membawa tasnya dan memasuk-masukkan pakaiannya dan barang-barangnya dengan asal yang terpenting dia bisa mengejar Ana.

__ADS_1


Tidak mungkin kan kalau dirinya meninggalkan Ana begitu saja pulang sendirian, bisa-bisa pernikahannya ini tidak akan terlaksana dan rencananya semuanya akan gagal.


"Ana tunggu aku Ana. Iya kita pulang kita pulang tunggu aku jangan kau berjalan terlebih dahulu seperti ini, Ana tunggu aku Anaaa "


Ana hanya menengok sebentar ke belakang dan melanjutkan jalannya dia sama sekali tidak menunggu Roger yang berjalan dengan cepat ke arahnya.


"Ana tunggu aku jangan marah "


***


Puja mengendap ngendap keluar dari dalam rumah dia akan kembali kerumah penginapan kemarin, siapa tau orang yang ada didalam sana bisa menolongnya, ya siapa tau semoga saja ya.

__ADS_1


"Aku harus cepat-cepat pergi ke sana, kalau sampai mereka sudah tidak ada, kesempatanku untuk kabur sudah hilang, sudah tak akan ada lagi kesempatan "


Puja berlari ke arah sana sambil sesekali melihat ke arah belakang, takut-takut nanti ibu dan ayah ada di belakangnya. Pokoknya dia tidak boleh sampai ketahuan karena sepertinya ibu dan ayah menyembunyikan dirinya ya bukan menyembunyikan tapi tidak membolehkannya untuk keluar ke mana-mana.


Sebenarnya apa yang terjadi sampai-sampai harus seperti itu, dirinya ingin pulang ke kota ingin pulang ke Roger dan ingin bertemu dengan yang lainnya, dirinya tidak mau ada di sini, tidak mau terjebak selama lamanya disini.


Puja sudah ada ditempat itu, dirinya langsung masuk kedalam namun tak ada siapa siapa kosong, bahkan pintunya terbuka "hallo apakah disini ada orang, siapa saja apakah ada yang mendengar ku, apakah disini ada orang "


Puja sudah mengelilingi tempat ini, namun sama sekali tak ada orang, Puja keluar dari dalam rumah dengan hati yang sedih, Puja terduduk didepan pintu dan menangis.


"Kenapa hidupku seperti ini, kenapa hidupku bisa seperti ini, aku ingin pulang aku ingin bertemu dengan Roger dan memulai hidup ku yang baru, aku ingin pulang "

__ADS_1


__ADS_2