
"Kau ingin apa sayang, biar aku belikan "
Inara melihat kearah sebrang dan melihat ada rujak, sepertinya enak "aku ingin itu mas, aku pengen rujak kayaknya enak "
"Yaudah kamu diam disini biar aku yang nyebrang kamu duduk disini ya syaanh "
"Iya mas "
Abian langsung menyebrang dan membeli rujak yang diinginkan sang istri.
Sedangkan tak jauh dari mereka ada yang mengintai mobil mereka berdua " Aku sungguh tidak rela melihat kalian berdua bahagia, aku ingin salah satu dari kalian mati terutama kau Abian, aku harus menghabisimu supaya aku bisa mendapatkan Inara lagi, agar dia kembali pada pelukanku lagi aku sungguh tidak rela melihatmu bersama istriku aku tidak rela, aku yang seharusnya ada di sampingnya bukan dirimu"
Adam langsung menancapkan gasnya dan melihat Abian yang sedang menyebrang untuk kembali pada Inara.
__ADS_1
Abian tanpa lihat kiri kanan dia langsung menyebrang dan melambaikan tangannya pada Inara, Inara langsung bangkit dan tersenyum.
Inara melihat kearah kiri Abian ada mobil yang melaju begitu cepat "Mas awass mas awass " teriak Abian
Abian yang tak mendengar teriakan sang istri malah terus saja berjalan dam bruk, kejadian itu begitu cepat Inara yang tadi berlari kearah suaminya tak bisa meyematkannya.
Abian terlempar cukup jauh dan mobil itu yang sudah menabrak Abian langsung pergi begitu saja, dengan air mata yang sudah membasahi kedua bola matanya Inara berlari kearah suaminya.
Abian yang masih sendirit sadar memegang pipi istrinya dengan darah yang membasahi tangannya. "jangan menangis sayang, aku baik baik saja, jika suatu saat aku tak bisa menemani kalian kau jaga anak kita dengan baik ya sayang, aku mencintaimu dan juga anak kita " dengan suara yang terbata bata.
"Mas bangun jangan bicara seperti itu mas, tolong jangan seperti ini Mas, jangan tinggalkan aku. Aku tidak mau mas bangun mas "
Ambulans datang dan segera memasukan Abian kedalam mobil Ambulans untuk segera ditangani, Inara pun ikut masuk dibantu oleh orang orang yang ada disana.
__ADS_1
**
Sedangkan Adam tersenyum senang dan melihat Abian yang sudah belumur darah, "aku pasikan kau akan mati Abian tak akan kau hidup, kau akan pergi kealam baka dan istriku akan kembali pada tangaku, aku akan mengambil apa yang sudah menjadi hak ku "
Adam kembali melajukan mobilnya setelah tadi membersihkan kap mobilnya yang berdarah, begitu puas dirinya sudah menabrak Abian dengan parah dirinya pergi meninggalkan tkp.
Jangan sampai dirinya ketahuan. Jangan pernah sampai pokoknya dirinya harus memastikan kalau Abian benar-benar mati.
Nanti akan datang ke rumah sakit dan bila dia masih hidup dirinya akan menghabisi Abian di sana, lihat saja dirinya tak akan pernah melepaskan Inara kembali dan tak akan pernah rela membiarkan Inara jatuh ke tangan orang lain selain dirinya.
Lihat saja setelah ayah mereka mati tinggal anaknya dan Inara akan seutuhnya hanya miliknya saja dan hanya untuk dirinya saja tidak untuk yang lain.
Pokoknya dirinya harus mendaparkan apa yang dirinya mau, semuanya harus menjadi miliknya, pesetanan dengan ibunya yang tak mau Inara kembali padanya, karena dirinya begitu ingin Inara ada disampingnya.
__ADS_1