
"Puja ayo kemari kembali lagi, ayo pulang hari sudah sore nanti kalau ada apa-apa gimana ayo cepat pulang"
Puja masih menatap kearah rumah itu, yang kata ibu itu ada air terjunya, sebenarnya tadi dirinya pergi kesini untuk meminta tolong pada dua orang itu, dirinya ingin pulang, siapa tau mereka bisa menolongnya kan.
Puja masih diam dan tak bergerak sama sekali " Iya sebentar bu sebentar lagi aku pulang ke sana"
Puja kembali berjalan kearah rumah itu " Puja ayo cepat nanti kita kemalaman, ini juga mau hujan ayo cepat kamu kan tadi janjinya hanya ingin melihat tempat ini saja, ayo cepat-cepat kita pulang kita juga belum makan Puja "
Dengan cepat Puja kembali dan berjalan dengan perlahan kearah ibu, baiklah sekarang pulang dulu besok dirinya akan kembali lagi kesini, pasti mereka berdua akan lama, dan semoga saja dirinya tak lupa jalan kemari.
"Kamu sebenarnya melihat apa sih dari tadi diam saja di sana"
"Nggak Bu aku cuman lihat aja rumahnya bagus dan enak aja gitu kalau ditinggalin, dan tadi juga aku lihat ada orang di sana ada yang nyewa kayaknya ya Bu "
"Iya tapi jarang sih yang nyewa tempat itu, karena ya terpencil juga kan. Tapi sebenarnya enak loh di situ tempatnya tuh, apa lagi ada air terjun kalau buat orang yang bulan madu itu akan enak banget "
"Gitu ya bu "
"Iya udah ayo kita lari harus cepet kita "
Puja mengangguk dan ikut berlari juga sambil sesekali melihat ke arah belakang. Siapa tahu orang itu kembali keluar dan dirinya bisa berbalik arah dan meminta tolong pada mereka berdua kan.
Namun nyatanya nihil mereka sama sekali tidak keluar, bahkan saat dirinya berbelok tak ada satupun orang yang keluar, harapannya sudahlah pupus semoga saja besok tidak.
**
__ADS_1
Jack langsung memberikan makanannya pada Livia "makanlah"
Livia langsung mengambilnya dan memekanya dengan lahap, lalu Jack memberikan air yang cukup banyak dan juga buah buahan, Livia yang melihat itu langsung mengambil semuanya dan menyimpannya disebuah keranjang.
"Terimakasih "
"Iya sama-sama tapi kau ingat jangan sampai nona Ana melihat semua makanan itu, aku membawakannya untukmu karena aku yakin kau selalu kelaparan kan, aku tidak bisa membawa lebih banyak lagi mungkin itu akan cukup untukmu kan "
"Iya ini sudah sangat cukup terima kasih atas bantuanmu, memang aku selalu kelaparan apa lagi kalau malam-malam aku kadang haus dan meminum air keran saja yang ada saja, mau bagaimana lagi aku tidak bisa keluar sama sekali dan bisakah kau menolongku satu kali lagi. Aku sangat ingin mengganti pakaian, pakaianku sudah sangat bau sekali sudah beberapa kali aku pakai"
"Baiklah aku akan mengambilkan pakaian yang sudah nona Ana sediakan, sebenarnya pakaian ada di sini kau hanya perlu mengambilnya di lemari ini, disini juga sudah ada handuk sabun dan segalanya di sini. Kenapa kau tidak sering mengecek barang-barang di sekitar sini"
"Aku tidak mau membuat Ana marah lagi dan malah menyiksaku, jadi lebih baik aku diam saja baiklah jika semua pakaian dan yang lainnya ada di sini, aku akan mengambilnya sendiri terima kasih sekali lagi, aku sangat terbantu oleh mu "
"Ya sama sama "
**
Nana yang baru saja diantarkan oleh Cio kembali ditahan tangannya " Ada apa Pak Cio anda butuh apa lagi, semuanya sudah kan meeting sudah, kerja sudah, makan sudah, lalu anda butuh apa lagi dari saya "
"Kau ikut denganku keclub nanti bertemu dengan Alex. Aku tidak mau tahu kau harus ikut tidak ada kata bantahan ataupun tolakan darimu, aku ingin kau ikut bersamaku"
"Tidak aku tidak mau ikut. Kau saja pergi sendiri, kau kan yang janjian dengan dia. Lalu kenapa aku harus ikut memangnya aku kenal dengan Alex Alex itu . Aku tidak kenal kan jadi untuk apa aku ikut denganmu, aku lebih baik beristirahat di rumah dan tidur saja, karena besok pun sangat banyak pekerjaanku jadi aku tidak ada waktu untuk ikut denganmu. Kau saja pergi sendiri"
"Aku sudah bilang kan kau tidak boleh membantahku, dan kau harus ikut aku akan menjemputmu nanti ke sini jam 09.00 malam. Awas saja kalau kau belum siap dan masih tidur aku akan membawamu meskipun kamu pakai baju tidur"
__ADS_1
"Teserah ah, pokoknya aku gak mau ikut aku mau tidur dan nggak akan mau ikut sama Pak Cio, karena kerjaan aku udah beres itu bukanlah pekerjaan aku lagi untuk mengikuti Pak Cio kemana-mana apa lagi masuk ke Club. Aku tidak mau ya Bapak saja aku anti dengan yang begitu-begitu"
"Terserah kau saja, kau akan tahu nanti dan kau akan tiba-tiba ada di sana saja, aku tetap akan membawamu tanpa persetujuan kau pun aku akan membawamu, lihat saja aku akan melakukannya lihat ya "
Nana hanya mengangkat bahunya dan langsung keluar dari dalam mobil, dan begitu saja meninggalkan Cio tanpa berpamitan sama sekali, bodohlah yang terpenting dirinya tak mau ikut dengan pak Cio.
"Awas aja ya Nana, aku akan tetap membawamu aku tidak mungkin datang ke sana sendirian dan berduaan dengan Alex tidak tidak aku tidak mau itu sampai terjadi, dan aku tidak mau membuat pacar Alex marah lagi padaku seperti dulu, aku tidak mau dibilang menjadi orang ketiga lagi, aku harus bawa Nana bagaimanapun caranya"
Cio segera menjalan mobilnya dan pergi dari rumah Nana, sedangkan Nana sendiri dia langsung masuk kamar dan membaringkan badannya.
"Nana kalau kamu mau tidur ganti baju dulu mandi dulu cepet kamu habis dari luar "
"Iya mamah nanti aja ya, Nana cape banget, oh ya mamah bisa bantu Nana gak "
"Bantu apa Na "
"Nanti kalau ada Pak Cio ke sini dan tanya aku bilang aja kalau aku lagi tidur ya mah, jangan sampai dia masuk ke dalam kamar aku pokoknya mamah harus tolak dia dan jangan sampai dia masuk ke sini, bisakan mah "
"Emangnya kenapa Pak Cio Bos kamu mau bawa kamu ke mana"
"Ya enggak pokoknya jangan aja karena Nana tuh males jalan sama dia, dia itu terlalu cerewet dan terlalu banyak ngatur yah mamah tolongin Nana, kali ini aja jangan tergoda sama ketampanannya ya please. Nana minta tolong sama Mamah kalau nggak sama Mamah Nana minta tolong sama siapa lagi"
"Ok deh beres "
"Makasih mah "
__ADS_1
"Sama sama sayang "