Berbagi Suami

Berbagi Suami
Kenapa harus mengakhiri


__ADS_3

Pagi pagi sekali Ana membuka pintu tempat Livia dia sekekap, dan ternyata Ana malah melihat penampakan yang cukup membuatnya sedikit kaget.


Ana mengelilingi Livia dan langsung mengodok ponselnya lalu menelfon Jack "Jack kemari ketempat Livia disekap ya "


"Baik nona "


Ana melihat ada sebuah kertas Ana mengambilnya lalu duduk dan membacanya.


Aku lebih baik mati dari pada harus terkurung terus menurut disini Ana, aku tidak akan memberikan hidupku terus-menerus padamu jika mati memang adalah salah satu cara untuk membuat kau bahagia aku lebih baik mati.

__ADS_1


Karena aku tidak mau terus-menerus disiksa olehmu seperti ini, aku ingin hidup layaknya manusia lain, tapi kau telah mengurungku seperti ini dan membuat aku sangat pusing sekali dan aku memutuskan untuk mengakhiri hidupku saja.


Mungkin saja itu akan lebih baik hidupku akan lebih baik dari itu, kau sangat jahat perempuan jahat kau mengurungku hanya karena sebuah kesalahan saja.


Kau membiarkan aku seperti ini, aku mempunyai segalanya tapi kau sudah merenggutnya, aku ingin suatu saat kau yang merasakan semua ini.


Aku Ingin suatu saat kau juga ada di posisiku seperti ini dikurung dengan tangan yang sudah kau putuskan dan juga kehidupan yang sangat sengsara seperti ini, aku ingin kau merasakan ini semua lihat saja, kau pasti akan merasakanya.


"Baguslah kau tahu diri, jadi aku tidak usah dosa untuk membunuhmu, kau dengan sukarela membunuh dirimu sendiri. Ya sudah aku tidak merasa sedih ataupun kasihan tapi itu akan lebih baik supaya kau bisa bertemu dengan ayahmu dan meminta maaf padanya, karena kau telah membunuhnya ya mungkin ini karma untukmu karena kau sudah membunuh ayahmu dan hartamu diambil oleh Adam seperti dulu kau mengambil harta ayahmu dengan paksa dengan cara membunuhnya "

__ADS_1


Saat Jack masuk dia begitu kaget dan langsung menghampiri nonanya. "Nona dia melakukan bunuh diri "


"Ya seperti itu, kau makamkan dengan layak ya, sekarang kau urus urus dia jangan sampai ada yang tau hanya kita berdua saja ingat, hanya kita berdu saja yang tau "


"Baik nona "


Ana langsung keluar dari tempat itu biarkan saja Jack yang mengurus semuanya itu, karena dirinya harus menahan Inara supaya dia tidak tahu tentang semua ini, jadi tidak perlu susah-susahkan dirinya memasang alat kedap suara untuk dia , orangnya sudah mati mau apa sekarang sudah bereskan tak ada kerjaan lagi untuknya.


Sedangkan Jack mengeleng gelengkan kepalanya dengan kelakuan Livia " Kenapa kamu melakukan bunuh diri , seharusnya kau diam pasti nanti juga Nona akan melepaskanmu, dasar perempuan bodoh karena nona tidak akan mengurung mu terus-menerus, ucapannya pasti hanya untuk menakutimu saja tapi kau malah bunuh diri. Malang sekali nasibmu seharusnya kau bertahan untuk beberapa waktu lagi, bukannya malah bunuh diri seperti ini, itu akan lebih memberatkan mu, kau tak akan tenang nanti awas saja kau jangan bergentayangan ya, jangan mengangguku, aku sudah membatumu "

__ADS_1


Jack segera melakukan apa yang disuruh nonanya, pasti nonya ingin cepat beres dirinya tak boleh lalay, yang ada nanti malah dimarahin lagi sama nonanya itu.


__ADS_2