
Setelah kepergian Ana, Inara menjadi murung sekali, Abian yang melihat istrinya murung dan tidak semangat segera menghampirinya.
"Sayang apakah kau mau jalan jalan bersamaku, ya kita beli perlengkapan bayi "
Inara mengelengkan kepalanya "aku gak mau mas, aku gak mau kemana mana aku mau dirumah aja tunggu telfon Ana kenapa dia gak ada hubungin aku sama sekali, padahal aku udah coba hubungin dia tapi tetep aja gak ada, kemana sih mas Ana sebenernya, kenapa dia tiba tiba ngilang "
Abian mengusap kening istrinya "mungkin Ana ingin menenangkan dirinya, sudah kau jangan terlalu memikirkan Ana dia adalah perempuan hebat dia pasti akan baik baik saja, gimana mau kan jalan jalan sama aku, biar kamu juga gak terlalu memikirkan Ana yu sayang "
Inara akhirnya menganggukan kepalanya dan segera bersiap siap untuk pergi bersama sang suami.
**
Sedangkan Roger sendiri dia berbaring ditempat tidur dengan banyaknya miniman serta kamar yang berantakan, anak dan istrinya pergi begitu saja bahkan tak memberikannya sebuah pilihan.
Tiba tiba ada yang membuka pintu ternyata itu adalah Puja yang memang khawatir dengan keadaan Roger yang tak kunjung ada kabar ternyata ada disini, dikamarnya berbaring dengan keadaan yang berantakan.
__ADS_1
Puja langsung membangunkan Roger "Roger bangun Roger ada apa dengan mu "
"Ana " teriak Roger sambil bangun ternyata saat dirinya melihat itu bukan Ana melainkan Puja
Roger memijat kepalanya "kenapa kau berani kemari sudah aku bilangkan jangan kesini "
"Gak bisa kamu sulit banget aku hubungin, sampai sampai aku khawatir sama kamu, kamu yang biasannya datang kerumah tiap pagi gak ada, kemana istri pertama mu yang galak itu, saat aku masuk rumah sepi sekali "
"Ana sudah meninggalkan ku, dia sudah tau tentang kita, dia sudah tau kalau aku menikah lagi dengan mu "
Puja langsung keluar dan bertatapan dengan suaminya "berarti mulai sekarang aku akan tinggal disinikan Roger mana anak ku Sean "
"Ya mereka ikut ibunya jangan berharap Sean akan tinggal beramaku, karena Sean lebih menyayangi ibu sambungnya dari pada diriku, kau tak bisa tinggal dirumah ini, rumah ini milik Ana dan sampai kapan pun akan milik Ana "
"Tapi dia sudah tak ada kenapa begitu, aku istrimu aku berhak ada disini kau jangan aneh aneh "
__ADS_1
"Aku pun tak akan tinggal disini, rumah ini akan dikosongkan sesuai perintah Ana "
Sebelum Puja menjawab ponsel Roger berdering, Roger langsung mengambil ponselnya dan mengangkatnya.
"Hallo ada apa "
"Pak cepat sekarang keperusahaan banyak sekali yang mengambil sahamnya dan tak mau bekerja sama lagi dengan kita "
"Baik aku akan kekantor sekarang "
Roger langsung mematikan sambungannya dan melihat kearah Puja "ada apa Roger, apa ada sesuatu yang terjadi "
"Aku harus keperusahaan sepertinya Ana sudah melakukan sesuatu, aku pergi sekarang kau jangan banyak bicara aku pergi sekarang "
Tanpa menganti pakaiannya Roger langsung pergi meninggalkan Puja "Ana sialan kau ini ya dasar perempuan sialan, awas saja kalau aku sampai miskin gara gara perempuan sialan ini, aku tak terima untuk apa aku jadi istri kedua kalau akhirnya miskin"
__ADS_1