
"Bagus bagus baru pulang ya " Ana langsung menarik sang adik kebelakangnya.
"Ana aku bukan orang jahat sampai kau menarik adik mu kebelakang, "
"Ya aku tau kau bukan orang jahat, aku hanya berjaga jaga saja memangnya salah, "
"Ya ya kau selalu benar aku tau kau maha benar dan aku memang selalu salah "
"Sudah kenapa kalian malah bertengkar " Inara mencoba memisahkan mereka
"Baik aku akan memberikan peraturan baru lagi, kau Abian tak boleh membawa adiku lebih dari jam 09:00 malam, jika lebih aku tak akan membolehkan kalian bertemu satu minggu "
"Kenapa begitu Ana kau sungguh jahat aku tak macam macam dengan adik mu, kau juga kan punya cctv berjalan dan dia bisa berbicara apa pun pada mu, kenapa kau begitu jahat pada kami, tidak tidak aku tidak mau kalau misalnya ada meeting malam dan juga sedang lembur bagaimana "
"Kau harus mengirimkan fidionya padaku, kau belum berhak atas adik ku, makannya aku harus membatasi berpacaran kalian jangan sampai kalian kebablasan, aku tidak mau itu sampai terjadi "
"Hemm iya aku mengerti aku mengerti "
Saat Abian akan pergi dia malah berhadapan dengan Cio "kamu udah sembuh Cio, maaf ya aku gak tungguin kamu dirumah sakit"
"Gak apa-apa aku tahu kamu sibuk kerja, jadi gak mungkin kamu akan bolak-balik rumah sakit kan ada Nana juga yang jaga aku di sana. Ana bisa kamu antar aku bertemu dengan Roger apa dia masih ada di sini"
"Tidak ada Roger ada dirumah sebelah ayo aku akan antarkan kamu kesana "
__ADS_1
Setelah Ana dan juga Cio pergi Abian langsung menatap kekasihnya "ada apa ya sama mereka apa ada masalah besar "
"Ga tahu aku juga udahlah biarin itu kan masalah mereka, mungkin gara-gara perselingkuhan Puja sama Cio "
"What selingkuh ,jadi perempuan yang Cio ceritain itu Puja "
"Dia cerita sama kamu "
"Iya dia cerita namun tak menyebut siapa perempuan itu, dia hanya menceritakan sosoknya tapi aku tak menyangka kalau itu Puja, ayo kita kesana, kita liat aja sayang, takutnya Cio kenapa napa kita ngumpet aja "
"Yaudah yu aku juga jadi penasaran "
Mereka segera berlari mengikuti Ana dan Cio dengan perlahan lahan, dan baru juga mereka sampai pakaian Cio sudah di tarik oleh Roger namun Ana langsung melepaskannya.
Roger langsung melepaskan cekalannya pada pakaian Cio dan menatapnya dengan kesal.
"Maafkan aku Roger telah melakukan kesalahan yang sangat menjijikkan bersama Puja, sungguh ini memang salahku. Sebenarnya aku yang salah kalau saja aku tidak merayu Puja mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi, tapi yang perlu kau ingat satu Puja butuh perhatian dan aku sebagai perlariannya saja kau terlalu fokus mengejar Ana, makanya dia mencari yang lain jangan salahkan dia saat dia ketemu kau harus baik-baik dengan dia . Aku sungguh minta maaf atas kesalahan yang pernah aku lakukan bersama Puja "
"Sejak kapan kalian menjalin kasih "
"Sejak kau meninggalkanku Puja di club sendirian, kau membiarkannya tanpa ingat dia sudah pulang atau tidak, kau malah membawa Ana pulang dan tanpa mengingat kalau Puja ada di situ juga di sana, saat itulah kami menjalin hubungan"
Roger mengusap wajahnya dan menatap Cio, " kenapa kau sangat berani berselingkuh dengan pacarku, kau tahu kan dia sudah mempunyai pacar dan akan menikah denganku, tapi kenapa kau melakukan itu kenapa apa yang kau mau darinya"
__ADS_1
"Kenapa aku melakukannya karena aku tahu Puja sedang patah hati dan sangat butuh dukungan serta butuh perhatian makanya aku melakukan itu, salahmu sendiri kenapa kau malah mengejar perempuan lain, saat kau akan menikah dengan perempuan lain pula , seharusnya kalau memang kau benar-benar akan menikahi perempuan itu, kau tak perlu mengejar perempuan lain kau harusnya fokus dengan satu perempuan, tapi kau malah plin plan ke sana kemari dan pada akhirnya begini kan. Puja juga punya hati dia juga ingin bahagia sepertimu yang juga bahagia mengejar Ana makanya dia melakukan itu jika melakukan sesuatu kau pikir-pikir dulu akhirnya akan seperti apa"
"Kenapa aku yang selalu disalahkan sebenarnya siapa sih yang salah. Seharusnya aku yang menyalahkanmu Cio karena kau sudah membuka peluang itu untuk Puja. Kau bisa kan memberitahu aku tidak usah sampai kamu jadi selingkuhannya, lebih baik kalian berdua pergi dari rumahku rasanya aku yang terus saja disalahkan dalam perselingkuhan ini. Seharusnya aku marah pada kalian berdua pada Puja dan juga Cio tapi kenapa aku saja yang disalahkan aku terus kenapa "
"Maafkan aku Roger aku sungguh minta maaf bukannya aku menyalahkanmu, hanya saja aku mengungkapkan isi hati Puja itu saja. Maafkan aku yang telah membuat hubungan kalian menjadi kacau seperti ini, sungguh aku minta maaf aku seharusnya sahabat Puja dari kecil memberitahunya, membimbingnya untuk selalu setia padamu, tapi malah membuatnya berselingkuh, sungguh aku minta maaf tolong jika nanti Puja ketemu dan masih hidup sayangi dia selayaknya istrimu nanti"
Roger tak menjawab dia membuang mukanya saja, Ana langsung mengandeng Cio untuk segera keluar dari dalam rumah, Inara dan juga Abian yang melihat Ana dan Cio akan keluar dari dalam rumah segera berlari terbirit birit.
Bahkan Abian mengendong Inara, karena Inara malah ketinggalan dan berlarinya lambat sekali, bagaimana kalau ketahuan kan.
Abian langsung mendudukan sang kekasih di kursi luar rumah, dengan dirinya yang ngos ngosan.
"Bi lo gak apa apa kan kayaknya capek banget dari mana Bi, udah lari larian ya " tanya Cio
"Gak apa apa kok Cio gue baik baik aja kok, kita balik yuk gue juga mau ngobrol ngobrol sama lo yu, udah lama kan kita gak ngobrol ngobrol banyak, gue kangen banget tau gak sih jalan jalan bareng lo dan cerita cerita juga sama lo "
"Yaudah Ana Inara kita pulang dulu ya, kita duluan maaf ya Ana gue udah repotin loh dan tadi bawa bawa nama lo, maaf banget ya"
"Dadah sayangh dadah aku pulang dulu ya, jangan kangen sama aku ya sayang "
"Iya tenang aja santai sama gue " ucap Ana seadanya
Inara melambaikan tangan pada kekasihnya, lalu mengikuti kakaknya yang masuk kedalam rumah, setelah menyakinkan kalau mobil Abian dan juga Cio tak terlihat lagi..
__ADS_1