Berbagi Suami

Berbagi Suami
Terbongkar semua, dan tahu dari yang lain


__ADS_3

Inara yang sedang memainkan ponsel tiba tiba saja mendapatkan nomor asing yang menelfonnya, awalnya Inara sama sekali tak mau mengangkatmya namun orang yang menelfonnya ini terus saja menelfonnya, dengan kesal Inara segera mengangkatnya.


"Hallo dengan siapa ini, ada urusan apa kau dengan ku, kenapa kau menelfon ku ada apa "


"Kau tak menyimpan nomor ku yah, kenapa kau tak menyimpannya , kau lupa dengan mantan suami mu yang paling setia dan tampan ini, yang telah membuat mu tergila gila, apakah kau lupa dengan ku hah "


Inara yang mendengarnya ingin sekali memukul kepala Adam kenapa dia begitu gr dengan mengatakan kalau dirinya adalah orang tampan yang setia.


"Hah setia, apakah aku tak salah dengar kau setia, aku tak percaya kau sangat percaya diri dengan mengatakan kalau dirimu setia, kau tak pernah sadar ya kalau kau laki laki buaya, aku tak menyangka kau bisa berkata seperti itu, ada apa kau menelfon ku rasannya tak ada yang perlu kita bicarakan sampai kau menelfon ku seperti ini, aku sudah muak mendengar suara mu Adam "


"Aku setia, kan menikah lagi dan memiliki lebih dari 1 istri itu tak masalah, lalu kenapa kau menganggap aku tak setia, aku setia padamu kalau saja kau bisa memberikan anak, aku tak akan mungkin menikah lagi "


"Kau bilang kau setia menikah lagi itu memang di bolehkan tapi atas seizin istri bukan sembunyi-sembunyi seperti itu dan awalnya kau pun selingkuh kan bukan langsung menikah, kau sudah menyelingkuhiku dan kau sudah menghianatiku, serta menyakiti, mau bagaimana aku bisa punya anak sedangkan kau saja tidak bisa memberikan itu kau mandul kan bukan aku yang bermasalah tapi dirimu"


"Oh iya iya aku baru ingat aku baru ingat Iya aku yang memang tidak sempurna dan aku yang mandul, kau saja dari laki-laki lain bisa mendapatkan anak kan dariku saja yang tidak karena aku yang memang tidak bisa memberikan itu, aku tidak sempurna seperti calon suami mu "

__ADS_1


Inara mengerutkan kening, maksud dari kata kata Adam apa itu maksudnya apa coba dirinya bisa mendapatkan anak memangnya kapan dirinya mengandung.


"Maksud mu apa "


"Hah kenapa kau balik bertanya padaku masa sih kau tidak tahu kalau dirimu itu sudah mempunyai anak, apakah mereka tidak memberitahumu apakah keluargamu sama sekali tidak memberitahu ibunya sendiri kalau kau sudah mempunyai anak, ini bagaimana sih kau yang mengandung tapi kau tidak merasakan kalau kau sedang mengandung "


Inara segera meraba perutnya " jangan kau bermain-main dengan ku Adam, aku tidak suka kau seperti ini, sebenarnya apa yang kau mau aku jangan bertele-tele dan mengatakan yang tidak-tidak, apa yang kau mau sebenarnya "


"Aku tidak sedang bermain-main atau sedang mempermainkan mu, memang kenyataannya kau sudah mengandung tapi anakmu sudah tidak ada dia mati, saat Livia menusuk perut mu, kau sih Jadi Ibu tidak becus seharusnya kau bisa menjaganya bukannya teledor seperti itu, kalau aku menjadi Abian mungkin aku sudah meninggalkanmu kau akan jadi istri yang tidak bertanggung jawab seperti saat bersamaku, makanya aku selingkuh karena kau tak becus sama sekali "


"Ya sudah kalau kau tidak percaya memang itu kenyataannya kau sudah mempunyai anak dia mati saat Livia menusuknya, aku mendengar sendiri dari dokternya kalau kau keguguran dan anakmu tidak bisa diselamatkan. Coba kau tanyakan pada kakak mu sendiri dan juga pacarmu pasti mereka mengakui kalau memang kau mempunyai anak, kalau kau mengandung kau itu sudah mempunyai anak Inara, tapi karena keteledoran mu kesalahanmu sendiri, dia mati di tangan Livia ya itu sih bukan salah Livia ya itu salahmu sendiri karena kau tidak bisa menjaga anak itu dengan becus "


"Aku tidak akan pernah percaya dengan apa kata katamu, kau adalah seorang pembohong aku tidak akan percaya dengan kata-katamu Adam aku tak akan percaya "


"Ya sudah kalau kau tidak mau percaya aku tidak memaksa yang penting aku sudah memberitahumu kalau kau sudah mempunyai anak dan kau juga sering memimpikannya kan aku tahu, kau sering memimpikan anak itu, bahkan kau bercerita pada Abian pada calon ibu mertua mu dan juga Ana kalau kau memimpikan anak kecil itu, anak kecil laki-laki yang wajahnya mirip dengan Abian benarkan "

__ADS_1


"Kau tahu dari mana selama ini kau memata mataiku hah "


"Kau tidak usah tahu aku tahu dari mana, jadi aku hanya ingin memberitahu itu saja, kalau kau selama ini telah mengandung namun semua keluargamu tidak memberitahumu kalau anak yang telah kau kandung itu mati, mereka sama sekali tidak memperdulikanmu mereka menyembunyikan semua ini darimu, mereka ingin kau tidak tahu mereka egois makanya tidak memberitahumu. "


"Kasihan sekali ya kau ibunya tapi tidak tahu kalau kau sudah mempunyai anak dan mengandungnya serta dia mati tidak terselamatkan, kasihan sekali kalau aku tidak memberitahu nya mungkin sampai kapanpun kau tidak akan mengetahuinya kalau kau mempunyai anak ya."


"Kasihan sekali yang sabar ya. Aku hanya ingin memberitahu itu saja. Ya sudah aku matikan untuk apa juga aku berlama-lama berbicara denganmu. Aku hanya ingin mengatakan itu saja. Selamat tinggal Inara selamat berbahagia untukmu dan juga calon anakmu yang sudah mati itu" Ucap Adam dengan sangat panjang.


Setelah sambungan itu terputus Inara lemas, dia mengigat semua raut wajah orang orang yang telah dirinya ceritakan tentang anak itu, tentang anak kecil yang selalu ada dalam mimpinya.


Lalu tentang kata kata anak kecil itu, yang mengatakan kalau dirinya akan mengetahuinya sebentar lagi, lalu kata kata Ana pula kalau dirinya akan mengetahui bila sudah waktunya.


Inara segera mengambil pas foto kecil itu dan menatap anak kecil itu, tiba tiba saja Inara menangis histeris tak bisa dirinya tahan tangis itu.


Jadi selama ini dirinya sedang mengandung, namun dirinya sama sekali tak mengetahuinya, kenapa kenapa tak ada satu pun orang yang memberitahunya kenapa.

__ADS_1


Apa salahnya sampai sampai dirinya tak boleh tau, dirinya adalah ibunya seharusnya dirinya yang lebih dahulu tau tentang hal ini, kenapa kenapa.


__ADS_2