Berbagi Suami

Berbagi Suami
Tak akan melakukan kesalahan yang sama lagi


__ADS_3

Sekarang hanya tinggal Abian dan juga Inara saja yang disini, karena mereka semua sedang ada di pemakaman anak Abi dan juga Inara yang masih berbentuk gumpalan saja, namun Abian bersikukuh untuk menguburkannya, agar suatu saat kalau dirinya rindu dengan anak nya bisa datang kesana.


"Kemana orang orang kenapa mereka tak ada, dan kamu Bi kenapa begitu sedih ada apa, apa ada sesuatu yang terjadi, "


"Tidak ada sayang, aku baik baik saja, tak ada yang terjadi sama sekali, mereka katanya ingin istirahat dulu dan mereka ingin kita menghabiskan waktu berdua dulu, bagaimana keadaan mu apa baik baik saja sayang, aku sunggung takut terjadi apa apa dengan mu, sungguh aku takut sekali "


"Kau baik baik saja Bi, aku kan kuat aku gak akan mungkin meninggal karena kena pisau " sambil tersenyum kecil


"Tetap saja sayang, aku sangat khawatir sekali dengan keadaan mu, aku takut kau kenapa napa, jangan lakukan itu lagi ya, aku tak suka sayang, aku ingin kau baik baik saja dan tak mengalami ini kembali "


"Lalu Livia apa dia sudah ketemu, apa dia sudah dipenjara"

__ADS_1


"Belum dia masih kabur dan belum ketemu, waktu dia datang dia bersama siapa, apakah kamu melihat dia bersama seseorang, atau mungkin bersama Adam "


"Tidak Bi dia datang sendiri dan tak ada siapa siapa, ya aku tidak melihatnya, sungguh aku tak melihat siapa siapa dia datang sendiei mengunci pintu ruangan mu dan tiba tiba saja mengancamku untuk melepaskan mu, sepertinya dia sangat tergila gila dengan mu Bi, "


"Iya tapi aku tak mencintainya, aku sama sekali tak mencintaibta sebesar apapun dia mencintaiku aku tak akan mungkin mencintainya, karena hatiku hanya untuk mu, tidak untuk yang lain, aku tak akan mau, jadi kau bisa tenang sayang, aku tak akan mungkin berpaling "


Inara tersenyum saja dan langsung memegang tangan Bian "kamu lebih baik makan dulu gih, cepetan sayang, kamu segeralah makan, aku tau kau belum makan, kau pasti sangat khawatir dengan ku


"Tidak sayang aku tak akan meninggalkan mu, aku akan tetap disini menunggu dirimu sayang "


"Tidak aku tak akn meninggalkan mu untuk kedua kalinya, tidak aku tak mau, aku tak mau sayang, aku lebih baik kelaparan dari pada harus meninggalkan mu "

__ADS_1


"Bi "


"Tidak sayang aku tak akan pernah meninggalkan mu, aku tak mau lebih baik aku kelaran dari pada harus meninggalkan mu"


Inara hanya bisa menghembuskan nafasnya saja, lalu menatap Abi dengan kesal "ya sudah kau pesan online saja, minta dia antarkan kekamar ini kalau bisa itu pun Bi "


"Baiklah sayang kau pintar juga, baiklah aku akan memesan online "


**


Livia sekarang sudah ada disebuh bangunan yang terbengkelai ditengah hutan "apakah disini aku akan aman, ya sepertinya aku akan aman, disini pasti tak akan ada yang mengetahui ku "

__ADS_1


Livia segera menutupi mobilnya dengan rumput rumput yang ada disana lalu masuk kedalam dengan hati hati takut ada ular atau makhluk lainnya itu akan sangat menakutkan sekali kan, jadi harus leboh hati hati lagi.


Semoga saja disini aman dan tak akan ada orang yang mengetahuinya.


__ADS_2