Berbagi Suami

Berbagi Suami
Apa akan terjadi sesuatu


__ADS_3

Abian yang sudah sampai di klub segera masuk , musik yang bising langsung menyambut kedatangan Abian. Abian segera melambaikan tangannya pada temannya.


"Hay bro, kenapa nih ke klub biasanya kalau diajak susah banget ngartis lo " tanya Cio teman Abi.


"Ya gue lagi pengen aja, gak ada maksud apa-apa. Lo dari tadi sendirian Cio "


"Iya deh, yang gak mau cerita, engga gue sama dua perempuan ini. Lo gak liat nih dua perempuan cantik ada dikiri kanan gue "


"Ya elah gue tanya temen-temen yang lain, mereka gak pada kesini "


"Ya berarti lo pertanyaannya bukan gitu bambang, lu itu kadang-kadang gak nyambung tau Bi "


"Ya sama aja kali, dasar Cilok, nama gue bukan Bambang, gue Abian. Masa nama sebagus ini lo ganti-ganti sih "


"Ye lo juga, gue Cio bukan cilok ya. Gue tusuk lo, sini sini dasar Bian kampret "


"Gak, lo gak usah deket-deket gue, nanti gur bau cilok "


"Huuh dasar kampret lo"

__ADS_1


"Bian, lo sekarang udah kejalan yang bener ya "


"Maksudnya, apa Cio, emang selama ini jalan gue salah "


"Bukan gitu, dulu kan lo suka banget ganti-ganti cewe, tapi sekarang gue liat gak ada tuh "


"Gak lah, gue sekarang lagi mengejar seseorang yang hatinya susah gue dapetin "


"Emang siapa dia "


"Dia istri orang Cio, gimana hidup gue lebih menantangkan dari sebelumnya"


"Ya mau gimana lagi, gue udah cinta sama dia. Kan gak ada yang tau kita bakal jatuh cinta sama siapa bener gak "


"Ya bener sih, tapi jangan istri orang juga kali Bian . Yaudeh daripada mikirin istri orang mending sekarang kita pesta. Gue kasih satu perempuan buat lo"


"Ayolah udah lama juga gak minum nih, gak usah gue kesini cuman mau hepi-hepi aja bukannya mau cari perempuan udah ada. Mulai sekarang gue mau setia pada satu perempuan "


"Iya deh yang udah jatuh cinta mah beda ya "

__ADS_1


Cio segera memangil pelayan dan meminta beberapa botol minuman tak lupa dengan gelasnya juga. Bian segera menuangkannya pada satu-satu gelas.


"Ayo bersulang cirs " ajak Cio pada Bian dan kedua teman wanitanya.


Mereka berempat tak henti-hentinya meminum alkohol itu sampai habis 2 botol dan sekarang botol yang ketiga.


"Ayo minum lagi. Biar Bian gak galau lagi " ucap Cio sedikit berteriak.


Mereka lalu meminumnya lagi, Bian yang sudah pusing menyenderkan tubunya. Tak meminum kembali alkohol itu takut nanti kebablasan dan malah tak bisa pulang.


Namun ada satu perempuan yang duduk dekat dengan Bian dari awal dia sudah tertarik kepada Bian, mumpung ada kesempatan perempuan itu berpindah duduk dipangkuan Bian.


Bian yang masih menutup kedua matanya belum sadar, perempuan itu lalu mengelus-gelus dagu Bian, pindah meraba dada Bian. Bian yang sudah sedikit sadar segera menangkap tangannya dan mengenggamnya


Bian langsung menatap perempuan itu "Nara " panggil Bian saat menatap wajah perempuan itu. Entah kenapa berubah menjadi Nara.


Perempuan licik ini hanya mengangguk saja dan berkata "iya Abi ini aku Nara " dengan senyum liciknya.


Perempuan itu segera membangunkan Bian dan membawanya begitu saja dan Bian hanya diam sambil menatap perempuan itu. Entah kenapa dipenglihatan Bian perempuan itu adalah Inara pujaan hatinya.

__ADS_1


Sedangkan Cio yang melihatnya hanya membiarkannya saja. Dia juga sudah teler tak bisa melakukan apa-apa. Fikirnya Bian sudah berubah fikiran dan mau bermalam dengan wanita lain. Sudah pasti merekan akan pergi menyewa kamar dan melakukan hubungan intim.


__ADS_2