Berbagi Suami

Berbagi Suami
Baru Cio


__ADS_3

Abian sudah sampai dibandara dan sudah ada kedua orang tuanya, dengan senang Abian langsung memeluk keduanya, saking kangen "Mamih, papih rasa rasannya kalian lama sekali tau gak tinggalin Bian "


Mamih dan papihnya segera melepaskan pelukannya "Mana Inara Bi, katanya mau bawa Inara " tanya mamihnya Bian


"Mih tadinya aku mau bawa Nara ke sini tapi di jalan ada hambatan Cio sama tamunya Ana, Puja pacarnya Roger kecelakaan masuk jurang dan sekarang Inara ada di sana sama Ana. Makanya aku gak bawa dia biar gak bolak-balik nantinya setelah ngantar Mamih sama Papih aku pulang aku balik lagi ke sana ya"


"Ya ampun kenapa kamu gak bilang dari tadi sih Bi, kalau gitu yang jemput kita biar pak supir aja "


"Gak apaa apa, ayo sekarang kita pulang mih pih "


"Yaudah yu kita pulang sayang "


Abian segera membantu membawa koper kedua orang tuanya memasukannya kedalam mobil dan langsung melajukan mobilnya untuk segera pulang.


**


"Ana apakah Puja akan selamat aku takut terjadi sesuatu padanya "tanya Rojer


"Kau yang sabar saja pasti mereka berdua akan selamat aku yakin mereka akan baik-baik saja, kita tunggu saja hasilnya dari Pak Polisi"


Roger hanya mengangguk saja, lalu dia melihat pak polisi dengan cepat Roger menghampirinya untuk menanyakan tentang situasi hari ini.


"Pak bagaimana dibawah apakah sudah ketemu "


"Bapak siapanya mereka keluarganya "


"Ya saya pacar dari perempuan yang ada didalam mobil itu "


"Bapak mohon bersabar kami masih mencari mereka "

__ADS_1


"Baiklah saya tunggu kabae selanjutnya "


Roger kembali lagi dan menghampiri Ana dan juga Inara, mereka tak saling bicara, saling diam dan menunggu hasil yang akan keluar, semoga saja hasilnya akan bagus dan membuahkan hasil tak mengecewakan sama sekali.


Tiba tiba ada yang menoel bahu Inara, Inara segera mengalihkan pandangannya ternyata itu pacarnya.


"Bagaimana apakah sudah ada informasi "


"Belum, taka da sama sekali, para penyelamat masih dibawah, bagaimana mamih dan juga papih "


"Mereka baik-baik saja sayang tadi mereka menanyakanmu tapi aku sudah menjelaskan kalau kau sedang di sini dan memberitahu apa yang telah terjadi mereka mengerti dan nanti kita ketemu ya bersama papi dan Mami setelah suasana aman dan kondusif setelah Puja dan juga Cio ditemukan"


"Iya Bi, aku pun sudah ingin sangat bertemu dengan mereka berdua rasanya sudah lama tak bertemu. Bagaimana kalau Cio dan Puja tidak ketemu Bi "


"Pasti ketemu Sayang Yang penting kita yakin kalau mereka akan selamat dari musibah ini, kita berdoa aja untuk mereka berdua ya apakah kamu lapar biar aku mencari makan untukmu"


"Tidak Bi, aku tidak ingin makan apa-apa rasanya selera makan ku tidak ada "


"Untuk yang perempuan belum ditemukan, kami hanya menemukan dia saja yang perempuan sedang dicari takutnya dia tadi tidak memakai sabuk pengaman dan malah terbanting keluar dari dalam mobil tolong anda Bersabar ya pak"


Roger mengusap wajahnya tak tau harus melakukan apa lagi, sedangkan Cio langsung dibawa kedalam mobil ambulans dan dilarikan kerumah sakit.


"Nara Abian kalian pergi ke sana temani Cio, biar aku disini bersama Roger menunggu perkembangan Puja, kita harus membagi tugas sekarang" perintah Ana


"Baik Ana "


Mereka berdua segera pergi dan mengikuti ambulans yang sudah jalan jauh, semoga saja masih terkejar, tapi kalau tidak pun tinggal tanya saja kan.


Inara dan Abian selama perjalanan sangat panik, takut terjadi apa apa kepada Cio, tadi saat Cio dibawa darah bercucuran dan juga banyak luka lukanya juga.

__ADS_1


Apa lagi Cio tak sadarkan diri, "Semoga saja Cio tak apa " gumam Abian.


Inara langsung memegang tangan pacarnya dan menciumnya "pasti dia tak akan apa apa Bi, dia laki laki kuat kan, seperti apa katamu tadi kalau Cio akan baik baik saja dan akan selamat, kau kan yakin tadi kenapa sekarang tidak bi kenapa kau berumah fikiran "


"Iya kau benar sayang, tidak aku tidak berubah fikiran sayang"


**


Inara dan juga Abian sudah ada di rumah sakit dia menunggu di luar ruangan, dengan wajah yang sama sama tegang, semoga saja tak terjadi apa-apa namun tiba-tiba saja ada yang menabrak Inara ternyata itu Nana.


Inara segera membantu Nana bangkit dan membersihkan pakaiannya Nana yang kotor "terimakasiu nona "


"Sama sama Nana , Nana kamu di sini pasti kamu ditelfon oleh Ana kan tentang kecelakaan Cio dan juga Puja " tanya Nara


"Iya Nona tadi Nona menelpon saya katanya Pak Cio kecelakaan pakah benar kenapa bisa begitu. Padahal dia baru saja mengantarkan saya pulang dengan nona Puja. Kenapa tiba-tiba saja kecelakaan sungguh saya tak menyangka hal ini akan terjadi pada mereka, karena memang mereka baik baik saja nona, kami bahkan sempat berbincang bincang makan bersama"


"Aku juga tidak tahu Nana kenapa mereka bisa kecelakaan, tapi kata Roger yang melihat kejadian itu katanya mobil tidak tentu arah dan tiba-tiba saja mobil menabrak pembatas dan terjun ke sana. Jadi sebelum mereka kecelakaan kalian sempat bersama, lalu apakah kau melihat kejanggalan di mobil itu"


"Iya aku menginap di rumah Pak Cio karena dia ingin ada teman di rumah, makanya aku menemaninya sampai pagi hari tiba-tiba NonaPuja datang. Kami mengobrol sebentar dan Pak Cio mengantarkanku pulang ke rumah, setelah itu aku kira pak Cio dan Nona Puja baik-baik saja, aku tidak tahu kalau mereka kecelakaan lalu sekarang bagaimana keadaan mereka Nona, kurasa mobilnya baik baik saja tak ada kendala sedit pun nona"


"Untuk Ciio dia sedang diperiksa tapi untuk Puja dia belum ditemukan sampai sekarang. Padahal mereka kan satu mobil tapi rntahlah kemana Puja. Aku pun tidak tahu, pencarian masih berlanjut sampai sekarang, semoga saja Puja akan segera ditemukan dengan keadan baik baik saja ya, "


"Iya nona semoga nona Puja baik baik saja, dan juga pak Cio segera sadarkan diri ya nona, aku khawatir sekali dengan keadaannya "


"Iya kita doakan saja ya Nana, "


"Iya nona "


Mereka tak berbicara lagi, namun fokus melihat keruangan Cio, menunggu dokter keluar dari dalam ruangan dan memberikan informasi yang baik, kalau Cio baik baik saja dan hanya luka ringan.

__ADS_1


Tapi kalau di lihat lihat dari lukannya sih tak akan mungkin, tapi taka da yang tahu kan semoga saja baik baik saja dan tidak terjadi apa apa, semoga saja.


__ADS_2