Berbagi Suami

Berbagi Suami
Kemarahan Inara


__ADS_3

"Waw hebat sekali kamu mas, aku sangat banga padamu, kau selingkuh untuk yang kedua kalinya dan paling parahnya lagi kamu selingkuh dengan teman ku sendiri hebat sekali. Sungguh drama kalian bagus untuk di filmkan. Apa perlu aku bantu untuk menelfon sutradara dan membuat kalian main film " sambil bertepuk tangan kembali.


"Kenapa kamu ada disini Nara " ucap Adam dengan suara kecil, takut orang-orang menghakimi mereka berdua. Bukannya menjawab pertanyaan Inara malah bertanya yang lain.


"Ini tempat umum kenapa kau bertanya seperti itu, bebas aku mau pergi kemana pun aku punya kaki. Dan kau Shinta, hebat ya dulu kau yang menyuruhku untuk segera menikah dengan Adam dan mendukungku tapi sekarang kau malah memacari suami temanmu sendiri. Kau sungguh teman yang munafik dan tak tau diri. Apa yang kau dapat setelah menjadi pelakor, uang, ***, atau apa ? "


Inara hanya tersenyum, lalu duduk dihadapan mereka berdua . Adam dan Shinta hanya diam tak berkata apa-apa.


"Bagaimana mas, rasanya berselingkuh untuk yang kedua kalinya dengan perempuan munafik ini. Apakah kau tak ingat dirumah ada istrimu yang sedang mengandung, lalu kamu disini enak-enak pacaran. Katanya sayang banget sama Iva pengen punya anak dari Iva. Tapi sekarang malah main api sama perempuan munafik ini "


"Diam kamu Nara, jangan ikut campur tentang urusanku. Mau aku selingkuh dengan siapapun kau tak perlu tau" ucap Adam sambil menahan kemarahanya.


"Aku masih istrimu loh, jadi berhak, apa kau tak malu tak memberiku nafkah sedangkan kau selingkuh seperti ini. Apa kau benar seorang suami ?"


"Lalu kenapa aku harus diam, aku akan menggugatmu untuk kita bercerai dan aku akan mempidanakan mu karena perselingkuhan dan kekerasan rumah tangga yang kamu lakukan padaku. Kamu bisa dapat 2 pasal yang pertama pasal 284 ayat 1 KUHP, dengan ancaman dipenjara 9 tahun dan yang kedua pasal 44 ayat 1 setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a dipidana dengan penjara paling lama 5 tahun, aku tak akan main -main dengan ancamanku. Aku bukan Inara yang dulu. Yang bodoh karena diam saja diperlakukan seperti itu oleh mu "


"Kau tak punya bukti Nara, aku tak takut sama sekali dengan ancamanmu. Uang dari mana kau mau mengugatku "


"Kata siapa aku tak punya bukti, semua bukti perselingkuhan dan kekerasanmu aku punya semuanya ,apa perlu aku membeberkannya disini ? . Kau jangan meremehkanku. Aku diam bukan karena takut dan tunduk padamu. Aku hanya menunggu saat dirimu lemah disitu aku akan menghancurkan mu bahkan sampai keakar-akarnya "

__ADS_1


"Jadi kamu ingin suamimu ini masuk penjara Nara, apa kau tega melakukan itu, kau ini tak tau terimakasih sekali padaku"


"Kau saja tega menyelingkuhiku sampai 2 kali lalu kenapa aku tak tega untuk melaporkan mu. Kalau bisa aku akan melaporkan ibumu juga karena melakukan kekerasan padaku dan itu aku pun punya buktinya"


"Kau jangan main-main dengan ku Nara, kau ingin aku membunuhmu "


"Aku tak main-main semua ucapkan ku akan terwujud semuanya. Kau hanya tunggu saja waktunya semua itu akan terjadi dengan sangat cepat tanpa kau sadari. Selama ini aku diam karena sangat mencintai mu sampai aku tak berkutik dengan kelakuanmu. Namun sekarang tidak aku sudah sadar. Bahwa laki-laki yang aku cintai ini tak pantas mendapatkan sebuah cinta dari ku. Akan ku buat kau membusuk dipenjara. Kau nikmati saja nanti saat tersusahmu di penjara. Aku akan senang sekali disini. Bahkan kalau perlu aku akan membuat pesta karena kau sudah dipenjara"


"Oh iya. Aku juga bisa membuatmu di penjara Shinta. Lihat saja permainanku akan sangat menyenangkan untuk kalian berdua. Sekarang kalian bersenang-senanglah sampai puas sebelum nanti hidup kalian hancur ditanganku"


"Kenapa kau membawa-bawaku juga Nara, apa salahku " bela Shinta


"Kau kasar sekali Nara "


"Upss apa kau akan marah padaku, uhh takut sekali " sambil tersenyum lebar.


"Sudah kau Nara, jika dirumah sudah habis kau oleh ku "


"Kenapa tak disini saja kau habisi aku, agar kalian senang, lalu menikah dan bahagia bagaimana ? "

__ADS_1


"Kau gila ya Nara " ucap Shinta dengan. kemarahan yang sudah di ubun-ubun.


"Aku gila ?? bukannya kalian ya yang gila, apalagi kamu Shin, kamu gila mau dijadikan selingkuhan laki-laki yang sudah mempunyai 2 istri. Kamu ini cuman dimanfaatkan oleh Adam. Apakah kau tak malu saat menikah dan kau sudah tak perawan lagi. Berarti suamimu kau beri barang bekas. Kasihan sekali ya kelak yang akan menjadi jodohmu. Apa perlu nanti saat kau menikah aku membeberkan kalau kau seorang pelakor dan sudah tak perawan lagi pasti itu akan menyenangkan sekali ditonton oleh banyak orang "


"Dam ajarilah istrimu ini sopan santun " ucap Shinta pada Adam.


"Kenapa Adam harus mengajariku sopan santun, sedangkan Adam saja tak memiliki sopan santun sedikit pun. Dia itu suami yang gagal tapi kau malah mau memungutnya dasar wanita bodoh murahan dan tak punga hati, karma menunggumu wanita murahan"setelah Inara mengatakan itu segera dirinya bangkit untuk pergi.


Baru juga melangkah beberapa langkah tangan Nara sudah ditarik oleh Adam . Saat Adam akan menampar Inara tangan Adam tertahan.


Dibelakang Adam ada Bian yang sedang memegang tangan Adam dengan erat. Tanpa aba-aba Bian langsung memekul Adam dengan membabi buta. Bahkan Adam sendiri tak bisa melawannya saking kewalahan dengan amukan Bian.


"Berani sekali kau akan berbuat kasar pada wanitaku "


Orang-orang yang ada direstoran sampai berteriak histeris karena hal ini. Sampai-sampai security masuk dan memisahkan mereka berdua. Adam sudah tak berdaya sama sekali tergeletak dilantai.


Bian yang dipegang oleh security segera melepaskannya dengan kasar. Lalu menarik Inara untuk pergi dari sini tak lupa menyimpan beberapa lembar uang dimeja tempat makannyannya tadi.


Orang-orang disana hanya bisa menonton dan juga ada yang merekamnya. Shinta segera membangunkan Adam yang sudah lemah "Dam bangun Dam, jangan mati Dam "

__ADS_1


"Tolong panggil ambulans, kalian ini malah diam saja, cepat tolong aku " histeris Shinta.


__ADS_2