Berbagi Suami

Berbagi Suami
Menjelaskan


__ADS_3

Flasback on


Saat Cio mendapatkan telepon dari Puja tentang Roger yang ingin bertemu dengannya Cio segera mencari cara untuk mengelabui Roger supaya tak ada kecurigaan sedikitpun.


"Apa yang harus aku lakukan , aku jangan sampai membuat Roger curiga dengan ku dan juga Puja "


"Berfikir Cio berfikir jangan seperti ini, apakah aku harus menghubungi Nana, ya boleh boleh aku akan menghubunginya "


Tak lama kemudian diangkat juga oleh Nana "Nana kau dimana apakah kau akan pergi hari ini, atau jadwal mu kosong "


"Aku tak ada kegiatan apa apa pak "


"Baiklah bersiap berdandan yang cantik aku akan menjemputmu, tunggu aku ya, awas jangan sampai belum apa apa saat aku menjemputmu "


"Tapi pak kita mau kemana, tiba tiba saja kau mengajak ku seperti itu, "


"Sudah nanti aku akan menjelaskan padamu, jika kau setuju bulan ini gajihmu akan naik "


"Siapa pak, saya akan siap siap "


Sambungan terputus dan dengan lega Cio mengusap dadanya untung saja Nana mau, kalau tidak harus membawa siapa, tak mungkin kak membawa Ana itu sangat mustahil dan tak akan mungkin.


Cio yang sudah siap dengan stelan jas rapihnya segera masuk kedalam mobil, sesekali bersiul senang dan menjalankan mobilnya kearah rumah Nana.


Tak lama kemudian dirinya datang, dan sudah ada Nana beserta ibunya yang menunggu dirinya "apakah ibunya akan ikut denganku " gumam Cio.


Namun Cio dengan tanpa rasa ragu langsung menghampiri mereka berdua dan menyalimi ibu Nana "malam tante apakah aku boleh membawa Nana makan malam diluar."


"Malamm kau bosnya Nana "


"Iya tante "


"Ku kira mau akan mempunyai perut buncit dan kumis yang besar makannya aku menunggui kau datang, dan ternyata kau tampan sekali berbeda dengan yang aku fikirkan, ayo bawa saja Nana pergi tak kembali lagi juga tidak apa apa, yang penting nikahi dia ya, "


"Mamah kenapa berbicara begitu pak Cio hanya ingin membawaku meeting dan makan malam bersama clien kenapa mamah malah bawa bawa nikah "


"Hehe saking senengnya mamah ada laki laki yang mau ajak kamu jalan jalan , sok atuh sok bawa aja atuh Nananya jangan dianggurin aja terus sok "


"Yaudah kami berdua pamit dulu tante permisi ya tante "


:Iya atuh sok, sok hati hati ya dijalannya "


Cio hanya menganggukan kepalanya dna membukakan pintu untuk Nana masuk. "meni romantis, mamah suka, entos ah bisi hoyong ke, mening lebet weh ka bumi (udah ah takut mau nanti, mending masik aja ke rumah ) "


Cio setelah membantu Nana masuk segera masuk dan menyetir mobilnya "maafkan mamah saya ya pak "

__ADS_1


"Iya tenang aja aku tak marah, malaahan lucu tau "


"Hemm pak, jadi apa nih kerjaan saya sekarang "


"Kamu hanya perlu menjadi pacar pura-pura saya'"


"Hah Kenapa, apakah bapak tdak mempunyai__"


"Iya saya tidak mempunyai pacar dan saya ingin bertemu dengan seseorang dan mengharuskan membawa seorang perempuan agar tak ada pembicaraan yang mengaitkan kalau aku selingkuh dengan perempuannya dengan pacarnya, sungguh sangat menyebalkan sekali kan padahal kami tak mempunyai hubungan apa apa, tapi dituduh seperti itu, "


"Tapi hanya pacar pura-pura saja kan pak, tidak seperti di novel novel yang mengharuskan tandatangan kontrak terus nanti tiba tiba saat perempuannya akan pergi ditahan oleh laki lakinya dan mereka akhirnya jatuh cinta "


"Iya hanya pacar pura-pura saja kau hanya berlaga seperti seorang kekasih sesungguhnya padaku, jangan kau ragu untuk menyentuhku saat dihadapan mereka, aku tidak akan marah jika kau menyentuhku atau melakukan apa. Aku tidak akan berbicara dan nanti aku akan menambahkan gajimu menjadi dua kali lipat seperti apa yang aku sudah bilang tadi ditelepon, kau ini terlalu banyak membaca novel makannya begikan "


"Baiklah tapi Pak kalau saya gagal bagaimana saya takut, maaf pak saya hanya jaga jaga saya, takutnya terjadi seperti yang di novel novel pak"


"Tidak usah takut kau pasti berhasil tak mungkin gagal ada aku di sampingmu yang akan selalu memegang tanganmu jika ada sesuatu nantinya, percaya pada dirimu kalau dirimu mampu dan bisa melakukan itu semua ya, jangan menyerah selalu semangat"


"Apakah bapak bisa menjelaskan terlebih dahulu tentang orang ini agar aku bila nanti di tanya-tanya oleh salah satu diantaranya aku bisa menjawabnya dengan leluasa agar tak kaku, kalau aku tak tau apa apa bisa bisa ketauan pak kalau kita ini bohongan"


"Oh ya kau benar sekali aku harus menceritakan sesuatu tentang Puja padamu dan kau harus mengingatnya dalam beberapa jam saja, awas saja kalau kau tak ingat ya "


"Puja apakah dia perempuan yang dituduh selingkuh dengan bapak oleh pacarnya apa begitu, tapi bapak tidak selingkah dengan dia "


"Tentu tidak dia teman masa kecilku tapi pacarnya tidak suka pada ku dan menganggap kami telah berselingkuh, jadi aku ingin membuat dia melihat kalau aku sudah mempunyai pacar dan mana mungkin aku bisa selingkuh dengan sahabatku sendiri ,begitu bagaimana "


"Tidak dia memang teman kecilku tapi sudah lama tidak bertemu dan saat bertemu kami terlalu banyak menghabiskan waktu, dan dia sampai lupa dengan pacarnya sendiri jadi ada kecurigaan di antara mereka berdua, pacarnya terlalu posesif "


"Baiklah pak ayo cepat ceritakan padaku agar aku bisa mencernanya sedikit-sedikit dan nanti, saat ditanya oleh salah satu diantara mereka aku tidak gugup dan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mereka berikan, kita tak akan pernah tau kan pertanyaan apa yang akan mereka lontarkan padaku, pasti tak akan terduga deh "


"Baiklah kau dengarkan dengan baik-baik ya aku akan menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutup-tutupi atau yang disembunyikan darimu supaya kau tahu dan nanti di sana akan lebih gampang, dengarkan baik baik dan jangan melamun "


Cio segera menjelaskan semua tentang Puja tentang pertemuan dengan Puja, persahabatannya dan tentang Roger pacarnya dan yang lainnya.


Nana hanya bisa mengganggu saja mengerti dengan apa yang diberitahu oleh bosnya, ternyata gampang juga hanya berpura-pura saja menjadi pacar bosnya dan dia akan mendapatkan uang jadinya kan di kali dua jadi besar kan.


Huhh sepertinya bisa ni bulan depan nabung lebih banyak buat nanti disama tua mamah sama ayah, lumayan kan rezeki tak boleh ditolak, pekerjaanya pun sangat mudah tak membuang energi begitu banyak.


Hanya diam makan sambil mengobrol ngobrol santai, begitu saja sudah cukup dan selesai kan, rasannya ingin segera memulai pekerjaan tergampang di sejarah hidupnya itu, ingin cepat cepat.


flashback off


"Jadi kau dengan perempuan itu berpacaran pura-pura saja Cio, kenapa tak bicara dari awal dan membuatku cemburu seperti ini, kalau tau kan aku tak usah kemari dan terjebak didalam lift"


"Tentu aku hanya pura-pura dengan dia. Memangnya kau inginnya seperti apa, kau ingin aku beneran dengannya. Apakah Kau rela kalau aku berpacaran dengan Nana, kalau kau mau akan berpacaran dengannya "

__ADS_1


"Tidak aku tidak mau sampai kau berpacaran dengan perempuan itu, sungguh aku tidak menyukainya hatiku sekarang menjadi tenang ternyata hanya pura-pura di antara kalian, aku sampai sakit hati loh melihat kamu memotongkan daging buatnya dan sangat perhatian sekali, aku tuh cemburu tahu gak sih, aku aja gak pernah diperlakukan kayak gitu. Kamu ini malah ngelakuin yang kayak gitu sama perempuan lain, bukan sama aku "


"Aku melakukan itu agar Roger lebih percaya kalau Nana memang pacarku , Nana memang pasanganku kau tau sendiri kan pacarmu itu banyak tanya dan selalu ingin tahu, aku sampai pusing dibuatnya, kenapa sih kau harus mau dengan laki laki seperti dia menyebalkan sekali "


"Iya Iya aku tahu dia kepo orangnya makanya seperti itu, kau tahu Cio yang di leherku ini telah membuat dia berpikiran yang tidak tidak sudah bilang kan kau jangan sampai meninggalkan bekas seperti ini lagi Cio, tapi kau malah membuatnya, dan Roger memarahiku sampai menghinaku"


"Ya aku tidak akan meninggalkan bekasnya lagi di manapun itu, aku kemarin terlalu bersemangat dan malam meninggalkan jejak di tubuhmu, aku tak sengaja maafkan aku, aku tak sadar telah membuatnya harusnya kau ingatkan aku bukannya keenakan dibawah "


"Baiklah Cio, kenapa ya Nana itu sangat sombong sekali. Kenapa dia seperti berkuasa di sini. Sebenarnya dia siapa sih sampai-sampai seperti itu. Aku tidak suka dengan sifatnya yang seolah-olah dia adalah pemilik kantor ini "


"Masa sih gak mungkin deh dia bisa-biasa aja kok, asisten biasa tapi dia di rekomendasikan oleh Ana, dia dulu adalah orang yang kerja sama Ana, tapi karena aku butuh asisten makanya Ana merekomendasikannya, karena memang dia baik banget dan pinter banget bisa ngehandle semua pekerjaan aku dengan cepat , walaupun aku tidak menjelaskan apa yang harus dia kerjakan tapi dia sudah mengerti dan mengerjakan semuanya dengan sangat teliti"


"Apakah sekarang kau sedang mengagumi perempuan itu apakah kau sekarang mulai menyukainya Cio, kau sangat memujinya, apa tidak sekalian kau puji kecantikannya aku tau kau pasti menyukainnya kan"


"Tidak sama sekali .Aku sama sekali tidak tertarik dengan Nana kau tenang saja aku hanya untukmu dan aku hanya ada untukmu saja, tak ada untuk yang lain. Jadi kau jangan selalu berbicara yang tidak-tidak tentangku karena aku akan selalu ada di sampingmu dan tidak akan kemana-mana, kau pegang ucapanku, tapi jika kau sudah berkhianat dari ku aku akan menghilang dari hidup mu, dan kita tak akan bertemu lagi untuk waktu yang sangat lama nantinya "


"Awas aja kalau kau berbohong kalau kau hanya ingin membuat aku lebih tenang saja, aku tidak mau ada kebohongannya antara kita berdua, aku tak menyukainnya dan awas saja kalau kau genit pada perempuan lain seperti pada Ana tadi sampai merangkulnya "


"Iya tidak aku berjanji tak ada yang disembunyikan, kau bisa tenang bersama ku Puja, aku ini laki laki baik mana mungkin berbohong padamu, sangat tidak mungkin kan, benar tidak"


"Hemm baik lah Cio. Lalu bagaimana aku pulang Cio aku lemas tak berdaya gara gara kejadian tadi, aku harus bagaimana aku sangat binggung sekali "


"Apakah kau ingin aku mengantarkanmu saja pulang, nanti kalau Roger bertanya kau buat alasan saja "


"Sepertinya tidak aku sudah memakai berbagai alasan padanya tapi dia selalu curiga. Sudahlah biarkan saja lebih baik dia menjadi seperti itu saja menyebalkan sekali kan dia itu, selalu menuduh nuduhku"


"Ya sudah aku akan memanggilkan taksi untuk mu nanti di belakang aku akan mengikutimu dari belakang ya, biar aman dan aku tahu kalau kau memang sudah pulang ke rumah Ana dan tidak keruyuran lagi "


"Dan Oh ya satu lagi Aku ingin bertanya padamu kenapa kau begitu dekat dengan Ana, kenapa kau sampai mengajaknya ke dalam kamar .Apakah kamu melakukan sesuatu di sana dengannya, apa yang terjadi didalam kamar sana jangan membuat aku penasara Cio "


"Kau ini ya lucu sekali mana mungkin aku melakukan itu dia hanya temanku saja, Ana bukanlah perempuan yang mudah untuk di dekati ataupun dirayu. Dia sangat sulit sekali aku dan dia hanya berteman kami sudah lama berteman, jadi akrab seperti itu malahan saat kau tidak ada dialah penggantinya, perempuan jutek tapi perhatian sikapnya memang terlihat tidak menyenangkan tapi sebenarnya dia baik dan perhatian pada siapapun "


"Lalu apakah sekarang kau menyukainya karena dia begitu dan perhatian padamu, apakah kau berubah fikiran akan mengejarnya "


"Tidak kenapa kau selalu berkata aku menyukainya Nana, aku menyukainya Ana, aku sama sekali tak ada perasaan pada kedua wanita aku, sepertinya kalau aku menceritakan perempuan yang lainnya kau akan menganggapnya begitubjuga kan, tolong jangan katakan itu lagi, aku tak suka ok "


"Baiklah aku akan berhenti berbicara. Apakah aku boleh beristirahat dulu saja di sini sejenak rasanya lemah sekali. Aku Ingin menutup kedua bola mataku ini dan masuk kealam mimpi yang indah "


"Baiklah aku tidak akan masalah dengan itu, aku malah senang bekerja ditemanimu meskipun kau tertidur"


Puji hanya mengangguk saja dia membelakangi Cio dan langsung menutup kedua bola matanya sedang Cio mengusap punggung itu dengan perlahan-lahan.


Maafkan aku Puja jika aku malah mengecewakanmu karena aku bingung. Apakah aku harus bertahan denganmu atau aku harus mencari sosok perempuan yang aku mau.


Jadi untuk sekarang kau adalah parter *** ku saja, tidak lebih dari itu dan perselingkuhan itu hanya formalitas diantara kita berdua agar kau selalu mau denganku. Maafkan aku yang licik ini dan tidak memikirkan perasaanmu.

__ADS_1


Aku rasa kau bukan perempuan baik, dan bukan perempuan yang aku inginkan jadi maafkan aku Puja, aku hanay sedikit memanfaatkan mu, karena kau terlalu gampang untuk memberikan tubuhmu pada siapa saja.


Aku takut suatu saat kau akan menghianatiku dan berkencan dengan laki laki mana pun, seperti sekarang kau menghianati Roger dan ada bersama ku, disini dan melakukan *** bebas.


__ADS_2