Berbagi Suami

Berbagi Suami
Anak kembar


__ADS_3

3 tahun kemudian.


"Sayang aku pergi dulu kerja ya nanti sore aku pulang, dede bayi yang masih ada diperut jaga mamahnya ya, papah mau kerja dulu ya " Abian langsung mencium perut Inara dengan sayang.


"Iya papah pasti kok kita baik baik aja "


Abian mendongakan kepalanya dan mensejajarkan tubuhnya dengan sang istri "aku kerja ya sayang hati hati dirumah kalau ada apa apa kamu hubungin aku inget ya "


"Iya mas Abian yang tampan aku pasti akan menjaga diriku dan menjaga anak kita yang kembar ini "


"Aku pergi ya sayangg "


"Iya mas "


Inara menyalimi tangan suaminya dan mengantarkannya sampai depan rumah, mereka sekarang sudah mempunyai rumah sendiri, dan Ana pun sama dia sudah menikah dengan Roger baru 2 tahun dan Ana serta Roger sudah terlebih dahulu diberikan keturunan.


Masih bayi, bayi perempuan yang cantik bernama Zea Andini, sama cantiknya seperti ibunya.


"Hati hati mas " sambil melambaikan tangannya dan masuk kedalam rumah lalu menyalakan tvnya agar rumah tak begitu sepi.

__ADS_1


Inara disini tinggal hanya berdua dengan Abian tidak dengan pelayan dan juga penjaga rumah.


**


"Aku pergi Ana, aku akan pulang malam "


"Kenapa kau pulang malam terus ada keperluan apa"


"Iya ayah kenapa ayah pulang malam terus meninggalkan mamah, Sean dan juga Zea "


"Ayah sedang banyak pekerjaan kalau tak banyak pekerjaa pasti tak akan malam "


"Sean kau tak boleh begitu ingat dia ayah mu, kau tak boleh berbicara seperti itu "


"Tapi mah "


Ana mengelengkan kepalanya "sudah aku pergi "


Roger langsung saja pergi dan meninggalkan istri dan anaknya "kau tak boleh begitu Sean dia adalah ayah mu, kau tak boleh seperti itu "

__ADS_1


"Tapi kenapa, Sean sudah besar mamah jadi Sean bisa membela mamah kan, hanya aneh saja kenapa ayah itu selalu pulang malam dan jarang pulang apa yang terjadi. Apa perlu Sean memata-matai ayah"


"Dengarkan mamah kau hanya perlu saja fokus dengan sekolahmu, biar mamah yang urus semuanya. Kau percaya kan sama mamah, mamah bisa mengurus semuanya setelah Mamah tahu apa yang Ayah kamu lakukan pasti Mamah akan memberitahunya, tapi jika itu buruk kau tidak boleh marah pada ayahmu"


"Kenapa begitu mamah kalau memang Ayah melakukan sesuatu yang buruk Sean harus marah dan harus membela mamah jadi mamah harus selalu terbuka pada Sean, dan jangan melarang Sean untuk marah jika suatu saat Ayah melakukan sesuatu yang salah apa lagi sampai menghianati Mamah Sean tidak akan terima semua itu "


"Sudah lebih baik kau sekolah sepertinya Arya sudah menunggumu di luar. Ayo cepat pergi sekolah dan pulang kau belajar ya. Jangan memikirkan apa-apa biar mamah yang mengurus semuanya oke"


"Baiklah mamah aku pergi dadah mamah dadah Zea "


Setelah menyalimi tangan mamahnya Sean langsung pergi sedangkan Ana sendiri masuk kedalama kamar dan mendudukan Zea.


"Kau diam ya Zea main boneka saja "


Ana membuka amplop yang Jack berikan memang dirinya memata matai suaminya apa yang sebenarnya suaminya lakukan diluar sana.


Saat Ana membuka semuanya ada foto, surat nikah dan banyak lagi ternyata suaminya sudah menikah lagi dan pernikahannya sudah masuk 1 tahun.


"Ternyata kau main main dibelakangku, lihat saja apa yang akan aku lakukan "

__ADS_1


Dengan tenang Ana menyimpan kembali berkas berkas itu dan bermain dengan Zea, kita lihat saja apa yang akan Ana lakukan.


__ADS_2