Berbagi Suami

Berbagi Suami
Kalau dibayar gak apa apa


__ADS_3

Nana yang baru saja sampai di tempat kerjanya dihadang oleh bosnya itu memang kemarin dirinya pulang sendiri, tidak mau diantar bosnya sama sekali karena kesal saja dirinya datang ke sana hanya untuk melihat bosnya yang melakukan hal bejatnya.


Memangnya dirinya ini apa kalau dibayar sih nggak apa-apa, ini malah dianggurin aja dan malah jadi pajangan saja , dan lihat orang bermesraan gitu.


"Permisi pak saya mau lewat, jangan halaman saya, saya mau kerja nanti kalau kerjaan saya nggak beres bapak juga pasti kan akan marah-marah sama saya, jadi saya minta tolong sama bapak untuk memberi saya jalan, "


"Kamu masih marah ya sama saya tentang kejadian kemarin, saya kan udah minta maaf terus sekarang saya harus minta maaf gimana lagi sama kamu"


"Enggak kok buat apa saya marah sama bapak, emangnya kalau saya marah marah sama bapak saya dapat uang nggak kan, jadi bapak tenang, aku ini karyawannya bapak masa marah sama bapak, bapak itu bos dan lebih tinggi dari karyawan mana mungkin karyawan berani marah sama bapak tenang aja saya baik-baik aja kok, jadi tolong jangan halangin jalan saya Pak"


"Terus nuka kamu kok kayak gitu, kayak nggak suka gitu bicara sama saya, kamu marah gara-gara saya ciuman sama Alex, Iya kamu gara marah gara-gara itu ya"


"Enggak saya enggak marah kok, bapak ciuman sama Alex, memangnya saya siapa bapak sampai-sampai saya harus marah, saya ini cuman pegawai saja, saya ini bukan pasangan Bapak dan saya tidak akan pernah marah apa pun yang bapak lakukan, dengan siapapun hanya saja lebih baik jangan mengajak saya karena saya itu masih suci Pak, saya tidak mau mata saya terkotori oleh hal-hal yang seperti itu dan otak saya nanti rusak, saya tidak mau "


"Hanya itu saja tidak ada yang lain, benarkah tidak ada yang lain selain itu, kau yakinkan tidak sedang membohongiku "


"Iya tidak ada yang lain pak, saya tidak mau saja kepala saya ini otak saya ini rusak oleh kelakuan yang Bapak lakukan dengan Alex, karena saya ini terlalu polos untuk melihat hal seperti itu, seharusnya kalau bapak ingin melakukan itu jangan membawa saya pergi saja sendiri, apa sulitnya sih pergi sendiri tanpa mengajak orang lain, saya ini cuma asisten bapak untuk apa saya ikut bapak yang sedang berpacaran, tidak baik kan dilihatin sama orang nantinya"

__ADS_1


"Tapi saya suka lihat deh kamu nonton film yang ada cium-ciumannya, emang mata kamu nggak rusak itu lihat film yang kayak gitu, sama aja kan, bedannya cuman kamu lihat yang aslinya saja "


"Ya itu sih di film itu kan bohongan kalau Bapak tuh beneran di hadapan saya banget gitu. Itu cuman film aja Jadi nggak akan buat otak saya rusak, saya akan baik baik saja ya"


"Ya tetap aja ciumannya tuh beneran nggak bohongan gimana sih kamu ini, tetap aja otak kamu tuh rusak nggak polos dan nggak suci, udah nya kamu jangan marah saya gak mau ada masalah dengan karyawan saya "


"Nggak tahu ah saya mau kerja gimana bapak aja kalau Bapak senang ya udah nggak apa-apa anggap saja saya itu nggak suci lagi, nggak polos dan otak saya udah rusak gitu ya , saya mau kerja Pak jangan ganggu saya karena pekerjaan saya tuh begitu numpuk dan bahkan pasti bapak akan menambahkan pekerjaan lagi pada saya, saya bilang saya nggak marah sama bapak. Terus untuk apa kita punya masalah kita nggak punya masalah apa-apa Pak"


Nana langsung pergi dari hadapan Cio namun tiba-tiba saja Cio menarik tangannya sampai-sampai Nana terjatuh dan ditangkap oleh Cio. mereka saling pandang dan dia terhipnotis dengan mata Nana yang bulat namun sangat cantik dengan bulu mata yang lentik namun tiba-tiba burungnya ditendang oleh Nana.


"Maaf pak saya tidak sengaja permisi maaf ya kaki saya tuh suka kaget ya kalau deket deket sama laki laki, sekali lagi saya minta maaf ya Pak permisi Pak"


**


"Jack apakah kau tidak bisa melacak mobilnya Roger bukannya mobil Roger sudah memakai GPS , ya siapa tahu bisa terlacak kan, kita tidak mungkin mengelilingi semua kota kan"


"Oh iya benar Nona aku lupa sudah memasangkan sebuah pelacak di belakang mobilnya Roger, semoga saja kita ketemu dengan nona Ana ya nona "

__ADS_1


"Baiklah kau kepinggir dulu jangan menyetir sambil melihat ponsel, aku tidak mau terjadi apa-apa, kepinggir dulu ya, "


"Baik nona tenang saja "


Jack segera memarkirkan mobilnya dan melacak keberadaan mobil Roger dia masih fokus dan mencari titik di mana mobil itu berhenti dan ternyata sangat jauh.


"Nona tempatnya begitu jauh kita hampir 2 jam lebih ke sana dan ini tuh di tempat terpencil seperti pegunungan, mobilnya menunjukkan arah kesana Nona "


"Apa kenapa jauh sekali kenapa Roger membawa kakakku sejauh itu, apa yang sebenarnya dia ingin lakukan pada Ana, ya sudah kita ke sana aja ya Jack. Ayo cepat kita harus cepat ke sana jangan sampai Roger melakukan sesuatu pada kakakku Jack"


"Baik nona sekarang kita akan pergi kesana "


Inara hanya mengganggu saja dia *******-***** tangannya karena sangat khawatir dengan keadaan kakaknya. Bagaimana kalau kakaknya kenapa-napa.


Apa sebenarnya motif Roger membawa kakaknya ke sebuah pegunungan mau apa dia membawanya ke sana, memangnya kalau liburan tidak bisa gitu ke tempat yang lebih banyak orang.


Tidak ke tempat sepi itu, apa sih yang ingin Roger lakukan meskipun kakaknya mengaku telah berpacaran dengan Roger, tapi dirinya tetap saja belum percaya 100% dengan Roger.

__ADS_1


Apa lagi Roger itu masih berpacaran dengan Puja Iya masih ada hubungan meskipun Puja sudah tidak ada tetap saja, Bagaimana kalau tiba-tiba Puja ketemu dan dia masih hidup nanti.


Bagaimana dengan kakaknya apa sih sebenarnya yang kakaknya lakukan sampai-sampai mau dengan Roger, waktu itu kakaknya sangat tidak mau dengan Roger tapi sekarang tiba-tiba dia mau dan begitu saja menjalin hubungan dengan Roger sepertinya ada yang disembunyikan oleh kakaknya.


__ADS_2