
Adam yang baru selesai metting tak sengaja melihat Inara dan juga Abian yang ada di kedai es krim, dia diam saja melihat keakraban mereka berdua dan keseruan mereka.
Dulu dirinya pernah ada di posisi itu, dimana dia selalu bersama Inara dan hanya berdua meski tak mempunyai anak namun mereka sangat bahagia dan saling melengkapi.
Adam tersenyum getir "andai saja kau jujur semuanya Nara kalau aku sebenarnya yang mandul bukan kau mungkin semua ini tak akan terjadi rumah tangga kita akan baik baik saja "
Tiba tiba tin tinn Adam segera melihat lampu merah ternyata sudah hijau, Adam segera melajukan mobilnya dan kembali mengingat masa lalunya bersama Inara yang hanya mereka lalu berdua.
__ADS_1
Rasannya begitu bahagia namun itu semua berakhir gara gara saat ibunya meminta seorang cucu lalu berkonsultasi kepada dokter dan disanalah Inara tak jujur dan hanya diam saja jika ditanya.
Adam yang sudah sampai dirumahnya segera masuk dan berpapasan dengan ibunya "kenapa murung apa yang terjadi "
"Tidak bu, aku hanya mengingat tentang masa laluku"
"Masa lalu yang mana jangan bilang masa lalu bersama s Inara iya jangan bilang di "
__ADS_1
"Lalu apakah sekarang berubah dikiran dan tak akan membalaskan dendam mu pada Inara iya begitu, apakah kau ingin begitu Adam, kau jangan sampai membuat ibu kecewa lagi kau sudah salah memilih istri dan ibu bersyukur kalian bercerai, lalu sekarang kau malah mengenangnya kembali kau ini bagaimana sih Adam "
"Entahlah bu kita lihat saja apakah aku akan berubah dan tak akan melanjutkan balas dendam ku atau aku akan tetap pada pendirian ku, karena jujur saja aku masih sangat mencintai Inara, didalam lubukku yang paling dalam hanya Inara seorang meskipun aku sudah menghianatinya dan menduakannya tapi tetap saja hati ku seutuhnya untuknya "
"Jangan macam macam ya Adam ibu tidak mau dengar jika kau sampai memilih lagi Inara, karena itu akan membuat hidupmu kembali hancur, kau tahu kan dia perempuan pembawa sial dalam hidupmu. Kalau tidak ada dia kau tidak akan pernah dipenjara jadi ingat itu kau pernah dihancurkan bahkan hartamu dia ambil dengan paksa ingat-ingat lah apa yang telah dia lakukan. Jangan mengingat hal yang romantisnya saja tapi ingat juga hal kelamnya Ibu tidak mau nanti kau malah membelanya dan malah memperebutkan dia dengan Abian, kau harus membalaskan semua sakit hatimu"
"Akan Adam fikirkan kembali bu semuanya beri adam waktu beberapa hari agar Adam bisa memilih antara mengikhlaskan atau membalasnya"
__ADS_1
"Baiklah ibu akan memberikanmu waktu itu tapi ingat satu hal dia akan menikah dengan laki-laki lain. Jadi kau harus membalaskan semua rasa sakitmu sebelum dia bahagia dengan laki-laki itu, jangan sampai kau kalah olehnya dan dia menang darimu ingat itu kau pernah dia sakiti dan kau pernah dia buang begitu saja ingat-ingat lagi masa lalu itu jangan gegabah dalam memilih sesuatu "
Ibunya Adam segera pergi meninggalkan anaknya sendirian di ruang tamu, biarkan dia berpikir apa yang akan dia pilih ke depannya Semoga saja tidak membuatnya kecewa