
"Bi kenapa kita jalan kerumah aku, kan kita mau kerja, kenapa kesini "
"Aku ada kejutan buat kamu, sekarang kita gak ngantor "
"Emang dirumah aku ada apa "
"Udah sayang diem aja ya, kamu tenang nanti udah sampai rumah kamu juga bakal tau "
"Iya iya deh gimana kamu aja sayang, aku nurut "
Bian hanya menganguk dan menjalankan mobilnya denganpelan karena sebentar lagi masuk, dan sekarang sedang masuk kedalam gerbang.
"Ayo sayang turun udah nyampe "
"Ayooo Bi, "
Inara turun di ikuti oleh Bian dari belakang, saat masuk dia melihat ada yang membelakanginya, siapa dia, kenapa ada dirumahnya.
Inara yang baru ingat bodyny segera memeluknya dari belakang "Ana kamu dari mana, kamu kapan pulang "
Ana membalikan badannya dan memeluk adiknya dengan erat "aku baru pulang subuh tadi aku kangen banget sama kamu "
"Aku apa lagi udah kangen banget sama kamu Ana. Katanya kamu mau dianterin sama laki-laki yang udah kamu tolong sama anaknya juga terus mereka mana kok nggak ada apa kamu pulang sendirian nggak sama mereka gitu"
"Panjang banget Ara ceritanya pokoknya sulit banget deh aku bingung, aku tuh sebenarnya nggak mau tinggalin Sean gitu aja tapi aku harus , aku nggak mungkin tinggal di sana terus dan bikin seseorang yang seharusnya mencintainya pacarnya malah berpaling sama aku . Aku nggak mau sampai di cap sebagai perebut pacar orang"
"Jadi ayah dari Sean udah punya pacar terus dia suka sama kamu , kok bisa sih apa kalian dekat banget di sanannya sampai bisa ayah Sean suka sama kamu"
__ADS_1
"Ya nggak kita nggak daket banget cuman ya sesekali ngobrol aku juga nggak tahu kenapa dia jadi bisa suka sama aku, aku kalau ngobrol nggak responnya gimana gimana, aku biasa aja kok, beneran gak pernah aku rayu rayu dia, "
"Jadi kamu kabur gitu terus kamu pulang sama siapa bisa pulang pagi ini subuh lagi kamu pulang"
"Iya aku kabur aku udah kirim surat malah sama dia buat nggak cari aku, tapi dia malah cari aku dan untungnya Jack jemput aku deh. Aku juga sebenernya nggak tega ninggalin Sean tapi gimana lagi aku nggak mau jadi perempuan yang menghancurkan sebuah hubungan yang sudah terjalin lama aku nggak mau"
"Ya bagus Ana, aku salut sama kamu pokoknya kamu jangan sampai jadi orang ketiga, nanti kalau kalian jodoh pasti akan ketemu lagi, dan untuk Sean semoga saja kalian akan ketemu lagi "
"Heyy apakah kalian tidak pegal berbica sambil berpelukan "
Mereka berdua segera melepaskan pelukannya, Ana segera mendelik kearah Bian
"Heyy kau jangan ikut campur sana pulang dan bawa pakaian adik ku kemari, mulai hari ini adiku sudah disini kembali, hidup bersama ku, tak akan bersama mu terimasih kau sudah menjaga adik ku "
"Secepat itukah kau membawa Inara pergi, Aku baru saja ingin berduaan dengannya kenapa kau tiba-tiba ingin memindahkan dia kembali kesini, kan kami juga sebentar lagi akan menikah jadi ya sudahlah Inara tinggal bersamaku saja jangan denganmu Ya Bagaimana boleh tidak"
"Ya sudah kalau begitu kau tidak boleh menikah dengan adik ku ingin seperti itu Aku tidak akan merestui kalian berdua sampai kapanpun"
"Iya Bi aku di sini aku akan menunggumu kau hati-hati di jalannya"
" Iya Sayang aku akan hati-hati kok disini, kau juga hati-hati jangan sampai kau dimakan oleh Ana "
"Heyy aku bukan Predator ya yang memakan adikku sudah kau pergi dari sini, jangan membuatku marah Abian, kau menyebalkan untung saja aku merestui kalian kalau saja aku tak dibantu olehmu aku takkan merestui hubungan kalian berdua , karena aku punya hutang Budi padamu makanya aku marestui kalian "
Abian yang tidak mau berkepanjangan segera berlari keluar dari rumah dan Inara segera membawa kakaknya untuk segera duduk dan jangan marah marah terus.
**
__ADS_1
"Ayahh mana kakak, kemana kakak kenapa kakak tak ada, ayah bohong kan "
"Sebentar ya sayang sabar, ayah sedang mencari kakak, kamu tenang saja pasti kakak akan kembali "
"Bos "
Roger segera memberikan kode pada anak buahnya untuk keluae terlebih dahulu.
"Sebentar ayah akan berbicara dulu ya, kamu disini diam dulu ya "
Sean hanya mengangguk saja dan duduk melamun, Puja segera duduk disamping Sean "
"Kenapa kau begitu sedih ditinggalkan oleh kakak mu itu, apa istimewahnya dia, aku kan ada disini jangan sedih ok "
"Kakak sangat penting bagiku, tante Puja jangan ikut campur sana pergi saja, "
"Iya tante akan pergi, tapi tante akan beritahu satu hal sama kamu, kalau kakak kamu itu gak akan kembali lagi, dia gak akan kemari lagi jadi jangan berharap dia akan tidur bersama mu lagi, sudah jangan difikirkan, kau tau dia bukan perempuan baik, dia perempuan jahat dia pembunuh kau jangan terkecoh dengan seorang pembunuh, bisa bisa nanti kau akan dibunuh olehnya "
"Tante jahat jahat, aku tak suka kakak menjelek jelekan kakak, kakak pasti akan kembali, aku tak peduli dia penjahat aku tak peduli dia pembunuh aku tak peduliii, tante jahat tante tak pantas dengan ayah, yang pantas dengan ayah adalah kakak, kakak lebih dari segalanya "
Puja yang marah malah tak sengaja menampat Sean "ahh maaf Sean aku tak sengaja, jangan bilang pada ayahmu, maafkan aku maaf aku tak segaja sayang, maafkan aku tolong maafkan tante maaf "
"Lihat lihat sekarang siapa yang penjahat tante kan penjahatnya bukan kakak, aku akan memberitahu ayah. Aku akan memberitahu ayah, kalau kakak telah menamparku "
Sean segera berlari, di kejar oleh Puja yang tak mau sampai rahasinya sampai terbongkar "Seannnn kemari kau jangan kabur kemari "
Namun Sean terus saja berlari dan dia malah terpeleset dan kepalannya terbentuk kelantai, Puja yang tidak mau disalahkam dia berputa arah dan berlari kekamarnya, mengunci pintunya.
__ADS_1
"Ya ampun bagaimana ini, apakah dia akan mati, semoga saja matilah, aku tak mau sampai Roger marah lagi padaku dan aku disiksa kembali, tapi kalau aku tak menolongnya bagimana, sudahlah aku pusing sekali "
Puja membuka pintu dan menegok keluar namun masih tak ada siapa siapa, tak ada yang ribut berarti aman.