
"Bapak Roger lebih baik pulang dulu, karena pencarian masih panjang, kami nanti akan mengabarinya kalau sudah ada info terkini, kami pasti akan menginfokannya "
"Kapan pacar saya bisa ketemu pak, kenapa sangat lama pencarian Puja sedangkan Cio kenapa dia bisa ketemu, mereka satu mobil, seharusnya mereka selamat berbarengan ketemu dua duanya, kenapa bisa satu orang yang ketemu, kenapa pak, kenapa bisa seperti itu "
"Kemungkinan saat kecelakaan Nona Puja tidak memakai sabuk pengaman, mengakibatkan saat mobil terjun nona Puja pun terpental keluar dari dalam mobil, karena saat tadi kami mengrvakuasi hanya ada tuan Cio yang memegang erat sabuk pengamnnya "
Roger menghembuskan nafasnya, dan mengusap wajahnya, "apakah akan lama, apakah akan memakan waktu yang panjang "
"Kami belum bisa memberi jangka waktu pak, kami secepatnya akan mencari keberadaan nona Puja, kami janji akan menemukan nona Puja sampai ketemu, yanh terpenting sekarang bapak sabar dan tunggu kabar dari kami, sekarang bapak lebih baik pulang terlebih dahulu ya, kami pasti akan mengabarkan bila sudah ada kabar "
"Baik pak, saya akan menunggu kabar dari anda, saya sangat berharap besar pada kalian semua, semoga saya mendapatkan kabar yang baik dan Puja tidak apa apa , saya permisi "
"Baik pak, hati hati dijalan "
Roger langsung masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya pulang kerumah Ana, kalau saja dirinya tak disuruh pulang pasti akan diam menunggu disana.
Memang Puja bukan perempuan yang sangat dirinya cintai tetap saja dia adalah bagaian dari hidupnya, selama ini Puja ada disampingnya.
Kalau saja dirinya tadi tak mengikuti Puja mungkin tak akan terjadi hal seperti ini, mungkin saja semua ini tak akan terjadi. Roger memijat kepalanya dan memfokuskan pandangannya kedepan.
"Kau harus fokus Roger jangan sampai seperti ini, jangan sampai kau kecelakaan juga dan malah merepotkan orang lain, jangan sampai terjadi kau masih punya anak, jangan membuat anak mu sedih dengan dirimu yang kecelakaaan "
__ADS_1
**
Nana yang masih dirumah sakitu dikagetkan dengan suster yang membangunkannya "maaf nona saya menganggu tidur mu, untuk tuan Cio sudah dipindahkan kamarnya, anda sudah bisa mengunjunginya "
"Oh sudah di pindahkan, sekarang bagaimana keadaan pak Cio. Apakah dia sudah baik-baik saja suster. Apakah lukanya tidak terlalu parah"
"Sekarang untuk keadaan Tuan Ciio sudah mulai stabil dan bisa dikunjungi Nona. Silakan anda segera masuk jangan di luar seperti ini takutnya terjadi apa-apa, nanti kalau ada perkembangan lagi saya akan menginfokannya lagi "
"Baiklah sus terimakasih ya, "
Nana langsung masuk dan tersenyum pada Cio yang badannya di perban pokoknya banyak sekali yang diperban.
"Aku baik-baik saja Nana bagaimana dengan keadaan Puja. Aku sungguh tidak sadar tadi dan tak melihat ada Puja. Apakah dia baik-baik saja dan tidak apa-apa"
"Maaf pak, Nona Puja belum ditemukan sampai sekarang entah dia hanyut ke mana, tadi saat ditemukan hanya ada pak Cio saja di dalam mobil dan tidak ada Nona Puja di dalam sana, makannya sampai sekarang pencarian nona Puja masih dilakukan "
"Apa kenapa bisa, kenapa Puja tidak ditemukan padahal kan dia ada di sampingku persis disampingku. Kau tahu sendiri kan di mana tadi Puja berada saat kau turun, diadakan di depan bersamaku mana mungkin dia tak ada dan hanya aku saja yang ditemukan tadi, tak mungkin masa Puja menghilang "
"Memang benar begitu keadaannya Pak nona Puja tidak ada di sana sama sekali, tidak ditemukan sampai sekarang bahkan sekarang masih pencarian besar-besaran dilakukan oleh polisi di daerah sana, "
"Kenapa aku bisa ceroboh dan mobilku kenapa bisa masuk kedalam sana, kenapa bisa aku membuat Puja celaka dan tak ditemukam begitu, apa yang harus aku lakukan, apa yang harus aku lakukan, aku binggung tak tau harus melakukan apa lagi "
__ADS_1
"Bapak lebih baik sekarang istirahat saja dulu. Jangan memikirkan tentang Nona Puja nanti setelah Bapak sehat baru bapak bantu mencari Nona Puja, sekarang yang lebih penting itu adalah kesehatan Bapak dulu"
Cio tak menjawab hanya diam melamun saja, melamunkan bagaimana tadi dirinya saat jatuh bersama Puja, kenapa Puja bisa hilang begitu saja.
**
Roger sudah sampai dirumah Ana, dia turun dari dalam mobil tiba tiba saja ada yang memeluknya ternyata anaknya Sean, dia memeluk ayahnya dengan sangat erat.
"Kenapa ayah lama sekali, dari mana ayah, kenapa ayah meninggalkan aku sendirian kenapa pulangnya lama kenapa ayah selalu saja mementingkan tante Puja ada aku disini ayah, ada aku, kenapa harus tante Puja yang di prioritasakan kenapa ayah kenapa "
Roger langsung memeluk anaknya dengan erat dan mencium keningnya, tak mau dirinya kehilangan anaknya, tak mau sampai kehilangan orang yang pentiny dalam hidupnya lagi.
"Bukan seperti itu nak bukan Ayah terlalu memprioritaskan tante Puja, tapi kau harus mengerti tante Puja sekarang hilang dia jatuh ke dalam sungai dan belum ditemukan sampai sekarang , hanya baru Om Cio saja yang ditemukan tapi Tante Puja sampai sekarang tidak ditemukan, kau harus lebih mengerti ya bukannya Ayah terlalu mementingkan tante Puja, tidak Ayah sedang mencarinya kami semua sedang mencarinya, kamu tolong mengerti ya, kalau tidak seperti ini siapa lagi yang akan mempedulikan tante Puja, tante Puja tidak punya siapa-siapa lagi selain kita berdua"
"Apa kenapa bisa Tante Puja jatuh ke dalam sungai seperti itu, apa yang terjadi kenapa Ayah tak bilang dari awal kalau Tante Puja menghilang mungkin aku bisa membantu mencari tante puja "
"Tidak ada cukup kau doakan saja tante puja mu itu, nanti biarkan pak polisi yang mencari keberadaan tante Puja kita di sini hanya bisa berdoa saja, doakan tante Puja selamat sampai kembali lagi pada kita berdua ya. Kau harus terus berdoa"
Tiba tiba saja Ana yang ada dibelang Roger berkata " sekarang baru kepikirkan kalau Puja itu orang penting di dalam hidup kamu, jadi sebelum ngejar-ngejar perempuan lain kamu pikirkan dulu ada perempuan yang lebih penting dari pada perempuan yang kamu kejar, saat dia menghilang kamu akan merasa kehilangan kan dan merasa sangat terpukul atas kehilangan perempuan yang selalu ada untukmu itu, jadi jangan pernah kau sia sia kan dia "
"Saat dia sudah hilang kau tak bisa mencarinya kembali, atau pun mengapainya, saat dia sudah menjauh dari mu kau tak bisa melakukan apa apa kan Roger, jadi kau sebagai laki laki seharusnya fokus dengan satu perempuan dan tak mengejar perempuan lain yang belum tentu akan menerima mu, seperti perempuan mu itu "
__ADS_1