
Ana masih duduk diruang tamu dengan berbagai surat dan banyak lagi ditangannya, dia menunggu suaminya pulang, malahan dirinya sudah membuat sebuah jalan yang mengunakan lilin serta foto foto yang terpajang ditembok.
Tadi dirinya sudah menelfon pada suaminya untuk pulang namun belum juga pulang entah masih dimana, Ana kembali melihat jam dam sudah jam 12 malam, namun Ana tak mau beranjak dirinya akan menunggu selama apa pun.
Terdengar pintu terbuka dan Roger berjalan mengikuti lilin dia tersenyum senang Ana memberikannya sebuah kejutan, namun ditembok ada foto dirinya dan juga Puja, foto pernikahan keduanya dan banyak lagi.
Roger langsung mencabuti semua foto itu sambil terus berjalan dan didepannya sudah ada Ana , Roger langsung menyembunyikan semua foto itu.
Namun Ana hanya tersenyum saja "kenapa fotonya kau sembunyikan sengaja aku memajang foto pernikah kalian berdua, begitu bahagia dan menyenangkan, kenapa kau tak membawa Puja kehadapan ku. kenapa kau tidak mengenalkannya padaku kalau dia istrimu, kenapa coba "
"Ana aku bisa menjelaskan semuanya "
__ADS_1
"Diam aku sudah semuanya sekarang aku yang berbicara bukan kau "
"Tapi Ana "
"Shutt diam kataku "
Roger diam dan tak berbicara kembali "aku sudah mengetahui semuanya, aku sudah bilang kalau aku tak mau dimadu kalau kau memang mau menikah lagi kau ceraikan aku dulu bukannya menduakan ku, aku tak pernah mau di madu kau sudah tau itu dan kau sudah menyangupinya namun kau mengingkari janjimu, sungguh aku kecewa padamu tapi tenang saja aku bukan perempuan lemah yanh akan menerima dan diam saja lalu menangis berhari hari karena suaminya menikah lagi, tandatangani surat ini, mulai sekarang aku ingin cerai dengan mu, tentang harta aku sudah mengambil semua hak Sean, Zea dan juga tanah yang atas nama diriku, tenang aku menyisakan harta untukmu dan juga istri kedua mu dan juga untuk anak yang dia kandung aku tak sejahat itu sampai membiarkan kalian miskin"
"Tidak Ana jangan tinggalkan aku, aku mohon jangan tinggalkan aku, aku tak bisa hidup tanpa mu "
Sandi langsung datang dan menghampiri Ana "paksa dia untuk tandatangani surat cerai aku tak mau tau kau harus bisa melakukan itu "
__ADS_1
"Baik nona "
Ana langsung pergi dari rumah itu namun Roger memegang tangan Ana, namun Ana langsung menghempaskannya "tolong Ana aku terpaksa aku harus menepati janji dan menikahi Puja jangan ceraikan aku, aku mohon aku sangat mencintaimu "
"Janji lalu apakah kau pernah izin padaku tidak kan, berarti kau sudah tak menganggapku penting dalam hidup mu, tenang Sean dan Zea aku yang urus kau tak usah khawatir aku akan mengurus mereka dengan baik agar tak seperti mu nanti saat dewasa, agar mereka selalu menepati janjinya aku akan membuat mereka tak seperti ayahnya "
Ana berjalan meninggalkan Roger, Roger yang akan mengejar tak bisa karena tangannya depegang begitu erat oleh anak buah Ana yang begitu banyak, dirinya tak mau kehilangan Ana.
"Ana aku tak mau kehilangan mu aku akan melepaskan Puja, aku akan menjadi suami yang setia ku mohon kembalilah tolong Ana jangan tinggalkan aku, Anaaaa jangan tinggalkan aku kumohon "
"Sudah tandatangani surat ini "
__ADS_1
"Tidak akan "
"Pukuli dia " perintah Sandi