Berbagi Suami

Berbagi Suami
Saudara


__ADS_3

"Makasih ya Bian, udah anterian aku kerumah sakit lagi, aku beneran boleh izinkam buat jaga Ana dulu sampai dia pulih, dan bisa seperti sedia kala lagi "


"Iya aku gak masalah kok, yang penting kamu jangan keluar aja dari pekerjaan kamu ya, aku gak bisa jauh jauh dari kamu "


"Iya gak akan Bian, aku masuk ya, kamu segela lah pulang"


"Dadah Nara "


Nara segera melambaikan tangannya lalu segera masuk kedalam rumah sakit, untuk kembali menjaga Ana.


**


"Ana ini rambut Inara " ucap Rani sambil memberikannya pada Ana yang sudah sadar.


Ya Ana sadar saat tadi Inara pergi, untung saja ada Rani yang menjaganya jadi saat Ana begerak Rani segera memanggil dokter.


"Telat Rani, malahan aku udah dapet jawabannya "


"Sorry kamunya kan keburu ada musibah., terus gimana "


"Ya dia emang beneran soudara aku dan kembaran aku, benerkan filing aku, rambut yang aku cabut dari Inara sudah ada hasilnya dan benar kami memang saudara "


Rani segera memeluk Ana, ternyata selama ini pencariannya tak sia-siap, Ana yang sudah mencari adiknya sekian lama akhirnya ketemu juga.


Inara segera masuk dan melihat mereka berdua yang sedang berpelukan "Ana kau sudah sadar " Rani segera melepaskan pelukannya dan Ana menganggukan kepalanya.


"Aku pulang ya Inara, Ana sepertinya suamikun sudah menunggu " pamit Rani.


"Aku antar ya " tawar Inara

__ADS_1


"Gak usah Nara, kamu disini aja sama Ana "


Rani segera pergi dan meninggalkan soudara kembar yang sudah lama berpisah ini. Inara segera berjalan menghampiri Ana lalu duduk di pinggir tempat tidur Ana.


"Maafkan aku Ana, telah membuat mu terluka, seharusnya kau tak perlu membantuku aku sangat sangat minta maaf padamu "


"Tak usah minta maaf, aku melindungi adiku sendiri kenapa kau tak mau aku bantu, seorang kakak sudah seharusnya melindungi adiknya dari orang jahat "


Inara mengerutkan dahinya mencerna kata kata yang dilontarkan oleh Ana


"Maksud mu Ana apa, aku adikmu ? "


"Ya kau adalah adikku yang diculik oleh pengasuh kita apakah kau ingat "


Inara hanya bisa mengelengkan kepalanya, sungguh tak ada sama sekali dalam ingatanya kalau dirinya mempunyai soudara.


"Pasti pengasuh itu telah menghilangkan semua ingatan mu Inara, kau tau mom dan daddy mencarimu sampai akhir hayatnya, kami semua mencarimu Nara "


"Mereka itu penculikmu Nara, sebentar "


Ana segera membuka ponselnya dan memperlihatkan hasil tesnya pada Nara. Nara membelalakan matanya saat melihat hasilnya 99% DNA mereka cocok.


**


"Bagaimana apa kau sudah bisa menghubingi Inara, karena kita harus cepat cepat pergi dari kota ini Va "


"Belum Dave, belum dia sulit untuk dihubungi, aku sudah datang kealamat yang dia kirim tapi gak ada orang disana "


"Lalu harus mencari kemana lagi, kalau tidah kau titipkan uangnya pada temannya gitu "

__ADS_1


"Siapa Dave "


"Itu bosnya itu loh, yang sering kamu ceritain"


"Yaudah ayo kita kesana"


Segera mereka berdua pergi untuk menemui Bian dikantornya saat sudah sampai Iva turun dengan tertatih dan Dave menuntunya.


Mereka berdua langsung menanyakannya pada resepsionis "siang mba saya ingin bertemu dengan pak Abian "


"Siang mba, apakah sudah membuat janji "


"Belum mba "


"Jika ingin bertemu dengan pak Abi, harus membuat janji "


"Tapi mba ini penting tentang Inara,"


Bian yang baru pulang lagi kekantor segera menghampiri dua orang yang menyebut nama Inara, dengan penasaran Abian segera menghampirinya.


"Ada apa ini, eh Iva ada apa "


"Boleh saja bicara"


"Baiklah ayo ikut saya "


Segera mereka naik kelantai atas keruagan Bian, Bian segera mempersilahkan duduk untuk mereka berdua.


"Jadi ada perlu apa Iva dengan Inara "

__ADS_1


"Begini pak saya sudah berjanji akan memberikan uang rumah yang ditinggali oleh kami kepada Inara, karena saya tau itu adalah rumah Inara, saya sengaja menjualnya agar Adam tak bisa menguasai rumah itu lagi, saya menghubungi Inara namun tidak diangkat terus, makannya saya kesini untuk menitipkan semua uang ini tolong diterima saya permisi dulu "


Iva dan Dave segera pergi meninggakan Bian sendirian diruangannya


__ADS_2