
"Gimana Dam, kamu udah kasih pelajaran sama istrimu yang ga punya sopan santun itu. Inara itu bikin ibu pusing aja tau. Segera kamu ceraikan dia dan menjadikan Iva satu-satunya istri kamu "
"Tenang aja bu, udah beres. Ibu ga usah khawatir ya. Ibu gausah terlalu fikirin masalah rumah tangga aku ya nanti ibu malah sakit lagi "
"Iya iya, ibu sekarang sudah tenang, yang benar ya kamu mendidik istri istrimu itu. Sebelum menceraikannya kamu harus mendidiknya lebih keras Dam "
"Iya bu, apa ibu akan pulang sekarang biar Adam mengantar ibu bagaimana. "
"Boleh Dam, ibu pun ingin segera pulang, ibu akan ada arisan nih. Gak bisa kalau harus ditinggalin begitu aja "
"Yaudah, ibu pulang dulu Va, kamu jaga baik-baik anak Adam ini. Kalian ini jangan bertengkar terus ya harus akur terus dong. Kan sebentar lagi bakal punya anak " pamit ibu mertunya.
"Iya bu pasti akan selalu aku jaga. Ibu bilangin aja mas Adamnya jangan suka bikin masalah aja sama aku ini. "
Setelah itu ibu mertunya Adam pergi, Adam bahkan sama sekali tak pamitan kepada Iva. Dia masih kesal atas kelakuan istrinya yang memberitahu kelakuannya pada ibunya.
Iva ini seperti ancaman saja. Tidak seperti Inara yang pasrah dengan dirinya meski terus-terusan membutnya marah. Inara lebih baik dari pada Iva.
***
Inara segera bangkit lalu melihat dirinya dicermin. Lebam dan luka sobek di bibirnya. Adam sangat keterlaluan sekali.
Inara segera mengusap air matanya "Semangat Nara, semangat kamu pasti bisa menghadapi semuanya sendirian. Kamu jangan menyerah "Inara mencoba menyemangati kembali dirinya sendiri.
Tiba-tiba pintu terbuka dan menanpakan Iva yang membawa baskom berisi air hangat dan sebuah handuk.
"Ini aku bawakan air hangat untuk mengopres lebam bu itu. Segera besihkan ya. Maaf bila selama ini aku menyakiti mu. Karena merebut suamimu " entah angin dari mana Iva berbicara seperti itu.
"Kamu baru sadar ya kalau itu salah. Perbuatan kamu sama mas Adam membuat aku hancur Va. Kau tau bahkan sekarang aku sudah mati rasa. Tak bisa menjelaskan bagaimana sakitnya dikhianati, diselingkuhi. Aku fikir menikah itu menyenangkan tak akan ada rasa sakit. Namun aku salah. Sebenarnya apa kekuranganku. Apa kesalahan ku Va. Sampai mas Adam menduakan aku "
__ADS_1
"Mungkin sekarang gak bisa di jelasin alesan aku kenapa, aku mau sama mas Adam, namun suatu saat kamu akan tau Nara. Lambat laun kamu akan tau semuanya. Segeralah obati. Besok kau bekerja. Masa iya wajahmu lebam seperti itu. Akan banyak bertanya nantinya sama kamu. Jika perlu besok tutupi lah luka mu itu"
"Terimakasih " jawab Nara tanpa melihat wajah Iva.
Iva segera pergi menutup pintu pelan-pelan. Hatinya tiba-tiba kasihan pada Nara. Hidupnya hancur. Dia akan menuntaskan semuanya dengan cepat 2 bulan lagi. Nara akan kembali bahagia. Aku tak akan mengganggu hidup Nara kembali.
Segera Nara mengambil baskom itu da mengopresnya dengan perlahan. Ini sakit sekali.
Semoga saja besok Bian tak memperhatikan wajahnya. Bisa bahaya kalau Bian tau, Adam bisa-bisa dipecat dari pekerjaannya. Itu jangan sampai terjadi.
Meskipun Adam jahat padanya, tapi hatinya masih menyayangi Adam. Adam cinta pertamanya laki-laki pertama yang bisa memeluhkan hatinya. Dan mau menikahinya juga meski orang tuanya tak merestuinya.
**
Adam sekarang sedang ada dirumah Shinta. Selepas mengantar ibunya dia langsung pergi kerumah Shinta pacar barunya. Sungguh Adam laki-laki brengsek.
Pulang kerumah sekarang bukan tujuan utamanya. Percuma punya istri dua tapi tak berguan satu pun. Hanya bisa bikin emosi saja. Jadi mending bersama Shinta saja yang bisa membuatnya bahagia. Memberikannya apa yang dirinya mau.
"Kamu maunya dimana. Aku ikut aja. Terserah kamu sayang " jawab Adam sambil menciumi tangan Shinta.
"Emm aku pengen makan stek boleh kan sayang "
"Boleh dong sayang. Apa sih yang engga buat kamu. Apapun yang kamy inginkan akan aku kabulkan semahal apapun akan aku beri hanya untukmu "
"Lalu dengan Nara bagaimana, apakah kau seroyal ini pada Nara sama seperti padaku"
"Jangan bawa-bawa nama dia Shinta. Aku tak suka waktu berdua kita itu membahas tentang Nara. Aku sedang bertengkar dengarnya. Tidak lah, aku gak akan seroyal ini pada Nara"
"Baiklah sini peluk dong " Adam dengan senang hati memeluk Shinta.
__ADS_1
**
"Kau tau Dave aku entah kenapa menjadi merasa bersalah pada Inara. Dia sudah di duakan lalu selalu disiksa dan ibu mertuanya juga tak menyanginya. Rasanya aku ingin segera mengakhirinya. Penderitan Nara sangat banyak Dave" curhat Iva.
Sekarnag Iva sedang ada disebuah restoran dengan pacarnya Dave. Sudah janjian tadi untuk ketemu, sudah lama kan tak bertemu jadi kangen banget dan pengen habisan waktu bersama-sama.
"Iya aku tau, tapi kamu harus sabar. Sebentar lagi tujuan kita akan tercapai. Lebih baik sekarang kamu makan ya kasihan anak kita "
"Iya Dave. Kau tau aku juga merasa Adam selingkuh lagi deh, sikapnya itu udah berubah Dave "
"Yaudah biarin aja, apa kamu sekarang mencintainya Va jujur sama aku jangan ada yang disembunyiin"curiga Dave.
"Tidak. Aku tidak mencintainya. Hanya saja aku tak mau sampai diselingkuhi saja "
"Ya sudah kalau itu terbukti, aku tak akan melarangmu untuk membalasnya "
"Dave itu bukannya Adam ya. Dia bersama siapa" tanya Iva yang tiba-tiba melihat keberadaan Adam yang datang bersama seorang perempuan.
"Hemm mungkin saja firasatmu benar sayang, Adam selingkuh. Kau jangan bergerak sekarang. Nanti aku akan membantu mu untuk melabrak mereka berdua. Perlahan saja ya. Dan segera kumpulkan berkas berharga dari Adam beserta uangnya. Tak perlu menunggu kau melahirkan kita akan rebut semuanya "
"Baiklah , sebelum pergi aku akan memberi pelajaran dahulu pada Adam karena sudah berani menduakan aku ini lihat saja. Aku bukanlah Nara yang diam atas semua keputusan Adam "
"Bagus sayang. Kau memang wanita hebat "
Iva sebenarnya sakit hati, ternya seperti ini ya ada di posisi Inara. Menyakitkan juga ingin menangis tapi ada Dave. Nanti bisa-bisa perang dunia lagi.
Sabar, sabar sekarang hanya perlu sabar dan semuanya akan berjalan dengan baik-baik saja. Adam si kurang ajar ternyata berani menyelingkuhinya.
Perempuan itu akan habis olehnya awas saja. Tak ada kata ampun untuk mereka berdua. Akan aku kumpulkan bukti perselingkuhan Adam.
__ADS_1
Iva segera memakan makannya dengan rasa kesal yang memuncak. Utung saja anak yang dikandungnya bukan anak s brengsek Adam.