
Keluarga Neo
Terlihat di pintu masuk, seorang pemuda dengan tubuh yang cukup kekar, berjalan dengan tegak dan terlihat gagah dengan memakai pakaian militer, pemuda tersebut berjalan memasuki aula, dan menjadi pusat perhatian.
Terdengar desas desus dari orang yang datang, meraka semua sangat kagum kepada pria yang sedang berjalan memasuki aula, apa lagi kaum perempuan, mereka bahkan ada yang sedikit histeris melihat pria tersebut, dan juga pria tersebut membuat pria lain yang berada di sana iri menjadi pusat perhatian para gadis, dan pencapaian yang di capainya.
Pemuda tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Jeri Neo, anak kedua dari Jarvice Neo, ketika dia memasuki aula, banyak yang menyapanya tapi tidak dia menanggapi sapaan setiap orang yang menyapanya, dan terus berjalan masuk ke dalam aula.
Dan di saat yang bersamaan, terlihat raut wajah Jarvice Neo, berubah sangat cerah, dan bahagia melihat anak kebanggaannya sudah datang, dan dengan bangga dia berjalan bergegas pergi untuk menyambut Jeri.
"Jeri… ayah sangat senang kamu bisa pulang hari ini, dan ini juga adalah sebuah kejutan untuk Nenek di hari ulang tahunnya, sebenarnya kamu tidak perlu repot-repot untuk pulang jika kamu sedang sibuk, kami semua juga sangat mengerti…" Ucap Jarvice Neo, setelah berada di depan Jeri, yah sebenarnya dia hati Jarvice juga menginginkan Jeri untuk pulang.
"Demi Nenek aku menyempatkan pulang… dan juga kebetulan aku juga di tugaskan untuk mempersiapkan sebuah acara penyambutan, karena Lord Jendral akan datang ke Divisi Perang Kota Taraka… karena aku buru-buru jadi tidak sempat menyiapkan hadian untuk Nenek" Jawab Jeri.
"Tidak apa Jeri… ibu yakin Nenek juga pasti mengerti… dan juga dengan kedatangan kamu, adalah hadiah terbaik bagi Nenek, Nenek pasti sangat bahagia…" Ucap Seorang wanita yang berjalan di belakang Jarvice, wanita tersebut adalah ibu Jeri bernama Erni Lie.
Erni Lie sendiri sangat cantik dan seksi walau sudah memiliki umur, tapi karena dia selalu merawat diri, jadi tidak terlihat tua, dan juga memiliki bentuk tubuh yang bagus.
Dari arah dalam berjalan seorang wanita dengan memakai pakaian yang cukup mewah, walau wajahnya tidak lagi muda, tapi dengan pakaian yang dia pakai, terlihat 10 tahun lebih muda, wanita tersebut adalah Sushi Neo, atau Nenek dari kelurga Neo yang saat ini sedang berulang tahun.
"Jeri… kamu sudah pulang…?" Ucap Sushi Neo, yang berjalan dari dalam aula.
" Iya Nenek… maaf aku tidak membawa hadian untuk Nenek… karena aku juga pergi terburu-buru, jadi tidak mempersiapkan hadian untuk Nenek…" Ucap Jeri, dengan berlutut di hadapan Sushi Noe.
"Tidak apa-apa Jeri… dengan kamu bisa pulang dan menghadiri acara ulang tahun Nenek, Nenek sudah sangat bahagia…" Ucap Sushi Neo, dengan ekspresi wajah yang bahagia menatap ke arah Jeri, dan membantu Jeri berdiri.
Suasana di tempat Jarvice, di saat ini penuh dengan senyum bahagia, tapi berbeda hal di meja lain, terlihat 3 orang dengan wajah yang sangat kusut dan menatap tajam penuh amarah ke arah orang-orang yang berada di sekitar Jarvice, 3 orang tersebut adalah Rere, Herman dan Novi.
Untuk Viky, dia terlihat santai, karena tidak punya dendam apa pun, dan juga dia tidak mengenal orang-orang yang hadir di sana. namun dia menyadari dengan perubahan 3 orang yang ada di dekatnya, jadi dia pun berpikir bahwa orang yang baru saja datang adalah orang yang punya urusan dengan mereka.
__ADS_1
"Jarvice… karena semua anggota keluarga sudah berkumpul, jadi acaranya bisa di lanjutkan kembali…" Ucap Sushi, melihat ke arah Jarvice dan memerintahkan Jarvice, untuk melanjutkan kembali acaranya, dan dia pergi naik ke atas panggung dan duduk di sebuah kursi yang sudah di sediakan.
Setelah menerima perintah dari Nenek, Jarvice bergegas ke panggung dan menyuruh pembawa acara melanjutkan kembali acaranya yang sempat terhenti saat kedatangan Jeri.
Si pembawa acara pun kembali melanjutkan acaranya dan mengumumkan siapa dan membawa hadian apa, serta di persilahkan untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Sushi Neo.
Banyak hadiah yang di berikan, mulai dari Tea yang berkualitas, lukisan, guci dan barang-barang lainnya yang mungkin harganya tidak lebih dari 10 juga, dan itu juga tidak menjadikan Sushi Noe tertarik dan hanya menerima kemudian setelahnya di simpan di belakang.
Tidak lupa juga dengan mitra dan perusahaan yang bekerja sama dengan keluarga Neo, mereka juga memberikan hadiah yang hampir sama dengan yang lain, tapi dengan kualitas barang dan harga juga bisa terbilang lumayan tinggi, berkisar antara 10 juta sampai 100 juta.
Setelah orang luar selesai mengucapkan selamat dan memberi hadian kepada Nenek, tiba saatnya orang-orang inti dari keluarga Neo yang mengucapkan selamat dan memberi hadian kepada Nenek. di mulai yang termuda hingga yang tertua.
Untuk kalangan muda dari keluarga Neo memang hadiah yang di berikan tidak terlalu mahal harganya, karena kebanyakan dari mereka masih bekerja mengikuti orang tuanya dan belum memimpin sebuah perusahaan atau dapat menjadi penanggung jawab sebuah proyek.
"Sekarang tiba saat yang di nantikan oleh semua orang, karena yang akan memberikan hadiah adalah keluarga inti dari keluarga Neo. atau anak langsung dari Sushi Neo yang berulang tahun hari ini…" Ucap Pembawa acara.
Mereka berjumlah 7 orang, 3 perempuan, dan 4 laki-laki, tapi setelah Herman di usir keluarga Neo mengumumkan keluarga intinya berjumlah 6 orang.
Yang ke 2 Jarvice Neo
Yang ke 3 Pedro Neo
Yang ke 4 Rio Noe
Yang ke 5 Calya Neo
Yang ke 6 Sima Neo
Yang ke 7 Vansa Neo
__ADS_1
"Yang pertama memberikan hadiah adalah Nyonya Vansa Neo, Vanesa Neo memberikan hadiah Tea Ginseng 300 gram dari Jiangnam, baik untuk kesehatan dan juga juga bisa menjaga kebugaran tubuh…" Ucap si pembawa acara.
Si pembawa acara kemudian mengumumkan orang yang selanjutnya, Sima Noe memberikan Hadiah sebuah Guci antik, Calya Neo memberikan hadian sebuah Gaun yang terbuat dari sutra, Rio Noe memberikan sebuah gelang Jade Hijau, Pedro memberikan Hadian Piring guci dari dinasti Ming, dan yang terakhir Jarvice Neo memberikan sebuah lukisan harimau ular terbang.
"Baiklah… karena sekarang semua orang sudah memberikan hadiah, jadi sekarang kita tanyakan hadiah dari siapa yang paling di sukai…" Ucap Si pembawa acara dan berjalan menghampiri Sushi Neo.
Karena melihat acara sudah berada di puncaknya, Viky berjalan ke depan dengan membawa sebuah kotak di tangannya, dan semua orang menatap ke arah Viky, karena mereka pun baru melihat Viky, semua orang bertanya-tanya siapa pria muda dan terlihat gagah, walau pakaian yang dia pakai terlihat sederhana dan tidak terlalu mencolok.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...