Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 93 Satu Masalah Selesai


__ADS_3

Satu Masalah Selesai


"Baiklah kalau begitu… karena kamu tidak mau membantu aku lagi, nanti akan aku pikirkan caranya bagaimana, tapi kita masih bisa berteman kan walau pun kamu sudah menikah nanti…" Ucap Citra menjawab pertanyaan Viky sekaligus bertanya.


"Baguslah kalau begitu… yah kita masih bisa berteman kok walau nanti aku sudah menikah juga, dan ada satu lagi, kata kamu, kamu akan memberikan untukku, mana hadiahnya…?" Jawab Viky sekaligus bertanya.


"Tidak jadi… karena yang membereskan masalah ini bukan kamu, dan juga makan di sini juga karena Aldo bukan karena kamu… we…we…" Jawab Citra, setelah berkata Citra menjulurkan lidahnya ke arah Viky.


"Tapi kan jika aku tidak membantu ayah kamu untuk berbicara kepada Tuan besar, apa Tuan besar akan bertindak dan memerintahkan Viky…" Jawab kembali Viky,


"Tapi kan hadiahnya sudah kamu dapatkan…" Jawab Citra kembali.


"Sudah aku dapatkan… apa memangnya…? aku tidak pernah mendapatkan hadian apa pun dari kamu…" Ucap Viky dengan bingung.


"Ketika di hotel kamu masuk ke kamarku di saat aku tidak memakai baju… nah itu hadian untuk kamu karena sudah membantu aku…" Jawab Citra, dengan wajah memerah karena malu mengingat kejadian saat di hotel.


"Jadi cuma segitu hadian yang aku terima… tapi jika aku membantu kamu untuk mengucapkan rasa terima kasih kamu kepada Aldo, aku akan dapat hadiah yang lebih dari itu yah…?" Ucap Viky menggoda Citra.


"Tidak… tidak akan… karena tadi kamu bilang tidak mau membantu aku jadi aku berubah pikiran, tidak akan memberi kamu hadian…" Jawab Citra dengan nada yang sedikit ketus kepada Viky.


"Baiklah kalau begitu, aku tidak akan membantu kamu lagi, tapi aku hanya bisa berkata bahwa Aldo adalah orang yang sangat dingin dan sulit untuk di ajak berbicara dengan orang baru…" Jawab Viky dengan sedikit lemas.


Sebenarnya Viky hanya berakting meminta hadiah kepada Citra, karena jika tidak di lakukan maka Citra akan mengetahui bahwa Viky sedang akting dan membohongi Citra. dan juga jika itu orang lain, pasti sudah dari awal akting Viky sudah terbongkar.


"Krek…" pintu ruangan terbuka, Aldo dan beberapa pelayan mengikuti dari belakang dan membawa makana yang akan di sajikan.


"Tuan… maaf sudah membuat anda menunggu lama, karena tadi ketika di dapur ada sedikit kesalahan…" Ucap Aldo setelah berada di dekat Viky.


Citra yang melihat Aldo bersikap begitu hormat kepada Viky, dia mengernyitkan alisnya, jika bisa di lihat mungkin di atas kepala Citra ada sebuah tanda tanya besar dan bercahaya pula.


Disaat Citra memperhatikan Viky dan Aldo karena ada yang aneh di antar mereka berdua, tapi perhatian Citra teralihkan setelah para pelayan menyajikan makanan di atas meja karena makanan yang berada di meja adalah makanan yang tidak seperti biasanya di sajikan di ruangan kelas rendah yang ada di Siren Country.


Karena Mereka sekarang ada di ruangan kelas rendah, jadi pikiran Citra makanan yang di sajikan juga adalah makan biasa, tapi makanan yang ada di depan Citra sekarang semuanya adalah makanan kelas atas, memang Citra sendiri belum pernah masuk ke ruangan kelas atas dan makan di sana, tapi bukan berarti Citra tidak mengetahui perbedaan menu di setiap kelas ruangan yang ada di Siren Country.

__ADS_1


"Viky… kenapa semua makanan ini terlihat berbeda dari biasanya…" Tanya Citra dengan bingung kepada Viky, tapi matanya masih menatap ke arah makanan yang tersaji di meja.


"Ini juga berkat Aldo dan Tuan Besar, jadi walau kita makan di ruangan seperti ini, makanan yang di sajikan pun tidak seperti biasanya…" Jawab Viky, yang menyadari keanehan dari Citra.


Namun Aldo yang berada di samping Viky, dia sedikit bingung dan mencoba memahami situasi yang terjadi.


"Benar Nona Citra… ini semua di berikan oleh Tuan besar untuk Nona… aku hanya melaksanakan perintah dari Tuan besar…" Ucap Aldo setelah memahami situasi yang terjadi.


"Oh seperti itu… tapi tetap saja jika tidak ada Tuan Aldo mungkin semua ini tidak akan terjadi, kalau aku dan Viky saja, pasti yang di sajikan adalah makanan yang biasa…" Jawab Citra yang melihat ke arah Aldo.


Aldo bingung harus menjawab seperti apa pernyataan dari Citra, karena peryataan dari Citra adalah salah, jika Aldo tidak ada… maka, makanan yang ada di meja akan lebih dari ini, karena tadi Aldo pergi ke dapur untuk mengurangi makanan yang akan di sajikan, sebab itu perintah dari Viky lewat pesan teks sebelum Viky memasuki ruangan.


Awalnya Aldo sedikit bingung kenapa Viky memintanya untuk mengurangi makanan yang di sajikan tapi sekarang dia akhirnya mengerti kenapa Viky menyuruh dia.


"Nona Citra tidak perlu berbicara seperti itu… Nona Silahkan menikmati hidangan yang sudah ada, jika kurang Nona Citra jangan sungkan untuk meminta kembali…" Ucap Aldo, dengan nada merendah dirinya, tapi bukan maksud merendahkan diri kepada Citra tapi kepada Viky.


"Tuan Aldo jangan terlalu merendahkan diri sendiri seperti itu, aku sudah tahu dari Viky, bahwa Tuan Aldo adalah tangan kanan Tuan Besar… jadi semua ini juga berkat Tuan Aldo… dan juga semua ini lebih dari cukup untuk kita ber 3 makan…" Jawab Citra.


Beberapa saat kemudian akhirnya mereka ber 3 selesai makan.


"Tuan Aldo, Viky terima kasih atas makan malamnya…" Ucap Citra setelah selesai menyantap makanan yang ada di meja, melihat ke arah Viky dan Aldo secara bergantian.


"Sama-sama… Citra malam juga sudah aga larut, tidak baik jika seorang perempuan pulang sendiri, bagaimana kalau kamu aku antar pulang…" Jawab Viky, sekaligus menawarkan diri untuk mengantar Citra.


"Tidak… Terima kasih Viky, aku tidak enak kepada calon istri kamu jika dia tahu kamu mengantar seorang wanita pulang malam-malam begini… dan juga aku membawa mobil ke sini, jika di antar kamu terus mobilku bagaimana…" Jawab Citra menolak tawaran Viky.


"Jika kamu tidak mau di antar pulang olehku karena aku sudah mempunyai calon istri bagaimana kalau kamu di antar oleh Aldo…" Jawab Viky, dan kembali bertanya kepada Citra.


"Itu lebih tidak enak lagi… Tuan Aldo mungkin ada urusan lain yang lebih penting yang harus di kerjakan, dari pada mengantar aku pulang… jadi aku bisa pulang sendiri…" Jawab Citra, kembali menolak tawaran Viky.


"Aldo… apa setelah ini kamu ada sesuatu yang penting yang akan di kerjakan…?" Tanya Viky berbalik melihat ke arah Aldo.


"Tidak ada… hari ini aku sedang tidak sibuk…" Jawab Aldo.

__ADS_1


"Aldo sedang tidak sibuk sekarang jadi kamu bisa di antar pulang oleh Aldo…" Ucap Viky berbalik melihat ke arah Citra.


"Baiklah kalau begitu… aku tidak bisa menolak lagi, tapi bagaimana dengan mobilku…" Jawab Citra, dan juga dia sadar bahwa Viky sedang membantunya untuk dapat mendekatkan dirinya kepada Aldo


"Untuk mobil Nona… nanti aku bisa menyuruh orang untuk mengantarkannya ke rumah Nona…" Ucap Aldo, memberi saran lain.


Setelah Aldo selesai berkata, mereka ber 3 pun pergi meninggalkan ruangan tersebut dan pergi ke arah parkiran mobil, tapi di tengah jalan Viky memisahkan diri dengan alasan kepada Citra bahwa mobil Viky berada di arah berlawanan dengan mobil Citra.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2