
Warisan Kakek Viky
Viky sedikit kaget mendengar Ucapan dari pimpinan 1, bukan karena Viky di perintah untuk memanggilnya kakek tapi tentang hubungan di antara mereka yang lebih dekat.
"Maaf… aku tidak mengerti dengan apa yang pimpinan 1 maksud…? bukan aku tidak mau memanggil pimpinan 1 dengan sebutan kakek… aku tidak keberatan untuk hal itu… tapi aku tidak mengeri dengan hal yang membuat hubungan kita sangat dekat… bisa tolong jelaskan kepada aku maksud dari perkataan itu…" Ucap Viky bertanya karena dia tidak mengerti dengan apa yang pimpinan satu maksudkan dengan hubungan di antara mereka sangat dekat.
"Aku tidak bisa menjelaskannya semuanya sekarang… mungkin nanti ketika kamu datang berkunjung ke Divisi perang pusat Montana, akan aku beritahu semuanya kepada kamu… tapi sebelum memberitahu kamu sedikit alasan dari hubungan kita ada satu pertanyaan yang ingin aku tahu dan aku dengar sendiri jawabannya dari kamu…" Jawab Pimpinan 1.
"Pertanyaan apa itu…? jika hal tersebut bisa aku beritahu, maka aku akan menjawabnya… karena ada beberapa hal yang tidak boleh di beritahukan kepada orang lain secara sembarangan…" Jawab Viky dengan sedikit penasaran.
"Aku mengerti akan hal itu… tapi pertanyaan ini bukan bermaksud membuka sesuatu yang rahasia… aku hanya ingin tahu secara langsung dari kamu…. apa benar kamu akan mengambil tugas sebagai pimpinan tertinggi Divisi perang Montana…?" Ucap Pimpinan 1 yang mengerti dengan arti sebuah rahasia, dan bertanya kepada Viky.
"Sebelum aku menjawabnya… aku juga ingin tahu terlebih dahulu siapa orang yang memberikan 2 barang ini… dan apa kata-katanya mewakili Divisi perang pusat Montana…? Jawan Viky yang kembali bertanya serta dia mengeluarkan 2 buah benda dari saku celananya dan 2 buah benda tersebut adalah sebuah Cincin Naga Hitam dan sebuah Medali Naga Hitam.
"Yah… bisa di bilang kata-katanya mewakili Divisi perang pusat Montana… dan orang yang memberikan ke 2 barang ini kepada kamu bernama Sudon Pimpinan ke 4 dari Divisi perang pusat Montana…" Jawab Pimpinan 1, dia cukup mengerti setelah melihat ke 2 barang yang ada di tangan Viky, apa lagi setelah melihat medali Naga Hitam.
"Lantas apa maksud dari ke 2 barang ini…?" Ucap Viky yang kembali bertanya, dia bertanya seperti itu, karena dia juga penasaran kenapa pimpinan ke 4 memberikannya sebuah medali Naga Hitam, dan untuk cincin Naga Hitamnya, dia sudah tahu bahwa itu pemberian dari orang yang pernah bertemu dan mengobrol dulu saat di medan perang.
Pimpinan 1 menarik napas dalam-dalam.
"Baiklah… aku akan sedikit menjelaskan semuanya kepada kamu tentang Divisi perang… Di dalam Divisi perang Montana… kepemimpinan terbagi menjadi 4 komando, dimana ke 4 pemimpin ini mempunyai tugas masing-masing dan setiap pemimpin memiliki ciri dengan medali yang berbeda-beda… untuk aku Pimpinan 1 memegang Medali Elang Emas… Pimpinan 2 memegang Medali Harimau putih… Pimpinan 3 memegang Medali Bintang merah dan untuk yang terkahir adalah Pimpinan 4 memegang Medali Naga Hitam yang ada di tangan kamu…" Ucap Pimpinan 1 menjelaskan.
"Lantas cincin ini…? Pimpinan ke 4 bilang kepada aku di saat dia memberikannya, bahwa cincin ini di berikan oleh pimpinan ke 3 untuk aku…?" Lanjut Viky bertanya, karena pimpinan 1 tidak menjelaskan apa maksud dari cincin Naga hitam yang ada di tangannya.
__ADS_1
"Cincin itu sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Divisi perang, karena cincin tersebut adalah milik pribadi dari pimpinan ke 3, dan Cincin tersebut adalah barang berharga milik pimpinan ke 3… aku tidak bisa menjelaskannya kepada kamu tidak lebih dari itu… mungkin kamu bisa menanyakannya sendiri kepada pimpinan 3 untuk lebih rinci tentang cincin tersebut…" Jawab pimpinan 1, menjelaskan tentang Cincin Naga Hitam yang ada di tangan Viky.
Kemudian pimpinan 1 mengeluarkan 2 buah medali dari dalam sakunya… yaitu medali Harimau putih dan medali Bintang merah serta melepaskan Medali Elang Emas miliknya yang terpasang di bajunya…
"Nak aku tidak punya banyak waktu lagi di sini… jika kamu mau menerima tugas menjadi pimpinan tertinggi Divisi perang Montana, kamu bisa ambil ke 3 mendali ini… jika tidak, kamu tidak usah mengambilnya…" Lanjut pimpinan 1 dengan memberikan ke 3 medali yang ada di tangannya kepada Viky.
Viky sempat ragu-ragu untuk mengambil ke 3 medali yang ada di tangan pimpinan 1.
"Medali-medali ini tidak ada hubungannya dengan perjodohan antara kamu dan cucuku… untuk masalah pasangan kamu… kamu bebas memilih untuk bersama siapa… bukan aku tidak menepati janji aku dulu… tapi aku tidak mau memaksakan hati seseorang untuk bersama dengan yang lain…" Lanjut Pimpinan 1 berkata, karena dia melihat Viky yang ragu-ragu, dan dia pikir Viky bersikap seperti itu karena Viky takut jika menerima medali ini, maka dia mau tidak mau harus menikahi cucunya.
"Baiklah… aku akan mengambil tugas sebagai pimpinan tertinggi… Untuk saat ini aku belum bisa memastikannya kapan aku akan menerima tugas ini secara resmi… jadi selama aku belum mengambil tugas ini, aku akan merepotkan kakek untuk sementara waktu dan mengurus semuanya…" Jawab Viky dengan mengambil ke 3 medali yang ada di tangan pimpinan 1.
Pimpinan 1 sedikit tersenyum setelah Viky mengatakan hal itu, entah karena Viky mengambil tugas menjadi pimpinan tertinggi atau karena Viky memanggilnya kakek.
"Tidak apa-apa Nak… aku juga sudah tahu semuanya dari Antika… sebelum dia pergi dia menceritakan semuanya terlebih dahulu kepada aku, dan hal itulah yang membuat dia pergi… tapi kamu tidak perlu memikirkannya, mungkin nanti dia juga akan bertemu dengan seorang laki-laki yang cocok dengannya…" Ucap pimpinan 1 dengan menepuk pundak Viky, dan mencoba menenangkan Viky, takut Viky merasa bersalah kepada dia dan juga Antika, karena menggagalkan perjodohan tersebut.
"Ada 1 lagi yang ingin aku berikan kepada kamu…" Lanjut pimpinan 1 berkata dan dia mengeluarkan sebuah Balok pangkat berwarna merah dengan 6 bintang Emas di atasnya.
"Ini adalah tanda dari pimpinan tertinggi… selama beberapa tahun ini, tidak ada orang yang memakai tanda ini, karena mungkin tidak ada orang yang pantas untuk memakainya untuk menggantikan orang sebelumnya… bahkan aku pun tidak pantas untuk memakai tanda ini… tapi setelah aku melihat kamu secara langsung dan mendengar banyak cerita dari orang-orang terdekat aku, aku yakin kamu sudah pantas untuk menerima tanda ini…" Lanjut pimpinan 1 berkata dengan menyerahkan tanda balok bintang 6 kepada Viky.
Viky sedikit mengernyitkan alisnya melihat tanda balok bintang 6 yang ada di tangan pimpinan 1, dan seketika pikiran Viky kembali ke 15 tahun yang lalu, dimana saat itu dia masihlah seorang anak kecil yang berumur sekitar 9 tahun.
...****************...
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...
__ADS_1