
Petugas Keamanan Yang Baru
"Kalian semua bawa dia keluar dan urus dia… cukup beri dia pelajaran saja, jangan sampai mati…" Ucap Kent memberikan perintah kepada 6 orang yang baru saja datang.
"Baik tuan…" Jawab salah seorang di antara mereka.
Tanpa ada intrusi lain lagi, 2 di antara mereka langsung menyeret secara paksa ketua keamanan yang posisinya masih bersujud.
"Tuan… tolong ampuni saya tuan… saya mohon tuan… tuan… tuan… tolong ampuni saya tuan…" Ucap ketua keamanan yang terus memohon kepada Viky, sambil mencoba melepaskan cengkraman dari ke 2 orang yang di perintahkan oleh Kent, namun hal itu percuma saja, bukan karena masalah postur tubuh dan juga tenaga, melainkan karena di cengkram oleh 2 orang, jika oleh 1 orang mungkin saja ketua keamanan masih bisa untuk melepaskan diri.
Sekeras apa pun ketua keamanan memohon, baik itu Kent atau Viky, mereka ber 2 sudah tidak perduli lagi, karena sebuah kesempatan sudah di berikan, akan tetapi tidak di terima dengan baik, jadi yang seperti itu lah akibatnya.
Teriakan memohon dari ketua keamanan tersebut pun masih bisa terdengar bahkan hingga pintu ruangan Kent sudah di tutup.
Ketika hal itu terjadi, penjaga keamanan yang satu lagi yang datang bersama Kent tadi, raut wajahnya terlihat sangat rumit, serta sudah di basahi dengan keringat dingin, dan tubuhnya tidak berhenti bergetar, yang tentunya karena dia sangat ketakutan, walau pun dia juga tidak tahu kesalahan besar apa yang dia lakukan, tapi melihat ketua keamanan yang di panggil berbarengan bersama dengan dia, di perlakukan seperti itu, dia berpikir bahwa dia juga setidaknya akan mengalami hal yang sama, namum waktunya saja yang berbeda.
"Dan Untuk kamu…" Ucap Viky sambil menunjuk ke arah penjaga keamanan yang satu lagi.
"Dug…" Jantung penjaga keamanan berdebar lebih kencang, dan ketika Viky berkata seperti itu, dia hanya menundukkan kepalanya, tidak berani untuk melihat ke arah Viky.
"Mulai besok kamu bukan lagi penjaga keamanan biasa, tapi kamu adalah ketua Divisi bagian keamanan… Kamu pergi ke bagian HRD sekarang untuk mengurus semuanya…" Ucap Viky dengan nada dingin karena dia masih merasa sedikit kesal terhadap ketua keamanan tadi namun tatapan matanya tidak tajam seperti di saat Viky menatap ketua keamanan tadi.
"Ma-Maaf tuan… apa saya tidak salah mendengarnya tuan…" Jawab petugas keamanan tersebut dengan terbata-bata, dan ada rasa tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar, karena di pikirannya, dia tidak pernah membayangkan bahwa dia akan menjadi ketua Divisi keamanan, dan hal itu juga di luar atas apa yang dia pikirkan sebelumnya.
"Tidak… kamu tidak salah dengar… apa kamu keberatan, menerima jabatan sebagai ketua Divisi keamanan…?" Ucap Viky bertanya, namun nadanya sekarang terdengar lebih santai, karena emosi Viky juga sudah lebih stabil.
"Tidak tuan… saya sama sekali tidak keberatan… hanya saja menurut saya, di luar sana masih banyak orang yang lebih layak untuk menerima jabatan ini, dan di bagian keamanan juga ada yang lebih layak dari pada saya, mereka semua sudah terlatih dan juga memiliki sertifikat petugas keamanan yang lebih tinggi dari pada saya…" Jawab petugas keamanan tersebut menjelaskan, dengan sangat hati-hati karena dia takut salah bicara.
"Memang di luar sana banyak, tapi jangan berbicara masalah orang luar, kita berbicara dengan orang yang sudah ada di sini… mereka memiliki sertifikat dan sudah terlatih namun belum tentu bisa menjamin kualitas yang baik seperti contoh orang tadi, berpendidikan tapi tidak punya etika dan karakter yang baik… dan untuk yang lain, aku tidak tahu bagaimana kualitas mereka seperti apa… akan tetapi aku sendiri sudah tahu kualitas kamu seperti apa di saat kita bertemu beberapa menit yang lalu di bawah…" Jawab Viky atas pernyataan dari si petugas keamanan tersebut, namun entah karena hal apa, petugas keamanan hanya diam mematung dan tidak menanggapi perkataan dari Viky lagi.
__ADS_1
Kemudian Viky melanjutkan perkataanya lagi.
"Satu lagi… untuk masalah biaya operasi anak kamu… kamu tidak perlu memikirkannya lagi… aku atau Widya Grup akan menanggung semua biayanya, sampai anak kamu benar-benar sembuh… karena yang terpenting sekarang adalah kamu harus fokus dalam bekerja… bekerjalah dengan baik dan benar…" Lanjut Viky berkata.
Namun di saat Viky selesai berkata, Petugas keamanan tersebut, dia hanya bisa diam tidak bisa berkata apa-apa lagi sambil melihat ke arah Viky dengan tatapan yang tidak percaya dan raut wajah yang terlihat sangat kaget, bagaimana tidak di hatinya dia merasa sangat senang sekali, karena dia akan menerima kenaikan jabatan, dan kenaikan jabatan tersebut secara otomatis gaji yang dia terima pun nanti akan naik, di tambah lagi biaya pengobatan anaknya yang di tanggung oleh Viky atau Widya Grup sepenuhnya sampai anaknya sembuh.
"Te…Terima kasih tuan… terima kasih banyak, saya janji saya tidak akan membuat tuan kecewa… dan saja juga janji akan berkerja dengan baik…" Ucap petugas keamanan tersebut, setelah dia menyandarkan dirinya dari rasa kaget dan rasa tidak percaya atas apa yang dia alami saat ini.
"Kamu tidak perlu berterima kasih kepada aku… karena semua yang kamu terima saat ini adalah buah dari hasil kerja kamu… bekerjalah dengan baik dan benar, jika kamu bekerja dengan baik, hasilnya pun tidak akan mengkhianati kamu…" Jawab Viky dengan sedikit tersenyum.
"Sekarang kamu pergilah ke bagian HRD untuk mengurus semuanya, dan untuk besok, kamu bisa mengambil cuti, untuk mengurus operasi anak kamu… dan untuk tagihan rumah sakitnya kamu katakan kepada pihak rumah sakit untuk mengirimnya ke sini…" Lanjut Viky berkata, dan menyuruh petugas kemananan tersebut atau sekarang bisa di bilang ketua keamanan yang baru untuk bisa pergi dari sana, karena jika Viky tidak menyuruhnya pergi, maka petugas keamanan tersebut tidak akan pergi atau meminta ijin untuk pergi dari sana sampai kapan pun.
Ketika Viky selesai berkata, petugas keamanan pun berpamitan kepada Viky, Kent dan juga Deky, dan dia juga tidak berhenti-hentinya mengucapkan terima kasihnya kepada Viky, bahkan sampai di ujung pintu keluar pun masih mengucapkan terima kasih.
Setelah petugas keamanan tersebut pergi dari sana, baik itu Kent atau Deky, tidak ada yang berkata apa pun, dan hanya melihat ke arah Viky, menunggu apa yang harus di lakukan selanjutnya.
"Kenapa…? apa ada yang salah…?" Ucap Viky bertanya dengan balik melihat ke arah Kent yang melihat ke arah Viky, namun nadanya sedikit bercanda.
"He… he… he… aku hanya bercanda, oh iya… apa kamu sudah bertemu dengan Karev Zi…?" Ucap Viky dengan sedikit tersenyum ke arah Kent, dan kemudian Viky juga kembali bertanya serta mulai serius kembali.
"Kemarin aku sempat bertemu dengan dia… namun aku tidak berbicara banyak, karena aku melihat bahwa dia juga sedang sibuk mengurus pengobatan orang-orangnya… jadi aku hanya menyampaikan apa yang kak Viky suruh aku sampaikan kepada dia…" Jawab Kent.
"Yah sudah kalau begitu… kamu hubungi dia, dan katakan kepadanya nanti malam aku akan berkunjung ke tempatnya, dan katakan juga agar tidak perlu repot-repot menyiapkan sesuatu yang tidak penting seperti yang mau kamu lakukan di sini…" Jawab Viky.
"Mungkin menurut kakak hal itu tidak penting, namun bagi sebagian orang, hal itu sangat penting sekali, karena bisa jadi, untuk memacu agar mereka menjadi lebih semangat lagi…" Jawab Kent.
"Yah sudah terserah kamu saja, yang penting masih dalam lingkaran batas wajar…" Jawab Viky, yang mana dia tidak mau memperpanjang masalah hal yang tidak terlalu penting untuk di bahas lebih lanjut.
"Tok… tok… tok…" Ketika Kent akan menjawab kembali, dari arah pintu masuk terdengar ada yang mengetuk pintu.
__ADS_1
Setelah di persilahkan masuk oleh Kent, orang yang berada di luar pintu masuk pun membuka pintu dan berjalan masuk ke dalam ruangan dan berjalan menuju ke arah Kent.
"Tuan muda… semua yang tuan perintahkan tadi, semuanya telah selesai di siapkan…" Ucap orang yang baru saja masuk tersebut dengan sopan setelah berada di dekat Kent.
"Yah sudah… kamu pergi saja terlebih dulu dan tunggu aku di sana… sebentar lagi, aku, kak Viky dan tuan Deky akan segera menyusul ke sana…" Jawab Kent.
...***************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
__ADS_1
...R"Azk 🥇...