Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 362 Tingkat Kekuatan Palsu


__ADS_3

Tingkat Kekuatan Palsu


Ketika serangan dari tetua ke 1 hampir mengenai Viky, dari arah samping Eagle dengan sigap memblokir serangan tersebut.


"Boom…" Terdengar suara benturan dari 2 energi, yaitu energi serangan dari tetua ke 1 dan juga energi pertahanan dari Eagle.


Ketika benturan tersebut terjadi, Eagle masih dengan santainya memegang kepalan tangan tetua ke 1, namun raut wajah tetua ke 1 terlihat sangat rumit.


"Ka-kamu… tidak mungkin… kamu tidak mungkin bisa menahan serangan dari aku dengan mudah…" Ucap tetua ke 1 dengan rasa tidak percaya dan juga sedikit panik, karena serangan yang dia lakukan bisa di bilang serangan terkuat yang di miliki oleh tetua ke 1, dan serangan tersebut masih mampu untuk melumpuhkan seseorang yang mempunyai tingkat yang sama dengan tetua ke 1 yaitu tingkat kstaria.


"Tidak perlu kaget seperti itu… Serangan yang kamu lakukan ini memang sangat lemah, jadi sangat mudah sekali untuk di tahan… bahakan aku masih sanggup menahan 100 kali serangan yang seperti ini…" Ucap Eagle dengan nada yang sedikit bercanda, dengan posisi tangan yang masih memegang tangan tetua ke 1.


"Tingkat kekuatan kamu berada di tingkat Grand Master… tidak mungkin bisa menahan serangan dengan kekuatan penuh dari seorang yang mempunyai tingkat ksatria… kamu… siapa kamu sebenarnya…?" Jawab tetua ke 1 dengan raut wajah yang bingung dan bertanya kepada Eagle.


"Tadi Lord, sudah mengatakan semuanya siapa kami… apa penjelasan dari Lord tidak jelas… apa karena kamu yang terlalu sombong sehingga tidak mau mendengarkan penjelasan dari Lord… aku beritahu kamu satu hal, jangan hanya menilai sesuatu hanya dari luarnya saja… karena apa yang tampak dari luar belum tentu bahwa hal itu adalah sebuah kebenaran… hargailah setiap orang, walau pun orang tersebut adalah musuh kamu… " Jawab Eagle, sambil meremas sedikit kepalan tangan dari tetua ke 1, seketika itu juga raut wajah tetua ke 1 langsung berubah, dan dari wajahnya mulai mengeluarkan keringat.


"Eagle… tidak perlu basa-basi lagi, tampaknya kita di sini tidak di sambut dengan baik…" Ucap Viky dengan nada yang sedikit berat, karena emosinya sudah naik, dan juga karena tingkat kekuatannya yang secara perlahan naik menuju ke tingkat kekuatan yang sebenarnya yang Viky miliki.


"Maaf Lord… aku hanya ingin bermain sedikit dengan orang yang sangat sombong seperti orang ini… menurut aku, akak lebih sakit jika menjatuhkan kesombongan seseorang dari ketinggian…" Jawab Eagle dengan berbalik melihat ke arah Viky.


Eagle yang melihat bahwa Viky sudah tidak menekan lagi tingkat kekuatannya, dia pun melakukan hal yang sama, yaitu secara perlahan membuka tingkat kekuatan yang sebenarnya, dan bukan hanya Eagle saja, Aldo, Jaguar dan juga Vanteko Ma serta yang lainnya pun melakukan hal yang sama, yaitu tidak menekan lagi tingkat kekuatan yang mereka miliki.


Semua para petinggi dari Keluarga Latimore, tercengang melihat perubahan tingkat kekuatan semua orang-orang dari Viky, mereka semua menatap ke arah Viky dengan tatapan penuh kebingungan dan rasa tidak percaya, karena selama mereka berlatih teknik seni bela diri, mereka baru pertama kalinya melihat teknik yang di gunakan oleh Viky dan juga semua orang-orangnya, yaitu karena Viky dan juga semua orang-orangnya melakukan teknik tersebut dengan sangat baik, dan juga tidak terlihat kesusahan di saat melakukan teknik yang di lakukan tersebut.

__ADS_1


Karena di pikiran semua para petinggi dari Keluarga Latimore, bahwa Viky dan semua orang-orangnya menggunakan tekni seni bela diri peningkatan kekuatan, tapi yang sebenarnya terjadi adalah kebalikannya yaitu Viky menggunakan teknik penekanan kekuatan.


"Lord, sudah memberikan perintah… tadi kamu sudah berani menyerang Lord… jika memang kamu sudah merasa mampu, maka coba lah untuk menahan serang dari aku yang tingkat kekuatannya hanya berada di tingkat Grand Master…" Ucap Eagle dengan berbalik melihat ke arah tetua ke 1, namun aura Eagle sudah berbeda dari sebelumnya, dan tingkat kekuatan Eagle juga bukan pada tingkat Grand Master lagi.


Eagle memusatkan sedikit kekuatannya pada tangan satunya lagi, kemudian dia melancarkan sebuah serangan ke arah tetua ke 1.


"Bruk…" berbarengan dengan serangan Eagle yang menenai tetua ke 1, tangan Eagle yang mencengkram kepalan tangan tetua ke 1 pun di lepaskan.


"Boom…" tubuh tetua ke 1 terlempar beberapa meter dan menabrak sebuah patung yang ada di sana, dan patung tersebut pun hancur. dan tetua ke 1 pun tergeletak tidak bergerak, entah masih hidup atau sudah mati.


Seketika itu juga semua orang-orang dari Viky menyerang orang-orang dari Keluarga Latimore, dengan kekuatan penuh serta kekutan asli mereka masing-masing.


Raut wajah Lino Latimore, terlihat sangat pucat karena melihat tubuh tetua ke 1 yang terpental jauh karena sebuah serangan yang terlihat biasa saja, dan bukan hanya karena itu saja tapi juga karena dia tadi merendahkan orang yang ternyata tingkat kekuatannya jauh berada di atas dia, namun ada sedikit rasa lega, karena bukan dia yang pergi menyerang terlebih dulu, tetapi tetua ke 1, jika tadi dia yang menyerang terlebih dulu, maka nasibnya mungkin akan lebih buruk dari tetua ke 1.


"Semuanya… walau pun saat ini tingkat kekuatan lawan berada jauh di atas kita semua, tapi aku yakin mereka semua memiliki batas waktu… oleh karena itu kita harus mengulur waktu agar mereka semua mencapai batas dari teknik yang di gunakan, dan aku yakin kekuatan mereka juga akan kembali ke tingkat kekuatan yang sebenarnya yang mereka miliki…" Ucap tetua ke 2 dengan maksud memberikan semangat kepada para master dari Keluarga Latimore, dia berkata seperti itu bukan tanpa alasan, karena Keluarga Latimore melatih teknik seni bela diri peningkatan kekuatan.


"Kekuatan inti dari musuh terletak pada 5 orang, dengan kita bekerja sama melawan ke 5 orang tersebut, kita pasti bisa menang…" Ucap Jibsen dengan maksud mengarahkan para tetua dan juga para master dari Keluarga Latimore untuk berfokus menyerang Viky, Eagle, Aldo, Jaguar dan juga Vanteko Ma.


"Benar apa yang di katakan oleh kepala Keluarga… jika kita ingin menang, kita cukup melumpuhkan ke 5 orang tersebut… dan kita juga harus menyatukan kekuatan kita untuk mengalahkan mereka… aku yakin mereka tidak akan mampu untuk melawan kita semua… karena mereka akan mencapai batas dari teknik yang mereka lakukan…" Timpal tetua ke 3 membenarkan kata-kata dari Jibsen.


"Baiklah… kita lawan mereka secara bersama-sama… jangan beri mereka waktu sedikit pun untuk beristirahat… lakukan serangan secara terus menerus dan juga bergantian…" Ucap Jibsen, memberikan perintah kepada para tetua dan juga para master dari Keluarga Latimore, kemudian dia mengeluarkan aura dari energi kekuatannya dan ikuti oleh para tetua dan juga para Master dari Keluarga Latimore, yang mana mereka juga mengeluarkan aura dari tingkat kekuatan mereka masing-masing.


Setelah Jibsen selesai berkata, dia pun pergi berjalan menuju ke arah Viky dengan aura serta energi dari kekuatan yang Jibsen miliki, menyelimuti tubuhnya, di ikuti oleh para tetua dan juga para master dari Keluarga Latimore.

__ADS_1


Baik itu Jibsen, para tetua dan juga para Master, mereka semua berjalan menuju ke arah Viky, Eagle, Aldo, Jaguar dan juga Vanteko Ma dengan penuh percaya diri, karena di mata mereka kemenangan sudah berada di depan mata.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...

__ADS_1


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...


__ADS_2