Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 237 Arti Dari Sebuah Kerja Sama


__ADS_3

Arti Dari Sebuah Kerja Sama


"Reva… bisa kamu jelaskan sedikit proyek yang akan kamu persentasi kan besok…?" Ucap Viky memulai pembicaraan di saat mereka ber 4 tengah menikmati hidangan yang tersedia di meja.


"Aku sedikit malu jika harus menjelaskannya kepada kamu sekarang… aku takut proyek yang akan aku jalani ini tidak menarik, dan juga proyek ini hanya memiliki sedikit keuntungan…" Jawab Reva, yang kurang percaya diri. atas proyek yang akan dia persentasi kan besok.


"Mau proyek itu hanya memiliki sedikit keuntungan… itu tidak jadi masalah, yang terpenting tidak ada kerugian dalam menjalankan proyek tersebut… jika sebuah proyek memiliki keuntungan besar tapi di saat menjalankannya banyak kerugian yang di dapat, yah untuk apa di jalankan… yang lebih penting lagi, kamu harus percaya pada diri sendiri, kamu bisa menganggap aku sebagai teman atau sebagai orang dari Octa Grup itu terserah kamu… asal kamu bisa nyaman menjelaskan proyek yang akan kamu lakukan…" Jawab Viky memberikan semangat kepada Reva, dan juga membangun rasa percaya diri Reva, agar Reva bisa lebih percaya diri lagi saat menjelaskan proyeknya.


"Baiklah kalau begitu, aku akan menjelaskannya sekarang kepada kamu…" Jawab Reva, kemudian Reva mulai menjelaskan proyek yang akan dia ajukan kepada Octa Grup.


Untuk awal Reva sedikit malu-malu, tapi setelah berjalan 5 menit, dia mulai terbiasa dan dengan lancar menjelaskannya kepada Viky. 20 menit telah berlalu, dari saat Reva mulai menjelaskan proyek tersebut kepada Viky.


"Jadi begitulah rincian dan proses proyek yang akan aku jalani ini, serta semua keuntungan yang akan di dapat… bagaimana pendapat kamu tentang proyek ini, apa ada yang kurang atau ada hal yang bisa di hilangkan untuk meminimalisir pengeluaran di saat proyek ini mulai di jalan kan…" Ucap Reva, di akhir kata penjelasan proyeknya kepada Viky.


"Aku rasa proyeknya cukup bagus, tidak ada hal yang tidak penting yang bisa di hilangkan… semuanya sudah cukup, tapi ada satu hal yang kurang, yaitu tentang siapa yang akan mempromosikan hasil prodak kamu… kamu harus bisa memilih artis yang pas untuk mempromosikan prodak kamu, jika salah memilih artis, maka hasil penjualan yang di dapat tidak akan maksimal… untuk masalah perijinan kesehatan dan uji lab, Octa Grup pasti punya standarnya sendiri… jadi kamu bisa fokus kepada produksi dan penjualan serta promosi yang di lakukan… dan memilih perusahaan ritel mana yang nantinya akan bekerja sama dengan kamu dalam melakukan penjualan…" Ucap Viky menanggapi penjelasan dari proyek yang Reva jelaskan.


"Aku belum memikirkannya sampai ke hal itu, karena kamu tahu sendiri kan… persaingan untuk dapat bisa bekerja sama dengan Octa Grup itu sangat sulit… jadi yang menjadi fokus aku adalah bagaimana caranya untuk dapat bekerja sama dulu, dan untuk hal lain mungkin bisa di pikirkan nanti setelah mendapatkan kontrak kerja dengan Octa Grup…" Jawab Reva, dan memang benar apa yang Reva katakan, persaingan untuk bekerja sama dengan Octa Grup sangat sulit.


"Persaingan dalam bisnis itu bukan hanya masalah kerja sama saja, melainkan seberapa siap kita menjalankan bisnis tersebut… aku berbicara sebagai orang dari Octa Grup, jika persiapan bisnis kamu seperti ini, maka semuanya akan di tolak secara mentah-mentah… karena persiapan kamu hanya sekitar 80% saja… walau keuntungan kecil tapi persiapan yang di lakukan sudah maksimal maka kerja sama pun akan di lakukan… saran dari aku, kamu lebih baik menjadwalkan ulang persentasi kamu, dan lengkapi segala sesuatu yang kurang… lebih baik mengundurkan waktu dari pada kamu menyia-nyiakan kesempatan yang ada…" Jawab Viky menjelaskan dan memberikan saran kepada Reva.


"Dalam melakukan sebuah bisnis, kamu harus berpikir bahwa kamu sudah mendapatkan proyek tersebut, jadi kamu bisa fokus bagaimana menangani proyek tersebut kedepannya, bukan bagaimana caranya kamu mendapatkan proyek tersebut…" Lanjut Viky berkata, dan memberikan sebuah nasihat kepada Reva, tapi maksud perkataan dari Viky bukan hanya kepada Reva saja, melainkan kepada Beben dan juga Rere, dan dia juga berniat untuk merubah manset Reva tentang sebuah bisnis yang akan di lakukan.


"Baiklah jika itu saran dari kamu… aku akan mempersiapkan segala sesuatu yang di butuhkan… setelah semuanya siap, aku akan pergi ke Octa Grup untuk mempersentasikan semuanya… baik itu di hadapan kamu atau di hadapan orang lain di Octa Grup…" Jawab Reva, yang mana dia akhirnya bisa mengerti setelah mendengar semua penjelasan dari Viky. bahwa sebuah proyek itu bukan masalah kerja sama saja, melainkan apa yang akan di lakukan setelah kerja sama itu terjalin.

__ADS_1


Treett…


Treett…


Treeet…


Setelah Reva selesai berkata, ponsel Beben tiba-tiba berdering, ada sebuah pesan masuk ke ponsel Beben, kemudian Beben mengeluarkan ponselnya untuk melihat pesan dari siapa yang masuk ke ponselnya.


"Viky teman aku sudah berada di depan restoran… aku akan pergi ke luar untuk mengajaknya ke sini…" Ucap Beben dengan melihat ke arah Viky, setelah dia melihat isi pesan yang masuk ke dalam ponselnya.


"Baiklah… kamu ajak teman kamu ke sini… tapi nanti kamu bilang kepada pelayan untuk menambah kursi yang kurang dengan jumlah teman kamu yang datang… dan…" Jawab Viky, belum selesai dia berkata ponsel Viky berdering, ada sebuah panggilan masuk, dan orang yang menelpon tersebut adalah orang yang di tunggu oleh Viky.


"Kamu dimana…? sudah telat 5 menit masih belum sampai juga…" Ucap Viky bertanya setelah dia mengangkat telpon yang masuk ke ponselnya.


"Yah sudah… kalau begitu kamu cepat pergi ke sini… aku berada di lantai 3, nanti bilang kepada pelayan yang ada di pintu masuk ruangan, bahwa kamu sudah membuat janji dengan aku… nanti mereka akan menunjukan kepada kamu aku berada di ruangan mana…" Jawab Viky menjelaskan.


Kemudian Viky menutup telponnya dan berbalik melihat ke arah Beben.


"Beben… nanti di saat kamu pergi untuk memanggil teman kamu, tolong kamu bilang kepada pelayan jika ada yang mencari aku, tolong bawa orang tersebut ke sini…" Ucap Viky meminta tolong kepada Beben.


"Baik, kalau begitu aku pergi dulu…" Jawab Beben, kemudian dia berjalan keluar dari ruangan makan tersebut, sebelum dia pergi ke lantai bawah untuk menemui temannya, dia terlebih dahulu menyampaikan pesan Viky kepada pelayan terlebih dulu.


...****************...

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2