Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 160 Yoki Meng


__ADS_3

Yoki Meng


"Jaga Bicara kamu… kamu tahu kamu sedang berbicara dengan siapa…" Ucap Deky dengan nada tinggi, dan dia bersiap akan menyerang ke arah si pria yang memegang kunci mobil di tangannya, tapi niat Deky, di hentikan oleh Viky, karena Viky tahu bahwa orang yang berada di depan mereka bukanlah lawan Deky.


Viky melihat dari aura yang keluar dari tubuh si pria tersebut, dan cara pengontrolan auranya yang stabil, bisa di pastikan pria tersebut setingkat kesatria atau lebih, tapi itu sangat jauh berada di bawah Viky.


"Jika aku tidak mau… kamu mau apa…?" Ucap Viky bertanya dengan nada dingin dan sorot mata yang lebih tajam lagi.


"Hey… apa kamu tahu… kamu sedang berhadapan dengan siapa… kakak aku ini penguasa bawah tanah di daerah sini… aku sarankan untuk kamu segera pergi dari sini… dan tinggalkan wanita kamu… untuk dapat bersenang-senang bersama kami…" Ucap pria 1 dengan nada yang sedikit tinggi, serta menatap ke arah Rere dengan tatapan mesum.


"Di daerah sini… bahkan di Kota Taraka… tidak ada yang tidak mengenal kakak aku… dia adalah kak Yoki, penguasa ke 2 bawah tanah Kota Taraka… kamu berasal dari mana sampai-sampai tidak mengenal kakak Yoki… dasar bodoh…" Timpal pria ke 2 dengan bangga, dan di kata-kata terakhir dia berkata dengan nada yang merendahkan Viky dan orang-orangnya.


Pria yang berdiri dan memegang kunci mobil bernama Yoki, dia adalah penguasa ke 2 bawah tanah Kota Taraka, atau bisa di bilang tangan kanan dari penguasa bawah tanah yang sebenarnya.


Mereka berdua bisa berbicara seperti itu karena Yoki, mengeluarkan auranya dan menahan aura pembunuh yang di keluarkan oleh orang-orang dari Viky.


"Oh ternyata ada Tuan Deky… maaf aku tidak memperhatikan tuan Deky… mari tuan kita minum bersama… ada hal yang ingin aku tanyakan kepada Tuan Deky…" Ucap Yoki dengan nada yang sedikit bercanda.


"Karena suasana hatiku saat ini sedang bahagia di temani dua wanita cantik yang datang dengan sendirinya dan orang yang aku cari-cari selama ini datang juga dengan sendirinya tanpa aku perlu bersusah untuk mencari… kamu bisa pergi dari sini… dan bawa wanita kamu serta kunci mobil ini…" Ucap Yoki dengan melihat kearah Viky, dan melemparkan kunci mobil.


"Mari Tuan Deky… silahkan duduk…" Lanjut Yoki berkata dan mempersilahkan Deky untuk duduk.


"Aku tidak suka basa-basi… kamu katakan saja apa yang kamu inginkan…" Jawab Deky, dengan nada yang sedikit tinggi.


"Baiklah… karena tuan Deky menginginkan cara yang lain… Aku suka dengan cara Tuan Deky yang tidak suka basa-basi… karena aku juga tidak suka basa basi…" Jawab Yoki, namun setelah dia selesai berkata, ekspresi wajah Yoki berubah, yang mana awalnya terlihat ramah sekarang berubah dingin.

__ADS_1


"Baiklah tuan Deky, aku ingin bertanya… tetang apa yang terjadi dengan kakakku di Siren Country…?" Ucap Yoki dengan dingin dan tatapan yang tajam menatap ke arah Yoki.


"Siapa kakak kamu… dan apa hubungannya dengan aku dan Siren Country…" Jawab Deky.


"Baiklah jika tuan Deky sudah lupa dengan kakak aku, akan aku ingatkan kembali kepada tuan Deky, aku adalah Yoki Meng dan Kakak aku bernama Lie Meng… Beberapa hari yang lalu dia pergi ke Siren Country, kakak aku bilang akan bertemu dengan tuan Deky… dia pergi ke sana dengan penuh semangat dan sangat bahagia, tapi aku tidak tahu apa yang terjadi di sana, hingga kakak aku pulang dalam ke adaan terluka parah, bahkan sampai sekarang di belum sadarkan diri… apa tuan Deky bisa menjelaskan apa yang terjadi kepada kakak aku…?" Ucap Yoki, menjelaskan, dan meminta penjelasan kepada Deky atas apa yang


terjadi kepada kakaknya.


"Aku yang membuat kakak kamu terluka parah sampai tidak sadarkan diri… sekarang apa yang akan kamu lakukan…" Ucap Viky, di saat Deky akan berkata.


"Kenapa… kenapa kamu melakukan hal itu kepada kakak aku…?" Tanya Yoki, dengan nada tinggi dan menatap ke arah Viky dengan tatapan yang tajam, serta aura kemarahan terpancar dari sorot matanya.


"Aku sendiri yang mengundang dia ke Siren Country untuk bekerja sama… tapi dia malah mengganggu teman dari Tuan Besar… dan dia juga mengancam akan membunuh Tuan Besar… apa salah Tuan besar menghukum dia…" Jawab Deky, atas pertanyaan dari Yoki.


Suasana di dalam ruangan tersebut lebih mencekam dari sebelumnya, dan 2 orang teman Yoki yang merasakan tekanan dari aura Yoki, mereka ber 2 terduduk lemas dan terlihat akan pingsan, dan orang-orang dari Viky saat itu juga mereka semua sedikit kehilangan keseimbangan tubuh mereka, berbeda dengan Deky dan Rere, karena mereka terlindungi oleh aura pertahanan Viky, jadi mereka berdua tidak merasakan sebuah tekanan dari aura Yoki.


setelah dia selesai berkata kemudian dia dengan cepat menuju ke arah Viky dengan kecepatan per sekian detik dia sudah berada di hadapan Viky, Dia menyerang ke arah Viky dengan sebuah pukulan yang penuh dengan kekuatan energi yang cukup besar, dan dia arahkan serangan tersebut ke arah titik lemah Viky.


"Boom…" Viky dengan santainya, dia menahan serangan dari Yoki, dengan satu tangan, karena tangan Viky yang lain masih berada di dalam pelukan Rere, dan ketika Viky menahan serangan dari Yoki, tubuh Viky sedikit terdorong ke arah belang, sekitar 1 mili. karena Viky tidak terlalu banyak mengeluarkan energinya, takut Rere yang menempel dengan tubuh Viky akan terkena imbas dari aura yang Viky keluarkan.


Di saat serangan dari Yoki yang penuh dengan energi bertemu dengan energi pertahanan dari Viky, ada sedikit gelombang kejut dan dapat di rasakan oleh semua orang


Semua orang tidak menyadari kejadian tersebut, karena semua terjadi begitu sangat cepat, dan tidak bisa tertangkap oleh mata semua orang, tapi mereka semua bisa merasakan atas benturan dari dua energi yang yang berbeda.


Deky dan orang-orangnya tidak merasa kaget dengan posisi Viky dan juga Yoki saat ini, tapi berbeda dengan Yoki dan dua temannya, teman Yoki sangat kaget melihat Viky bisa menahan serangan dari Yoki, sebab selama mereka berdua mengikuti Yoki, tidak ada yang pernah bisa menahan serangan dari Yoki, apa lagi saat ini Viky terlihat baik-baik saja, dan posisi Viky berdiri masih tetap di tempat awal, walau sedikit bergeser tapi jika tidak di perhatikan dengan jelas tidak akan ada yang tahu bawa Viky bergeser mundur 1 mili. yang pernah mereka berdua alami, di saat seseorang menerima serangan dari Yoki, kalau tidak mati paling bagus hanya terluka parah, dan ketika sudah sembuh sudah di pastikan orang tersebut pasti akan mengalami cacat seumur hidup, dan itu sangat jarang terjadi, karena hampir semua orang yang menerima serangan dari Yoki pasti mati.

__ADS_1


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2