
Dragal Xian, Kakek Viky
Di dalam sebuah mansion, Viky, Vanteko Ma, Lisa, Jibsen dan para tetua duduk di sebuah meja yang paling besar yang ada di sana, dan di atas meja juga sudah tersedia dengan banyak makanan, bukan hanya di meja tersebut saja yang sudah tersaji makanan tapi di meja yang lebih kecil yang ada di sana pun sama, bukan karena ingin menjamu Viky tapi sebelumnya di mansion tersebut akan di adakan jamuan makan, akan tetapi karena adanya penyerangan dari Karev Zi dan juga Viky, acara tersebut di hentikan, dan semua orang yang ada di sana pergi keluar.
Oleh karena itu, semua makanan yang sudah tersaji di atas meja dan siap di santap pun di tinggalkan oleh semua orang, dengan begitu banyaknya makanan yang tersaji di meja, hanya ada 8 orang yang berada di dalam ruangan tersebut saat ini, akan tetapi ke 8 orang tersebut berada di sana bukan untuk menikmati makanan tersebut.
"Aku tidak suka berbasa-basi, Jadi katakan saja langsung apa yang ingin kamu katakan…? sebenarnya semua ini tidak perlu aku lakukan, karena semua keputusannya berada di tangan ibu dan aku juga sedikit banyaknya sudah mengetahui semua yang terjadi, tapi hal ini juga baik untuk Lisa, agar dia bisa sedikit mengerti dan tahu tentang apa yang terjadi di masa lalu, jika orang lain yang menjelaskan…." Ucap Viky memulai pembicaraan, dan perkataannya tersebut menghentikan salah satu tetua yang akan menawari Viky minuman.
"Baiklah… aku akan menceritakan semuanya dari awal, walau pun mungkin ada sebagian informasi yang sudah kamu ketahui, aku akan menceritakan semuanya, karena semua itu saling berkaitan satu sama lain…" Jawab Jibsen dengan melihat ke arah Viky, sambil memberikan sedikit isyarat kepada salah satu tetua dari Keluarga Latimore yang hendak mengambil botol anggur, dan dia juga tahu bahwa tetua akan menawarkan anggur tersebut kepada Viky.
Jibsen menarik napasnya dalam-dalam, kemudian dia mulai bercerita.
"Di Montana ini terdiri dari 4 Klan besar, yaitu Klan Nara, Klan Tong, Klan Xian dan Klan Yao. ke 4 Klan tersebut masing-masing menguasai 2 kota Besar dan juga beberapa kota kecil yang ada di sekitarnya… Hanya 1 kota yang tidak di kuasai oleh Klan mana pun, kota tersebut adalah Kota Lemi, Kota Lemi ini mendapat julukan Kota Netral, karena di dalam kota tersebut terdapat Markas dari Divisi perang, yaitu Envio Tobacco Center…"
"Di dalam kota Lemi, ke 4 Klan tersebut tidak ada yang lebih mendominasi atau menguasai wilayah tertentu yang ada di kota Lemi, karena di tekan oleh Divisi perang Montana, sehingga kedudukan mereka sama ketika berada di dalam wilayah Kota Lemi…"
"Bisa kamu lewati bagian ini dan langsung ke inti dari apa yang ingin kamu sampaikan… aku tidak mempunyai banyak waktu untuk mendengarkan cerita yang tidak penting seperti ini… karena aku juga sudah mengetahui semuanya, dan untuk sekarang, mereka tidak ada hubungannya dengan aku…" Ucap Viky memotong perkataan dari Jibsen.
"Baiklah kalau begitu… aku tahu kamu akan berpikir seperti itu untuk saat ini, tapi mungkin akan berbeda setelah kamu mengetahui keseluruhan cerita dari apa yang terjadi…" Jawab Jibsen.
"Terserah kamu saja, yang jelas aku pun sudah mempunyai rencana tersendiri untuk menghadapi masalah yang terjadi…" Jawab Viky dengan sedikit kesal, dia tidak mau mendengar cerita dari Jibsen karena informasi tersebut dia sendiri sudah tahu tentang hal itu, namun hanya sedikit informasi yang Viky punya tentang masa lalu keluarganya oleh karena itu dia mau mendengar penjelasan dari Jibsen untuk mencari informasi lain yang belum Viky ketahui di saat kejadian dulu, karena dulu dia masihlah anak-anak jadi belum memahami apa yang terjadi, dan juga banyak memory di dalam pikiran Viky yang sudah hilang atau lupa.
__ADS_1
"Sebelum aku menjelaskan kepada kamu, kemana Keluarga Latimore selama ini, kenapa tidak membantu keluarga kamu di saat keluarga kamu sedang dalam keadaan terpuruk dan saat ayah kamu di bunuh oleh keluarga Handoko…" Ucap Jibsen menanggapi perkataan dari Viky, sebelum dia melanjutkan kembali ceritanya, namun raut wajah Viky sedikit berubah ketika mendengar kata Keluarga Handoko yang membunuh ayahnya, namun Jibsen tidak menanggapi perubahan raut wajah dari Viky dan memulai kembali ceritanya.
"Kamu pasti tahu dengan Klan Xian, yang mana Klan Xian tersebut adalah Klan terkuat dari ke 4 Klan yang ada di Montana ini… Klan Xian ini, adalah Klan yang terkuat yang ada di Montana Bukan karena Master Klan adalah Komandan tertinggi dari Divisi perang, akan tetapi karena dari Klan Xian banyak Master seni bela diri yang tingkat kekuatannya jika di bandingkan dengan orang luar, kekuatan yang di milikinya sangat jauh berada di atas rata-rata… Kamu dan juga ayah kamu adalah bagian dari Klan Xian, dan Master Klan dari Klan Xian adalah kakek kamu Dragal Xian…"
"Ayahku atau kakek kamu dari ibu, pernah bercerita kepada aku dulu, bahwa kakek kamu dari ayah dengan kakek kamu dari ibu adalah teman satu sekolah… ketika kakek kamu lulus sekolah SMA, dia bergabung dengan Divisi perang, di saat kakek kamu masuk ke dalam Divisi perang… di saat itu ke 4 Klan Besar yang ada di Montana ini masih dalam keadaan damai, namun ke 3 Klan lainnya sedikit menaruh perhatian lebih kepada kakek kamu, mereka takut kakek kamu menjadi Master Klan Xian…"
"Kemajuan kakek kamu di dalam Divisi perang cukup pesat, hanya dalam waktu tidak lebih dari 10 tahun, dia sudah menjadi Pimpinan tertinggi Divisi perang… ketika kakek kamu Dragal Xian menjabat sebagai pimpinan tertinggi Divisi perang, dari situlah ke 4 Klan besar yang ada di Montana mulai ada perselisihan… walau pun perselisihan yang terjadi hanya sebuah masalah kecil namun perselisihan tersebut terus berlanjut… dan ke 3 Klan lain tidak ada yang berani berselisih lama dengan Klan Xian, karena mereka melihat posisi kakek kamu di dalam Divisi perang…"
"Sampai pada suatu hari kakek buyut kamu meninggal secara mendadak… menurut para petinggi yang ada di dalam Klan Xian, tidak ada lagi orang yang lebih pantas menjadi Master Klan selain kakek kamu, walau pun sebenarnya ada adik kakek kamu yang bisa menjabat sebagai Master Klan, karena kakek kamu sudah cukup sibuk mengurusi urusannya di dalam Divisi perang… sedangkan adik dari kakek kamu, bisa di bilang waktu yang di milikinya sangat cukup untuk mengurusi semua hal yang ada di dalam Klan… kakek kamu, sebenarnya sudah menolak untuk mengisi kursi Master Klan, namun karena desakan dari para petinggi yang ada di dalam Klan, akhirnya kakek kamu mau tidak mau mengambil jabatan sebagai Master Klan Xian, dengan syarat kakek kamu tidak melepaskan jabatannya sebagai Pimpinan tertinggi di Divisi 0erang…"
"Ketika kakek kamu mulai menjabat sebagai Master Klan, dari sinilah sebenarnya awal mulanya masalah terjadi, di mulai dari di dalam Klan Xian sendiri saat itu terpecah menjadi 2 bagian, yang satu mendukung kakek kamu menjadi Master Klan, dan yang satu lagi mereka setuju bahwa adik dari kakek kamu yang menjadi Master Klan…"
"Karena adanya tekanan dari para petinggi Klan Xian, akhirnya adik dari kakek kamu mundur dari ambisinya untuk menjadi Master Klan… Ketika acara pelantikan Master Klan yang baru yaitu kakek kamu… di saat yang bersamaan pula, terjadilah sebuah kerusuhan kecil di dalam Klan Xian… akan tetapi hanya adik dari kakek kamu, saja yang terbunuh, entah siapa yang melakukan hal tersebut tidak ada yang tahu sampai sekarang dan apa maksud serta tujuan dari membunuh adik dari kakek kamu tersebut… karena tidak ada satu orang pun dari Klan Xian yang menyelidiki hal tersebut… dan entah karena hal apa, aku pun tidak tahu… para petinggi dari Klan Xian melarang semua orang untuk menyelidiki hal tersebut… menurut aku mungkin para petinggi takut terjadi masalah yang lebih besar ketika pembunuh dari adik kakek kamu terbongkar…"
"Dari saat itulah, entah apa penyebabnya keluarga adik dari kakek kamu dikucilkan oleh semua orang dari Klan Xian…"
"Aku masing ingat, waktu itu karena ibu kamu takut terjadi sesuatu dengan kamu, dia menitipkan kamu kepada aku di sini, mungkin umur kamu waktu itu sekitar 3 tahun… ketika kerusuhan tersebut telah selesai dan kamu hendak di bawa kembali oleh ibu kamu, tapi kamu tidak mau pergi dari sini, dan terus menangis meminta untuk tetap tinggal di sini bersama aku, sampai aku dan bibi kamu sendiri mengantar kamu pulang, ke kediaman Klan Xian…" Ucap Jibsen dengan sedikit tersenyum, di saat dia mengingat kejadian di mana saat Viky yang masih kecil, yang tidak ingin jauh dari dirinya.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
__ADS_1
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...
__ADS_1