
Persiapan Selesai
"Lebih baik kamu lihat saja sendiri tidak perlu aku jelaskan apa yang terjadi… Jika bukan karena kamu adalah adik aku… sudah dari dulu, keluarga Ma aku hancurkan… sekarang kamu harus bertindak sebagai kepala keluarga Ma, dan mengambil sikap atas apa yang di lakukan oleh orang dari keluarga Ma… Jika hal ini terjadi kepada orang lain, maka kamu yang akan menanggung atas perbuatan Cipto Ma…" Lanjut Viky berkata dengan menyerahkan Dokumen yang di berikan oleh Cheetah tadi kepada Vanteko Ma.
"Baik kak… sebelumnya aku sangat berterima kasih karena kakak sudah memberikan kesempatan untuk keluarga aku… jika memang kak Cipto yang melakukan semua ini kepada kakak ipar… aku sendiri yang akan membunuhnya, kakak tidak perlu mengotori tangan kakak… dan untuk masalah ini jika di perbolehkan, aku ingin turun tangan sendiri untuk menyelidiki kebenaran yang terjadi…" Jawab Vanteko Ma, dengan raut wajah yang terlihat marah, tapi bukan marah kepada Viky, namun kepada Cipto Ma.
"Jika kamu mau… aku akan memberikan kesempatan kepada kamu, untuk memimpin semua orang untuk menyelamatkan Rere… dan mengungkap kebenarannya… namun jika hal ini tidak bisa di selesaikan maka kamu sendiri yang akan menanggung semuanya…" Ucap Viky memberikan sebuah tawaran kepada Vanteko Ma.
"Bukan aku menolak tawaran dari kakak… tapi akan lebih baik jika yang menyelamatkan kakak ipar adalah kakak sendiri… aku takut tidak bisa menyelamatkan kakak ipar dan malah mengacaukan semuanya, jika itu terjadi, aku tidak akan bisa memaafkan diri aku sendiri… dan aku juga belum pantas untuk memimpin sebuah pasukan karena aku tidak memiliki pengalaman apa pun dalam memimpin sebuah pasukan…" Jawab Vanteko Ma, dengan maksud menolak tawaran dari Viky, karena dia merasa kurang percaya diri, dan dia juga memang belum berpengalaman untuk memimpin sebuah pasukan.
"Baiklah… kalau begitu, kamu pimpin beberapa orang untuk menyelidiki keterkaitan Cipto Ma dan juga Rahma Neo atas kasus penculikan Rere ini…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Vanteko Ma, karena dia juga tahu bahwa Vanteko Ma pasti akan menolak di berikan tanggung jawab yang dia tawarkan tadi.
Namun Viky memberikan tugas lain kepada Vanteko Ma, agar Vanteko Ma bisa belajar memimpin sebuah pasukan dengan cara memberikan tugas yang terbilang sangat mudah di lakukan, yaitu mengungkap keterkaitan Cipto Ma dan Rahma Neo atas penculikan Rere, dan hal itu tidak terlalu berkaitan dengan penyelamatan Rere, karena Viky yakin bahwa ada orang lain yang berada di balik ini semua, namum dia ingin tahu pasti, Cipto Ma dan Rahma Neo melakukan hal ini karena di tekan oleh pihak lain atau mereka sendiri yang mau melakukan hal ini, tapi yang jelas bahwa mereka ber 2 sudah di manfaatkan oleh orang yang ada di balik ini semua.
"Baik kak… kalau untuk masalah itu, aku akan berusaha semampu yang aku bisa untuk menyelidikinya… aku akan malu jika tidak bisa mengungkap kebenaran yang terjadi sebagai adik dari kakak…" Jawab Vanteko Ma dengan penuh semangat menerima tugas yang di berikan oleh Viky.
"Jika kamu ingin pergi ke keluarga Neo, kamu hubungi dulu Jeri Neo… bukan aku menganggap Jeri Neo tapi aku menghargai Divisi perang… karena dia bagian dari Divisi perang yang akan aku pimpin nanti… aku tidak mau ada dendam dari orang yang akan aku pimpin nanti…" Ucap Viky dengan memberikan perintah lain kepada Vanteko Ma, karena bagaimana pun Jeri Neo nantinya akan menjadi bagian dari orang-orang yang akan dia pimpin, jadi dia memberikan kesempatan yang sama, seperti yang Viky berikan kepada Vanteko Ma.
"Baik kak… kalau begitu aku pergi dulu, aku akan mengerjakan tugas yang kakak berikan ini dengan secepat mungkin… agar kakak bisa langsung menyelamatkan kakak ipar…" Ucap Vanteko Ma meminta ijin pergi dari sana kepada Viky, Viky hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, namun dia sedikit tersenyum setelah Vanteko Ma berjalan pergi dari sana, karena dia tidak akan menunggu hasil dari Vanteko Ma dulu baru pergi menyelamatkan Rere.
__ADS_1
Setelah Vanteko Ma pergi dari sana, Eagle, Tiger, Lion dan juga Cheetah, mereka ber 4 berjalan ke arah Viky, dan mereka duduk di kursi awal mereka duduk sebelum pergi tadi, kemudian Viky melihat ke arah Eagle, karena dia tahu bawah Eagle akan berkata terlebih dulu dari pada yang lain.
"Lord… sebagian orang-orang dari pasukan Magnium dan alat-alat perang kita, akan tiba di sini dalam 30 menit… dan 9 panglima dari pasukan Magnium, mereka semua memaksa ingin berpartisipasi… karena mereka sangat bersemangat sekali, jadi aku hanya bisa memberikan mereka ijin untuk ikut bersama yang lain ke sini…" Ucap Eagle memulai laporan atas tugas yang di berikan oleh Viky tadi.
"Lord… semua informasi kita di sini dan apa yang sedang kita lakukan di sini, semuanya sudah terekspose keluar… dan untuk orang-orang kita yang membawa alat-alat perang, aku sudah menghubungi Felix pimpinan pertahanan Divisi perang Montana, dan juga AS.35, agar tidak terjadi kehebohan seperti sebelumnya…" Timpal Cheetah yang melaporkan tugas yang sudah dia selesaikan, dan dia juga berinisiatif menghubungi Felix dan juga AS.35 atau Ritz Dewa perang pusat.
"Lord… orang-orang yang ada di sini sudah selesai di bagi menjadi beberapa tim dan setiap orang yang ada di dalam tim tersebut menguasai bidang yang sama, dan hal ini juga sama seperti yang ada di dalam pasukan Magnium… mereka semua saat ini sudah siap dan menunggu perintah selanjutnya dari Lord…" Ucap Tiger melaporkan kepada Viky atas apa yang dia lakukan.
Dan untuk Lion, dia tidak melaporkan apa pun karena dia hanya membantu Tiger, dan mengamati setiap orang yang akan dia pimpin nanti serta apa yang akan dia laporkan sudah di laporkan oleh Tiger.
"Tidak apa-apa Eagle… biarkan 9 panglima datang ke sini, karena nanti aku ingin mengatakan sesuatu kepada mereka…" Ucap Viky dengan melihat ke arah Eagle, dan menanggapi laporan dari Eagle.
"Baik Lord…" Jawab Tigar.
"Dan untuk sekarang, kita tinggal menunggu orang-orang dari pasukan Magnium tiba membawa alat-alat perang kita… dan juga menunggu hasil penyelidikan yang di lakukan oleh Jaguar untuk menentukan langkah apa yang akan kita ambil nanti… Untuk masalah Cipto Ma dan juga Rahma Neo kita urus mereka nanti, dan biarkan Vanteko Ma yang bertindak terlebih dulu…" Lanjut Viky dengan niat menutup pembicaraan di antara mereka semua… kemudian Tiger pergi dari sana setelah Viky selesai berkata.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
__ADS_1
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
__ADS_1
...R"Azk 🥇...