
Suami Yang Hilang
"Bukan aku tidak mau membantu kamu… tapi semua berada di luar kendali aku yang hanya penjaga keamanan biasa… jadi aku mohon kepada kamu jangan mempersulit aku…" Lanjut si penjaga berkata kepada si wanita.
Setelah berkata Kemudian si penjaga membawa si wanita dengan sedikit memaksa untuk pergi menjauh dari pintu masuk, walau si wanita berusaha sekuat tenaga untuk tetap di sana, tapi karena tenaga si penjaga lebih besar, jadi dia pun hanya bisa mengikuti si penjaga pergi menjauh dari pintu masuk loby dan juga anak yang di gendong sudah menangis.
"Kenapa wanita ini ingin sekali bertemu dengan Deky… apa wanita ini, adalah wanita simpanan Deky, tapi tidak mungkin Deky berbuat seperti ini…" Gumam Viky mengernyitkan alisnya sambil berjalan dan memperhatikan ke arah pintu masuk lebih tepatnya ke pada si wanita.
"Jika kamu tetap memaksa ingin berbicara dengan Tuan Deky, kamu bisa menunggunya di pintu gerbang, nanti ketika Tuan Deky akan keluar kamu bisa mencoba menghentikan mobil Tuan Deky, tapi aku tidak yakin Tuan Deky akan menghentikan mobilnya atau tidak…" Ucap Si penjaga memberi saran kepada Si wanita, saat berjalan menjauh dari pintu masuk loby.
"Berhenti…" Teriak Viky menghentikan si penjaga.
Si penjaga pun menghentikan langkahnya, dan berbalik melihat ke arah Viky, ketika si penjaga ingin berbicara kepada Viky, Viky memberikan isyarat kepada si penjaga dan melihat ke arah si wanita.
"Kamu siapa…? dan anak siapa yang kamu bawa ini…" Ucap Viky berjalan ke arah si wanita.
"Aku Nilam Tuan… dan ini anakku…" Jawab si wanita dengan sopan kepada Viky, dan dengan nada yang serak akibat habis menangis tadi.
"Iya aku tahu itu anak kamu… tapi kenapa di bawa ke sini…" Jawab Viky dengan sedikit kesal.
"Karena di rumah tidak ada siapa-siapa jadi aku bawa dia ke sini…" Jawab si wanita bernama Nilam.
"Terus kamu mau apa datang ke sini…?" Tanya Viky kembali dengan nada yang sedikit kesal.
"Aku ingin bertemu Tuan Deky, Tuan…" Jawab kembali si wanita.
Viky menggelengkan kepadanya menatap ke arah si wanita, entah Viky yang salah bertanya atau si wanita yang salah menjawab, atau dua-duanya tidak salah, atau bisa jadi kedua-duanya benar.
"Taun… jika boleh saya berbicara… sebenarnya wanita ini adalah seorang istri dari salah satu penjaga di antara kami… anaknya ini juga tidak ada hubungan dengan orang-orang dari Octa Grup, bahkan Tuan Deky…" Ucap Si penjaga menjelaskan karena dia mengetahui bahwa ada ke salah pahaman atara yang bertanya dan yang menjawab.
__ADS_1
"Terus, jika tidak ada hubungannya dengan orang-orang dari Octa Grup dan Deky, kenapa dia di sini dan membawa anaknya pula…" Jawab Viky dan kembali bertanya kepada si penjaga.
"Jadi begini Tuan… dia datang ke sini sebenarnya ingin menanyakan suaminya yang sudah beberapa hari ini tidak pulang dan tidak ada kabar sama sekali…" Ucap Si penjaga menjelaskan.
"Terus apa hubungannya antara suaminya yang tidak pulang dengan Deky…" Tanya Viky kembali.
"Jadi begini Tuan… sebenarnya suaminya itu di tahan oleh Tuan Deky entah masih hidup atau sudah mati, karena tempo hari, saat dia bertugas malam bersama temannya di salah satu restoran yang berada di bawah Octa Grup, dia melarang Tuan besar masuk dan mengusirnya…"
"Jadi dia pergi ke sini karena ingin menanyakan keberadaan suaminya kepada Tuan Deky, aku mengusirnya keluar, karena aku tidak mau mendapatkan masalah, karena semua itu berada di luar kewenangan aku, yang hanya seorang penjaga biasa…" Ucap si penjaga menjelaskan kembali kepada Viky dengan lebih rinci.
"Oh Jadi seperti itu… baiklah, mulai sekarang masalah ini biar aku yang mengurusnya…" Jawab Viky kepada si penjaga.
"Tapi Tuan… jika Tuan besar melihat wanita ini di sini, aku akan mendapatkan masalah, karena wanita ini bisa lolos dari pengawasan kami di pintu gerbang…" Ucap si penjaga, yang mana dia tidak mengetahui bawah Viky.
"Kenapa itu bisa terjadi… dan juga itu adalah kesalahan serta kelalaian kalian semua… maka dari itu kamu harus menerima hukumannya… jika orang yang lolos dari pengawasan kalian adalah orang yang ingin berbuat kejahatan di Octa Grup, apa kalian sanggup untuk bertanggung jawab semuanya…" Jawab Viky dengan nada yang sedikit tinggi dan marah kepada si penjaga.
"Aku tidak tahu Tuan… karena aku pun baru berganti penjagaan dengan penjaga sebelumnya, tapi tadi aku melihat wanita ini keluar dari sekitaran mobil itu…" Ucap Si penjaga menunjuk salah satu mobil yang terparkir, yang tidak jauh dari sana.
"Tadi… di saat aku masuk ke sini, aku menggunakan kartu nama suamiku dan pergi melewati jalan khusus petugas keamanan… dan aku bersembunyi di salah satu mobil yang ada di sini, dan mencari celah untuk bisa masuk kedalam dan bertemu Tuan Deky…" Ucap si wanita menjelaskan kepada Viky.
"Jadi begini… karena ini masih pagi, dan Deky pun sedang sibuk dengan pekerjaannya, jadi kamu mau menunggu di sini, atau nanti di saat istirahat makan siang kamu kembali lagi kesini…" Ucap Viky memberikan solusi.
Karena Viky pikir tidak mungkin jika membuat wanita ini menunggu sampai siang, di tambah lagi dia bersama anaknya, dan masih kecil pula, jadi Viky menawarkan dua pilihan untuk si wanita.
"Mungkin aku akan menunggu di sini … jika aku keluar dari sini, nanti bagaimana saya bisa masuk kembali ke sini, tadi saja saya masuk ke sini dengan susah payah…" Jawab Si wanita kepada Viky.
"Itu sih terserah kamu… mau menunggu di sini atau dimana pun, yang jelas aku sarankan kamu nanti siang kembali ke sini, kamu lihat lah anak kamu… apa kamu tidak kasihan kepadanya, dan untuk nanti kamu masuk ke sini lagi, kamu bisa bilang ingin bertemu dengan aku atau Deky, bilang pada penjaga keamanan kamu sudah membuat janji dengan aku dan juga Deky…" Ucap Viky menjelaskan dan memberi saran.
Yang Viky lihat bukan si wanitanya tapi anak yang di bawanya, mungkin jika si wanita pergi sendiri Viky tidak akan mengaggap si wanita dan permasalahannya.
__ADS_1
"Baik Tuan… sebelumnya aku ucapkan terima kasih atas bantuan tuan… mungkin aku akan mengikuti saran dari tuan, kembali dan menunggu di rumah sampai nanti siang…" Jawan si wanita.
"Yah sudah… kalau begitu aku masuk dulu, karena ada kerjaan yang harus aku kerjakan… dan untuk kamu, karena sepertinya ini bukan kesalahan dari petugas keamanan jadi kamu terlepas dari hukuman…" Ucap Viky kepada si wanita, dan di kalimat terakhir dia melihat ke arah si penjaga.
Si penjaga pun hanya diam tidak menjawab apa pun, karena dia bingung dengan siapa Viky atau orang yang memberi perintah kepadanya, karena dia pun baru melihat orang ini di sini.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
__ADS_1
...R"Azk 🥇...