
Kerja Keras
Viky yakin selama ada usaha yang di lakukan dengan maksimal, pasti ada jalan terbaik, walau hasil kadang tidak seperti yang di harapkan.
"Kamu mengerti dan sangat paham tentang ilmu kedokteran… aku yakin kamu sudah tahu jawaban dari usaha yang akan kamu lakukan… mungkin hanya tidak kurang dari 10% untuk wanita kamu dapat sembuh dengan cara lain…" Ucap si wanita yang terus mencoba menggoyahkan pendirian Viky.
"Apa kamu lupa dengan kejadian yang menimpa kamu dulu… orang-orang terbaik kamu bilang bahwa kamu hanya memiliki 5% kemungkinan untuk kamu bisa selamat… tapi sekarang kamu bisa merasakan hasil dari apa yang aku dan orang-orang aku lakukan… ingat selama kita berusaha pasti ada jalan…" Jawab Viky.
Si wanita hanya diam tidak menjawab, karena apa yang Viky katakan adalah kebenaran, dan dia sendiri yang merasakannya bukan orang lain.
"Sekarang kamu sudah tahu jawaban dari aku… kamu tidak perlu lagi mencari aku dan berharap lebih… aku yakin di luar sana banyak yang menginginkan kamu… aku berharap kamu bisa bahagia dengan laki-laki pilihan kamu nanti… " Lanjut Viky berkata.
"Kamu berbuat seperti ini kepada aku, lantas kenapa dulu kamu menyelematkan nyawa aku…?" tanya si wanita dengan nada yang sangat pilu.
"Menyelamatkan nyawa seseorang adalah kewajiban setiap orang, jika dulu posisi kamu berada di orang lain, maka aku juga akan tetap menolongnya dan berlaku sama seperti kepada kamu…" Jawab Viky.
"Huh… baiklah, memang susah menggoyahkan pendirian kamu, aku akan pergi dan kembali ke Kota Lemi… aku hanya bisa berharap kamu akan berubah pikiran, dan untuk bunga serta buang obat yang kamu butuhkan akan aku simpan sampai saatnya nanti kamu datang sendiri dan memintanya kepada aku…" Ucap si wanita.
Ketika Viky berbalik dan akan mengatakan sesuatu, si wanita sudah pergi dari sana, dan entah ke arah mana perginya.
"Sudah main pergi saja… tadinya aku ingin menitipkan salam untuk kakek kamu dan yang lainnya yang berada di Envio Tobacco Center Divisi Perang Pusat…" Ucap Viky melihat ke arah belakang kursi dan di sana sudah kosong tidak ada siapa pun yang ada di sana.
"Dari dulu kamu memang seperti ini… dan ini lah alasannya kenapa aku tidak memilih kamu… tidak kah kamu bisa mendengarkan aku dan tidak keras kepala seperti ini… aku tahu kamu bisa lebih lembut dari ini…" Ucap Viky dengan pelan… kemudian dia berjalan pergi meninggalkan taman tersebut dan pergi ke arah dimana dia memarkirkan mobilnya.
Viky berkata seperti itu, karena dia juga tahu bahwa si wanita masih berada di sana, dan maksud Viky berkata seperti itu karena dia ingin si wanita sedikit bersikap lembut dan tidak keras kepala, jika tidak maka sampai kapan pun akan sulit untuk mendapatkan pasangan hidup.
__ADS_1
"Ternyata kamu masih peduli dengan aku… aku tahu kamu dari luar sangat kuat, tapi perasaan kamu sangat lemah, mungkin nanti aku akan pergi mengunjungi wanita kamu dan berbicara dengannya… jika wanita kamu yang berbicara dengan kamu, apa kamu masih bisa menolaknya…?" Ucap si wanita yang keluar dari balik pohon dengan tersenyum melihat ke arah punggung Viky yang berjalan menjauh dari tempat dia berada. Setelah Viky tidak terlihat si wanita pun pergi meninggalkan taman tersebut, namun berbeda arah dengan kepergian Viky.
Viky pun kembali ke Octa Grup, untuk menunggu malam dan pergi ke kediaman keluarga Ma nanti malam, di saat dia berjalan memasuki loby dia bertemu dengan si pelayan tadi yang ada di restoran.
"Tuan… " Ucap si pelayan menyapa Viky.
"Kamu… jadi bagaimana dengan tawaran dari aku tadi… apa kamu mau menerimanya…?" Jawab Viky kemudian dia bertanya tentang apa yang dia tawarkan kepada si pelayan tersebut.
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak mengecewakan tuan…" Jawab si pelayan penuh dengan keyakinan yang kuat.
"Baguslah kalau begitu… aku menunggu hasil kerja keras dan usaha yang kamu lakukan…" Jawab Viky dengan menepuk pundak si pelayan.
"Tuan… nama saya adalah Dinan, saya sangat berterima kasih karena tuan sudah memberikan kesempatan yang sangat baik ini kepada saya… dan saya juga sudah tidak sabar memberitahukan kabar baik ini kepada keluarga saya, saya yakin keluarga saya pasti akan sangat senang mendengar kabar baik ini…" Ucap si pelayan memperkenalkan diri dan berterima kasih kepada Viky atas sebuah kesempatan emas yang dia dapat dari Viky.
"Selama kamu berbuat baik, maka hasil yang akan kamu dapatkan juga akan baik…" Ucap Viky.
"Baik Tuan… kalau begitu saya pamit pergi dulu…" Jawab Dinan, dan dia berjalan pergi ke arah luar loby, dengan suasana hati yang sangat senang,
Kenapa tidak, karena dia bisa masuk ke Octa Grup, tanpa syarat yang aneh, satu kesempatan emas sudah di depan mata dan hanya tinggal bagaimana dia bisa mengolah kesempatan itu dengan baik, kesempatan yang sangat langka dan jarang sekali orang lain mendapatkan kesempatan seperti Dinan.
Kemudian Viky kembali ke ruangannya, dia duduk di kursi meja kerja dan melihat-lihat dokumen yang tadi Rere sempat pelajari, dia juga penasaran apa benar yang Rere katakan atau hanya pandangan menurut Rere saja.
Setelah melihat-lihat beberapa dokumen yang ada di meja, Viky mengernyitkan alisnya, dan apa yang Rere katakan adalah benar, bahwa hampir semua kontrak kerja yang di ajukan kebanyakan dari perusahaan yang sama.
Memang tidak aneh, bekerja sama dengan perusahaan yang sama jika kerja sama sudah pernah di lakukan sebelumnya, tapi yang menjadikan Viky penasaran adalah, kenapa tidak ada perusahaan lain yang mencoba mengajukan kerja sama, Viky berpikir sejenak dan mengingat sesuatu yang kurang.
__ADS_1
"Apa mungkin yang di katakan Tuan Sulis adalah benar… tapi aku juga tidak bisa percaya begitu saja, aku harus menyelidiki sendiri masalah ini dan memastikannya sendiri…" Gumam Viky, dia memikirkan bagaimana cara menyelidiki masalah ini, jika dia turun tangan langsung maka akan sulit menemukan kebenarannya, karena di Octa Grup hampir semua orang sudah tau siapa dirinya.
Di saat Viky mempelajari beberapa dokumen dan memikirkan cara untuk menyelidiki keanehan yang terjadi, waktu pun tidak terasa, mata hari sudah terbenam, langit yang terang sudah berganti menjadi gelap, siang pun berganti menjadi malam.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...