Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 193 Awal Yang Baru Dan unek-unek


__ADS_3

Awal Yang Baru dan unek-unek


Setelah kata-kata dari Viky keluar, semua orang sangat kaget dan saling bertatapan satu sama lain, mereka tidak mengerti dengan maksud ucapan Viky, karena tidak ada sesuatu yang besar terjadi tapi sekitar setengah orang yang ada di Octa Grup di keluarkan. apa lagi orang yang berdiri di depan, mereka sangat bingung dan kaget sebab mereka tidak melakukan kesalahan apa-apa yang dapat merugikan Octa Grup tapi tiba-tiba mereka di suruh pergi meninggalkan Octa Grup.


"Tuan maaf… jika boleh saya tahu… kenapa tuan memecat kami semua secara tiba-tiba…? jika satu atau dua orang mungkin kami semua melakukan kesalahan yang tidak kami ketahui, tapi orang sebanyak ini jika melakukan kesalahan pasti akan ada berita besar yang terjadi…" Ucap salah seorang dari kerumunan yang berada di barisan depan dengan sedikit keberanian dia bertanya kepada Viky atau CEO dari Octa Grup, semua orang kembali diam dan melihat ke arah Viky yang berdiri di podium.


"Kamu bertanya alasannya kepada aku…? kamu pikir aku akan mengeluarkan orang secara sembarangan…" Jawab Viky dengan nada yang sedikit tinggi, dan melihat dengan tajam ke arah orang yang bertanya tadi. dan orang yang bertanya tadi menundukkan kepalanya, serta tubuhnya gemetar dan keringan dingin mulai keluar dari tubuhnya, karena dia merasa seperti di tatap oleh seekor singa yang sedang memburu mangsanya dan akan segera menerkam ke arahnya.


"Baiklah… aku akan beritahukan satu alasan kepada kalian semua, tapi sebelum itu aku ingin bertanya, kenapa setiap orang yang mempunyai kemampuan dan ingin masuk ke Octa Grup, mereka semua mendapatkan kesulitan tapi orang yang tidak mempunyai kemampuan sangat gampang untuk bisa masuk ke dalam Octa Grup dan mempunyai jabatan di Octa Grup…?" Ucap Viky bertanya dan melihat ke arah semua orang yang berdiri di barisan depan.


Viky melihat dari ujung kiri hingga ujung kanan, siapa tahu ada yang menjawab pertanyaannya, namun tidak ada satu orang pun yang menjawab pertanyaan Viky.


"Karena tidak ada dari kalian yang dapat menjawabnya, maka akan aku jawab sendiri… siapa pun yang ingin masuk ke Octa Grup… siapa yang punya uang maka dia akan lebih dulu di angkat menjadi karyawan di Octa Grup dan seberapa besar uang yang di berikan, itu akan menjadi penentu jabatan apa yang akan dia duduki nanti, mau orang itu mempunyai kemampuan atau tidak itu bukan jadi ukuran untuk bisa masuk ke Octa Grup yang terpenting adalah seberapa besar dia sanggup memberikan uang… aku berpikir jika aku berada di sini dan turun tangan secara langsung, kalian tidak akan melakukan kecurangan itu… tapi kalian malah terus berbuat seperti itu…" Jawab Viky menjelaskan salah satu alasannya kenapa dia mengeluarkan orang sebanyak itu dari Octa Grup.


Setelah Viky selesai menjelaskan, sebagian orang yang berdiri di depan menundukkan kepalanya, dan mereka merasa melakukan apa yang Viky katakan, mau itu yang memberikan uang atau yang menerima uang.


"Dan untuk yang masuk ke Octa Grup melalui jalan tersebut tapi kalian mempunyai kemampuan, maka ada satu kesempatan untuk kalian bisa kembali masuk ke dalam Octa Grup tapi dengan syarat kalian harus mengikuti semua proses seleksi dari awal… nanti di papan pengumuman di depan, akan ada nama-nama yang bisa kalian temui dari setiap divisi yang ada di Octa Grup…" Lanjut Viky berkata, dia berkata seperti itu, karena dia yakin banyak orang-orang yang terpaksa mengikuti jalan tersebut karena tidak punya pilihan lain jika hanya mengandalkan kemampuan makan entah kapan orang tersebut akan bisa masuk ke Octa Grup.


"Sekarang kalian bisa pergi dari sini… dan kembalilah besok untuk mendaftar menjadi karyawan baru jika kalian ingin masuk kembali ke Octa Grup…" Lanjut Viky menyuruh orang-orang yang berada di barisan depan, dan orang-orang yang berada di barisan depan pun mau tidak mau mereka harus pergi dari sana, tapi untuk yang mempunyai kemampuan mereka masih ada 1 kesempatan untuk bisa kembali, namun untuk yang tidak punya maka mereka harus mencari pekerjaan lain.


"Tidak hanya itu… untuk kalian semua yang tersisa di sini, jika kalian merasa kalian sanggup menggantikan posisi orang yang keluar dari sini, kalian juga bisa melewati proses seleksinya… sekarang jabatan apa yang akan kalian duduki tergantung dari kemampuan yang kalian miliki… dan kalian bisa memberitahukan kepada saudara kalian di luar sana bahwa sistem di Octa Grup sekarang terlah berubah, siapa yang mempunyai kemapuan maka dia mempunyai kesempatan untuk berada di Octa Grup…" Lanjut Viky berkata dengan melihat ke arah orang-orang yang tersisa di sana


Mendengar kata-kata dari Viky barusan, semua orang saat ini sangat senang, karena ada kesempatan untuk mereka bisa naik jabatan, di pikiran mereka semua naik jawaban berarti naik gajih,naik fasilitas dan naik derajat mereka di kalangan masyarakat.

__ADS_1


"Prok…"


"Prok…"


"Prok…"


Di saat semua orang tengah merasakan kebahagian dari arah belakang terdengar ada seseorang yang bertepuk tangan, dan semua mata melihat ke arah orang tersebut.


"Ma-maaf… it-itu hanya reflek saja…" Ucap orang tersebut dengan nada gugup dan sangat ketakutan, wajahnya langsung berubah putih pucat karena di perhatikan semua orang dan dia juga takut menyinggung Tuan Besar karena kecerobohannya.


"Kamu… bisa kamu maju ke sini…" Ucap Viky menyuruh orang yang bertepuk tangan tadi untuk maju ke depan.


Semua orang memberikan jalan untuk orang tersebut, Dengan tubuh yang gemetar orang tersebut berjalan maju ke depan walau dengan hati yang sangat enggan tapi harus dia lakukan karena dia tahu apa yang dia lakukan adalah sebuah kesalahan, dengan air keringan sudah membasahi semua bajunya dan wajahnya pun sudah sangat pucat seperti mayat, dan terlihat tidak ada darah yang mengalir ke kepalanya.


"Tuan… tolong maafkan saya Tuan… karena saya terlalu bahagia jadi saya dengan reflek bertepuk tangan…" Ucap orang tersebut, meminta maaf kepada Viky dengan bersujud, dan membenturkan kepalanya ke tanah.


"Maaf Tuan… tapi jika saya mengatakan yang sebenarnya apa tuan tidak akan menghukum saya…?" Ucap orang tersebut bertanya dengan posisi berlutut.


"Itu tergantung dari apa yang kamu katakan, jika kamu tidak berbuat salah, untuk apa aku menghukum kamu…" Jawab Viky dengan santai.


Orang tersebut menarik napas panjang dan membulatkan tekadnya untuk mengatakan kenapa dia sangat senang, apa pun yang terjadi setelah dia menjelaskannya, dia sudah pasrah yang terpenting dia sudah mengatakan kejujuran dan unek-unek yang mengganjal di dalam hatinya selama ini.


"Baik tuan… saya akan berkata jujur kenapa saya sangat bahagia sekali saat ini… karena 1 bulan yang lalu, saya sudah membuat kesepakatan kerja dengan salah satu perusahaan yang ada di Kota Taraka, dan pekerjaan tersebut tidak memerlukan modal yang besar tapi untuk keuntungannya cukup menjanjikan di masa depan… namun ketika akan menandatangani kontrak… pekerjaan tersebut di ambil alih oleh atasan saya yang baru masuk melalui jalan yang tuan bilang tadi… dan sekarang orang tersebut telah tuan usir dari Octa Grup… tidak sampai disitu karena yang paling membuat saya bahagia adalah bahwa semua kontrak kerja yang sudah di sepakati di gagalkan jadi saya mempunyai kesempatan untuk mendapatkan proyek tersebut kembali, awalnya saya sedikit ragu untuk mengerjakan kembali proyek tersebut tapi sekarang si pengganggu sudah tidak ada lagi di Octa Grup, jadi saya tidak akan ragu untuk berjuang menyelesaikan pekerjaan tersebut…" Ucap orang tersebut menjelaskan alasannya kenapa dia sangat bahagia sekali, setelah dia selesai berkata kemudian dia melihat ke arah Viky, dengan raut wajah yang terlihat pasrah jika Viky akan menghukumnya.

__ADS_1


#1 dulu aja yah 🙏🙏


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...

__ADS_1


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...


__ADS_2