
Nayla Si Wanita Tersesat
Di saat yang bersamaan teman Beben pergi dari ruangan tersebut, dari arah pintu masuk, seorang pelayan berjalan menuju ke arah tempat Duduk Viky.
"Maaf Tuan… apa tuan ada janji dengan seseorang…? tadi di depan ada orang yang terus berkeliling-keliling… setelah saya bertanya kepada orang tersebut, katanya dia sedang mencari seseorang yang bernama Viky yang sedang makan di lantai 3… saya tidak langsung menyuruhnya ke sini, karena gerak-gerik orang ini sangat mencurigakan… " Ucap pelayan tersebut setelah berada di dekat Viky, sebenarnya dia juga tadi di beritahukan oleh Beben bahwa jika ada orang yang mencari Viky, langsung di bawa saja ke ruangannya, tapi si pelayan tidak mempersilahkan orang tersebut langsung pergi keruangan Viky, karena di takut salah dan menyinggung Viky jadi dia hanya bisa mengkonfirmasi kebenarannya terlebih dulu kepada Viky, karena dia pikir tamu ruang VVIP pasti bukan orang sembarangan. dan orang yang ingin bertemunya juga pastilah kalangan kelas atas juga.
"Apa orang yang mencari aku adalah seorang perempuan…?" Jawab Viky namun dengan balik bertanya kepada si pelayan.
"Iya Benar Tuan… orang yang mencari tuan adalah seorang perempuan… apa benar orang ini adalah orang yang sudah membuat janji dengan tuan…?" Jawab si pelayan dan kembali bertanya.
"Benar… suruh dia masuk saja… dan bawakan makanan untuk dia, karena makanan di sini sudah hampir habis…" Jawab Viky, dan menyuruh si pelayan untuk membawa masuk orang tersebut dan menyuruhnya untuk membawa makanan tambahan.
"Baik Tuan… kalau begitu saya permisi dulu…" Jawab si pelayan, kemudian berjalan pergi dari dalam ruangan untuk memanggil orang yang mencari Viky.
Tidak lama dari si pelayan pergi, terlihat ada seseorang yang membuka pintu, dan orang yang membuka pintu tersebut adalah seorang perempuan… Viky berbalik melihat ke arah orang yang baru saja masuk ke dalam ruangan.
"Kemana saja kamu…? ini sudah lebih dari 15 menit… apa mau aku gagalkan pengajuan kamu…?" Ucap Viky dengan nada yang sedikit marah kepada orang yang baru saja datang, dan juga sedikit mengancam, tapi sebenarnya hal itu hanyalah sebuah candaan saja, agar bisa lebih disiplin lagi.
"Maaf… sebenarnya aku sudah sampai dari tadi di sini, hanya saja aku tersesat di restoran ini… aku tadi mencari-cari ruangan kamu, tapi tidak ketemu… jika orang yang berjaga tadi tidak membantu aku, maka aku sampai malam pun tidak akan bisa ke sini…" Jawab perempuan tersebut dengan berjalan ke arah Viky.
"Memangnya kamu ini sedang berada di mana…?" bisa kan kamu bertanya kepada orang yang kamu temui di luar dan kamu bisa minta tolong untuk di antar ke……" Belum selesai Viky berkata, kata-kata Viky sudah di potong oleh perempuan tersebut.
"Rere… benar ini kamu Rere kan…?" Ucap perempuan tersebut yang tidak menanggapi kata-kata dari Viky setelah dia berada di dekat Viky dan menyadari bawah perempuan yang duduk di dekat Viky adalah orang dia kenal… dengan melihat ke arah Rere dan dengan ekspresi yang bercampur aduk kaget, bingung dan juga senang.
"Ini aku Nayla… kamu masih ingatkan kepada aku…? dulu kita selalu bersama-sama ber 3… aku, kamu dan juga Aqila… aku sering di sebut Nayla si wanita tersesa, oleh kalian ber 2…" Lanjut perempuan tersebut berkata dan perempuan tersebut bernama Nayla.
__ADS_1
"Nayla…" Jawab Rere dengan sedikit kaget namun raut wajah bahagia Rere tidak bisa tertutupi lagi, dan dia juga dengan reflek berdiri, kemudian mereka ber 2 berpelukan, cukup lama mereka berpelukan untuk melepas rasa rindu di antara mereka ber 2.
"Rere… kamu ngapain di sini…? dan kemana saja kamu selama ini…" Ucap Nayla setelah melepaskan pelukannya dari Rere.
"Kamu duduk saja dulu… tidak perlu terburu-buru seperti itu… kamu dari dulu memang tidak berubah yah, selalu saja bersikap terburu-buru, tanpa melihat situasi yang ada…" Jawab Rere dengan menyuruh Nayla untuk duduk terlebih dulu sebelum membahas hal lain.
Viky sedikit kesal tadi, di saat kata-katanya di potong oleh Nayla, tapi melihat raut wajah Rere yang sangat bahagia sekali, rasa kesal di hati Viky hilang seketika.
"Ok… Ok… aku akan duduk…" Ucap Nayla sambil duduk di kursi sebelah Rere.
"Kamu kemana saja selama ini… setelah lulus sekolah kamu menghilang tidak ada kabar sama sekali…? bahkan di saat kamu menghilang pun kamu tidak berpamitan kepada kita ber 2…" Ucap Rere bertanya kepada Nayla setelah Nayla duduk di kursi di sebelahnya, namun dengan posisi tangan mereka saling berpegangan satu sama lain.
"Kamu tahukan… sejak dulu aku ingin sekali menjadi seorang guru… nah setelah aku lulus sekolah… teman dari ayahku, menawari aku untuk mengajar di sebuah sekolah, yang mana sekolah tersebut sangat kekurangan tenaga pengajar… karena aku sangat bahagia… tanpa pikir panjang aku mengambil kesempatan itu… dan maaf, aku juga tidak sempat berpamitan kepada kalian ber 2…"Ucap Nayla menjelaskan tentang alasan kepergian dia dulu kepada Rere.
"Oh iya…bagaimana kabar Aqila… apa dia baik-baik saja…? apa dia sudah menikah sekarang…? kamu sekarang tinggal dimana…? dan apa kamu sudah sudah menikah atau belum…?" Lanjut Nayla bertanya secara terus menerus kepada Rere.
"Maaf… aku hanya ingin tahu bagaimana kalian ber 2 saat ini…" Jawab Nayla.
"Tapi tidak perlu bertanya secara terus menerus seperti itu… masih banyak waktu untuk kita ber 2 mengobrol…" Jawab Rere.
"Tapi sepertinya aku yang tidak akan punyak banyak waktu, karena sekolah dimana tempat aku mengajar akan mendapatkan bantuan… dan pastinya aku akan sangat sibuk sekali… oh iya tadi kamu belum menjawab pertanyaan aku, kamu sedang ngapain di sini…" Ucap Nayla yang masih belum mengetahui situasi yang sebenarnya.
"Aku di sini sedang makan lah, memangnya mau ngapain lagi…" Jawab Rere dengan menggoda Nayla, dan dia juga sedikit mengerti dengan situasi yang terjadi, awalnya dia sedikit bingung kenapa Nayla ada di sini, tapi setelah mendengar penjelasan dari Nayla dia mengerti, dan orang yang dia serta Viky tunggu adalah Nayla.
"Iya sih makan… memangnya bisa apa lagi selain makan di sini… dan tadi aku janjian dengan dia untuk membicarakan masalah pengajuan aku… tapi aku sedikit bingung kenapa kamu ada di sini dan hubungan kamu dengan dia apa…? bisa kamu jelaskan semuanya kepada aku…" Ucap Nayla dengan nada yang sedikit kesal atas jawaban dari Rere, dan dia menjelaskan kenapa dia datang ke sini dan menunjuk ke arah Viky, serta bertanya tentang hubungan Rere dan Viky, dan meminta penjelasan tentang semuanya, namun raut wajah Nayla terlihat sangat bingung.
__ADS_1
"Baiklah akan aku jelaskan semuanya kepada kamu dan akan menjawab semua pertanyaan yang kamu tanyakan tadi… tapi sebelum itu… Viky apa dia orang yang kamu katakan tadi…?" Ucap Rere menjelaskan kepada Nayla dan balik bertanya kepada Viky dengan menunjuk kepada Nayla.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
__ADS_1
...R"Azk 🥇...