Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 261 Berkumpul


__ADS_3

Berkumpul


2 orang yang di pilih saat di Divisi perang oleh Aldo untuk di latih, mereka ber 2 mengambil secarik kertas yang di sodorkan oleh Viky di atas meja.


"Kalian ber 2 bisa pergi sekarang, jika Aldo bertanya, aku yang menyuruh kalian untuk menghubungi Aldo… setelah itu terserah Aldo, kalian ber 2 mau di latih dengan cara seperti apa…" Ucap Viky dengan melihat ke arah 2 orang yang mengambil kertas yang Viky berikan, sebenarnya Viky juga sudah mengetahui dari aura yang mereka ber 5 keluarkan, siapa yang di pilih olehnya dan siapa yang di pilih oleh Aldo.


"Siap Lord… kalau begitu kami ber 2 ijin untuk pamit pergi dan menemui Aldo…" Jawab salah seorang dari mereka ber 2 meminta ijin untuk pergi dari sana.


"Heemmm…" Viky hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dan yang pergi dari sana adalah No 2 dan No 5, sedangkan No 1, No 3 dan No 4 masih duduk di sofa menunggu arahan dari Viky selanjutnya.


"Kalian ber 3 nikmatin saja masa-masa santai kalian sekarang… karena dalam beberapa hari setelah ini, kalian tidak akan bisa menikmati hari-hari yang santai… jika kalian haus kalian bisa ambil minuman yang ada di dalam kulkas… dan sebelum kita pergi nanti, kalian gantilah baju kalian terlebih dulu dengan baju biasa, dan kalian bisa menggunakan toilet untuk mengganti baju kalian …" Ucap Viky sedikit menjelaskan tentang apa yang akan mereka alami setelah ini, dan menyuruhnya untuk berganti baju terlebih dulu, karena mereka akan Viky ajak terlebih dulu untuk bertemu dengan Igor Long, dan Viky juga yakin mereka pasti membawa baju ganti di dalam tas mereka masing-masing.


Setelah mendengar jawaban dari Viky, salah seorang dari mereka mengambil minuman yang ada di dalam kulkas, orang tersebut mengambil 3 botol minuman untuk semua orang. namun mereka masih sangat canggung, dan juga masih bingung harus berbuat apa.


Viky berdiri dari sofa dan berjalan ke arah meja kerjanya, sebelum duduk di kursi meja kerjanya Viky mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Vanteko Ma.


"Teko kamu dimana sekarang…?" Ucap Viky bertanya setelah panggilan dengan Vanteko Ma tersambung.


"Aku sedang berada di jalan dan menuju ke Octa Grup… tidak lebih dari 5 menit aku akan sampai di sana kak…" Jawab Vanteko Ma di lain telpon.


"Kamu hubungi Ovi Long sekarang, aku ingin bertamu dengannya di restoran yang ada di Siren Country dalam 30 menit ke depan… dan bilang padanya jangan lupa untuk membawa ayahnya…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Vanteko Ma.


"Baik kak…" Jawab Vanteko Ma dengan singkat.


Kemudian Viky mematikan telponnya dan melakukan panggilan lain.


"Dewi, sudah sampai mana kamu sekarang…? dan apa kamu tahu dimana Dadan Ling…?" Ucap Viky bertanya, dan yang Viky hubungi adalah Dewi.


"Aku baru selesai memarkirkan mobil di parkiran Octa Grup… dan kak Dadan juga sudah ada di sini bersama aku karena tadi kita berangkat bareng dari rumah dengan 2 mobil…" Jawab Dewi kembali dengan suara yang lembut di balik telpon.


"Sebelum ke sini, kamu cari dulu sopir yang ada di rumah aku tadi dan bertukar kunci mobil dengannya…" Ucap Viky, memberikan perintah kepada Dewi untuk menukar kunci mobil, walau pum Viky sudah menyuruhnya untuk pergi ke ruangan Viky, tapi entah pergi kemana si sopir tersebut setelah memarkirkan mobilnya, karena sampai sekarang sopir tersebut tidak kunjung datang ke ruangan Viky.


"Baik kak…" Jawab Dewi, kemudian Viky mematikan telponnya setelah mendengar jawaban dari Dewi.


Setelah panggilan dengan Dewi terputus, Viky melakukan panggilan ke No lain.

__ADS_1


"Deky… apa kamu berada di Octa Grup sekarang…?" Ucap Viky langsung bertanya, dan yang dia telpon adalah Deky.


"Tidak tuan… saya baru saja pergi dari Octa Grup, jika tuan ingin bertemu dengan saya, saya bisa kembali lagi ke Octa Grup, karena saya juga belum terlalu jauh…" Jawab Deky di balik telpon.


"Tidak usah kamu teruskan saja tujuan awal kamu, tapi kamu hubungi orang yang ada di Siren Country untuk menyiapkan sebuah tempat untuk aku bertemu dengan Igor Long, siapkan dengan kapasitas untuk 9 sampai 10 orang…" Jawab Viky yang dia tidak mau mengganggu pekerjaan Deky, jadi dia hanya memerintahkan Deky untuk menyiapkan sebuah tempat saja.


"Baik Tuan… kalau begitu, setelah ini saya akan menghubungi seseorang yang bertanggung jawab di Siren Country untuk menyiapkan apa yang tuan minta…" Jawab Deky.


Kemudian Viky mematikan telponnya setelah mendengar jawaban dari Deky barusan, dan memasukan ponselnya kembali ke dalam sakunya.


Dari arah pintu masuk, Dewi dan Dadan Ling berjalan dan memasuki ruangan Viky, dan berjalan ke arah Meja kerja Viky.


"Kalian ber 2 duduk lah sebentar dan berkenalan dengan mereka ber 3, karena mereka juga akan ikut berlatih bersama kalian… dan tunggu Vanteko Ma datang…" Ucap Viky di saat Dewi akan berkata, dan menunjuk ke arah 3 orang yang sedang duduk di sofa, yang mana mereka juga sudah berganti baju dengan pakaian yang biasa.


Dewi dan Dadan Ling berbalik arah dan berjalan ke arah Sofa, namun ekspresi Dewi terlihat berbeda, karena dia di perlakukan berbeda oleh Viky.


Mereka ber 5 pun saling berkenalan dan mengobrol santai sambil menunggu kedatangan Vanteko Ma, namun Viky entah sedang melakukan apa di meja kerjanya.


Tidak lama Vanteko Ma datang dengan sedikit terburu-buru, karena dia sudah di beri tahu oleh Dewi bahwa Dewi sedang menunggunya di Octa Grup.


"Kak… maaf aku sedikit terlambat, karena suasana di jalan tadi sangat ramai dan mengalami kemacetan…" Ucap Vanteko Ma meminta maaf kepada Viky, setelah berada di dekat Viky.


Vanteko Ma pun berjalan ke arah sofa dan berkenalan dengan ke 3 orang yang sedang mengobrol dengan Dewi dan juga Dadan Ling.


Tidak lama Viky berdiri dan berjalan ke arah sofa, dan orang-orang yang ada di sofa pun langsung terdiam melihat ke arah Viky.


"Satu… kamu pergi ke pasar dan cari semua yang tertulis di kertas ini, harus sesuai dengan apa yang tertulis di sini… jika sudah selesai, kamu langsung pergi ke Siren Country…" Ucap Viky memberikan perintah kepada si No 1 dan memberikan selembar kertas yang ada di tangannya.


"Siap Lord…" Jawab si No 1 dengan mengambil kertas yang di berikan oleh Viky kepadanya.


"Dan ini kartu bank… kamu nanti ambil uang untuk membayar beberapa barang yang tidak bisa melakukan pembayaran dengan cara di gesek kartu…" Lanjut Viky berkata dan memberikan sebuah kartu bank kepada si No 1.


"Tidak perlu Lord… nanti saya bisa membelinya dengan uang saya saja…" Jawab si No 1 menolak pemberian kartu bank yang di berikan oleh Viky.


"Tidak… uang kamu lebih baik kamu berikan kepada keluarga kamu saja… dan juga barang yang akan kamu beli juga bisa di bilang cukup mahal, aku yakin uang kamu tidak akan mencukupi untuk membeli semua barang ini… aku perkirakan total dari semua barang ini tidak kurang dari 50 juta…" Jawab Viky, dan memang benar harga setiap barang yang akan di beli bisa di bilang cukup mahal, dan jika di total kan bisa mencapai 50-100 juta.

__ADS_1


"Baik Lord…" Jawab si No 1 dengan mengambil kartu bank yang di berikan oleh Viky, dan dia juga sedikit kaget atas apa yang Viky katakan, bahwa jumlah total harga dari barang yang ada dia beli tidak kurang dari 50 juta.


"Dadan… kamu ke sini bawa mobil kan…? boleh kamu pinjamkan mobilnya ke No 1…?" Ucap Viky dengan melihat ke arah Dadan Ling.


"Iya tuan saya ke sini membawa mobil… silahkan tuan dan ini kunci mobilnya tuan…" Jawab Dadak Ling dengan memberikan kunci mobilnya kepada Viky.


"Kamu pakai mobil ini… kamu ke sini tidak memakai mobil kan…?" Ucap Viky dengan memberikan kunci mobil tersebut kepada si No 1.


"Baik Tuan…" Jawab si No 1 dengan mengambil kunci mobil yang di berikan oleh Viky kepadanya.


"Kamu bisa pergi sekarang, dan No 3 kamu temani No 1 pergi…" Ucap Viky memberikan perintah kepada si No 3 untuk menemani No 1.


"BaiK Tuan…" Jawab si No 3.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...

__ADS_1


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...


__ADS_2