
Permainan Kecil di Dalam Sebuah Peperangan
Viky melihat jam tangannya untuk mengetahui bahwa waktu yang dia berikan kepada Fast masih ada atau sudah selesai, dan waktu pun tersisa 30 Detik Lagi.
Eagle yang berada di dalam pesawat pun melihat Viky yang berdiri di barisan depan, dia sedikit bingung, bukan bingung karena Viky ikut dalam berperang melainkan dia bingung, untuk terus berperang di udara atau ikut turun berbaris bersama Viky di bawah, setelah dia merasa sedikit ragu-ragu, dia akhirnya menghubungi bagian komunikasi untuk meminta ijin mendaratkan pesawatnya dan bergabung bersama Viky di bawah.
"Lord… maaf, tuan Eagle meminta ijin untuk ikut berperang di bawah bersama Lord…" Ucap salah seorang dari bagian komunikasi menyampaikan pesan dari Eagle yang masih berada di udara.
"Jika dia mau, dia bisa ikut bergabung dengan aku di sini… dalam 30 detik lagi, ada atau tidak ada dia, aku akan memulai pertempurannya…" Jawab Viky, dengan memberikan ijin kepada Eagle jika ingin ikut bergabung bersama dia di sana, namun Viky tidak akan menunggu Eagle karena waktu yang di berikan kepada Fast hampir habis, dan jika Eagle masih ingin ikut bersama dia, maka Eagle bisa menyusul dari belakang.
"Baik Lord…" Jawab orang tersebut kemudian dia segera pergi dari sana dan mengatakan kepada Eagle, bahwa dia sudah mendapatkan ijin dari Viky jika ingin ikut berperang bersama Viky.
30 Detik berlalu dengan sangat cepat, Viky mengeluarkan energi kekuatan tingkat Lord Jendral nya, seketika itu juga tubuh Viky seperti di lapisi oleh sesuatu dari ujung rambut hingga ujung kaki, begitu juga pedang yang di pegang nya, ada sedikit perubahan warna yang mana awalnya pedang tersebut berwarna putih dengan pegangan pedang berwarna emas sekarang pedang tersebut berubah menjadi berwarna hitam.
#Sumber dari Google. Pedang Viky sebelum di lapisi oleh Energi tingkat Lord Jendral.
Bukan hanya pedangnya saja yang berubah melainkan raut wajah Viky berubah menjadi sangat serius dan meñjadi lebih dingin, serta sorot mata yang lebih tajam dan juga berwarna merah darah. sangat jauh dari sebelumnya karena sebelumnya dia hanya mengeluarkan aura dari tingkat Lord Jendral saja, namun saat ini dia mengeluarkan kekuatan asli dari tingkat Lord Jendral, walau pun tidak semua kekuatan yang dia punya dia keluarkan, tapi hal itu sudah cukup untuk menjadikan Viky terlihat seperti seorang monster yang haus darah.
Setelah melihat Lord mereka mengeluarkan Energi kekuatannya, semua orang juga melakukan hal yang sama, tidak terkecuali Aldo, Cheetah, Jaguar dan yang lainnya yang berada di dekat Viky, mereka juga melakukan hal yang sama yang di lakukan oleh Viky.
Viky mengangkat pedangnya ke udara menandakan bahwa perang akan segera di mulai, namun sebelum Viky mengayunkan pedangnya untuk memberikan tanda serang, dari arah belakang, Eagle berlari dengan kecepatan yang sangat cepat dengan menggunakan energinya, dan juga tubuhnya sudah di lapisi oleh energi tingkat kekuatan seorang Lord.
"Lord maaf… apa aku terlambat…?" Ucap Eagle Bertanya dan meminta maaf kepada Viky, karena menurut dia kedatangan dia sedikit menghentikan gerakan Viky yang akan memberikan perintah menyerang.
__ADS_1
"Tidak juga… masih ada 5 detik lagi sebelum waktu yang aku berikan kepada Fast habis…" Jawab Viky sambil melihat jam tangannya dan juga pedang yang di acungkan ke atas dengan tangan kanannya.
"Aku sangat bersemangat sekali bisa berbarengan seperti ini kembali dengan Lord… aku tidak ingat kapan terakhir kali berbarengan seperti ini bersama Lord…" Ucap Eagle dengan raut wajah yang terlihat sangat bahagia, karena dia saat ini sedang bernostalgia, mengingat masa dulu saat masih suka berperang bersama-sama dengan Viky.
"Yah sudah lama sekali, sampai-sampai aku pun sedikit lupa bagai mana caranya mengayunkan pedang kepada musuh…" Jawab Viky dengan sedikit bercanda kepada Eagle.
"Aku sangat percaya bahwa Lord sudah lupa cara mengayunkan pedang…" Jawab Eagle dengan balik bercanda kepada Viky.
"Aldo… bagai mana kalau kita lakukan cara yang biasa kita lakukan dulu… ?" Lanjut Eagle dengan berbalik melihat ke arah Aldo.
"Ayo… siapa takut…" Jawab Aldo.
"Apa aku boleh ikut…?" Ucap Cheetah bertanya, namun dia sudah tahu apa maksud dari perkataan Eagle.
"Aku juga ingin ikut…" Timpal Jaguar yang mana dia tidak mau ketinggalan.
Setelah mendengar kata-kata dari Viky… Eagle, Aldo, Cheetah dan juga Jaguar sedikit tercengang, karena yang mereka tahu bahwa Viky tidak pernah mengetahui permainan yang sering mereka lakukan ketika di medan perang, bukan hanya itu saja, tapi Viky mengetahui taruhan apa yang di lakukan, karena selama ini hanya Eagle, Aldo dan ke 4 pilar saja yang tahu akan permainan ini, dan mereka tidak pernah membicarakan hal ini kepada orang lain, dan mereka juga tidak pernah membicarakan masalah ini ketika tidak berada di medan perang.
"Kalian tidak perlu kaget seperti itu… dari dulu aku sudah tahu tentang permainan yang sering kalian lakukan… jangan kira aku tidak memperhatikan kalian, aku tahu apa yang di lakukan oleh si pemenang permainan ini… aku tidak mempermasalahkan hal itu, karena kalian semua masih bersikap dalam batas yang wajar… boleh lah sekali-kali aku ikut dalam permainan kali ini, aku sedikit bosan jika hanya menjadi penonton saja…" Lanjut Viky berkata, karena perkataan dia yang tadi tidak ada yang meresponnya, jadi dia sedikit menjelaskan kepada Aldo dan yang lainnya.
Aldo, Eagle dan yang lainnya bisa sedikit bernapas lega setelah mendengar penjelasan dari Viky, awalnya mereka berpikir bahwa Viky akan marah kepada mereka karena melakukan sedikit permainan kecil ketika di dalam peperangan.
"Baiklah… karena kalian semua diam saja, aku anggap kalian semua setuju, namun jika kalian dapat mengalahkan aku, maka aku akan memberikan 1 hadiah khusus bagi yang bisa mengalahkan musuh lebih banyak dari aku…" Lanjut Viky berkata.
Kemudian dia mengayunkan pedangnya dari atas dan mengarah ke depan, seketika itu juga aura yang di miliki semua orang-orang dari Viky keluar dan mereka semua bergegas berlari menuju ke arah musuh yang berada di depan mereka.
__ADS_1
Dan Pihak Fast, hanya memenuhi kesiapan sekitar 90% dari waktu 1 menit yang dia minta kepada Viky. walau pun pihak Fast belum melakukan persiapan yang maksimal, mereka mau tidak mau harus berhadapan dengan pihak Viky, karena pihak Viky sudah bergegas berlari menuju ke arah mereka.
"Baiklah… semuanya, walau pun persiapan kita belum maksimal, tapi musuh sudah bergegas menyerang ke sini… kita mau tidak mau harus berhadapan dengan musuh yang menyerang, sambil menunggu semua orang kita selesai dalam persiapan mereka, kita hanya bisa melawan sambil bertahan tanpa menyerang balik musuh… setelah semuanya siap, bari kita bisa melakukan serangan balik kepada musuh…" Ucap Fast, dengan maksud memberikan semangat kepada orang-orangnya, namun dia juga sedikit sadar bahwa tidak akan ada kesempatan bagi dia untuk bisa menyerang balik pihak Viky, walau pun persiapan yang dia lakukan sudah maksimal sekali pun, untuk saat ini, karena orang-orang kuat yang dia miliki telah banyak yang mati akibat serangan pertama dari pihak Viky tadi, jika hal ini di lakukan di awal, dia memiliki kepercayaan diri untuk bisa menang melawan Viky, dan dia juga berpikir bahwa mafia Danone King yang Viky kalahkan adalah menggunakan cara yang sama seperti yang di lakukan Viky kepadanya saat ini, serangan pertama mengecek kekuatan musuh, serangan ke 2 melemahkan kekuatan dari musuh, serangan ke 3 mengalahkan musuh.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...