Jendral Perang

Jendral Perang
bab 129 Cucu Pimpinan 1


__ADS_3

Cucu Pimpinan 1


"Viky… siapa cucu dari Pimpinan 1 Divisi perang Montana, dan kenapa dia mencari kamu sampai seperti itu…" Tanya Rere penasaran kepada Viky, setelah sambungan telpon dengan Citra terputus.


"Baiklah aku akan menceritakannya kepada kamu jika kamu ingin mengetahuinya… dan ini juga bisa berkaitan dengan penyembuhan perut kamu…" Jawab Viky mengelus lembut kepada Rere.


"Dulu ketika aku akan di kirim ke medan perang, pimpinan 1 berkata kepada aku, bahwa jika aku kembali dengan selamat dari medan perang, aku akan di jodohkan dengan cucu nya, namun ketika aku akan pergi ke medan perang dan menunggu dia untuk bertemu dengan aku, entah karena hal apa dia tidak datang untuk menemui aku…"


"Beberapa tahun kemudian, aku bertemu dengan seorang wanita yang terluka ketika di medan perang, dan aku menyembuhkan luka-lukanya, setelah sembuh dia berpamitan untuk kembali pulang ke markasnya…"


"Sebelum dia pulang, aku menitipkan sebuah bunga obat kepadanya, memang bunga tersebut belum mekar dan berbuah… aku perkirakan bunga tersebut sudah mekar dan berbuah saat ini… bunga atau buah dari bunga tersebut adalah bahan obat yang kamu perlukan…" Ucap Viky menceritakan kejadian di masa lalu dan tetang bahan obat untuk kesembuhan Rere.


"Jadi apa hubungannya, antar cucu dari pimpinan 1 dengan si wanita yang kamu tolong dan kamu titipkan bunga obat…" Tanya Rere sedikit bingung dengan cerita dari Rere.


"Ketika dia terluka, aku memerintahkan seseorang untuk mencari informasi tentang si wanita yang aku tolong, dan informasi yang aku dapat bahwa dia adalah cucu dari pimpinan 1 dan dia ketika itu sudah bertunangan dengan seorang laki-laki, entah siapa laki-laki yang bertunangan dengannya sampai sekarang aku pun tidak tahu…"


"Sebenarnya aku sudah melupakan semua kejadian ini, karena aku pikir dia sudah menikah dengan orang lain, Dan aku juga tidak tahu kenapa dia ingin bertemu dengan aku…" Ucap Viky kembali melanjutkan ceritanya.


"Oh seperti itu… jadi sekarang apa yang akan kamu lakukan…?" Tanya Rere, menanggapi cerita dari Viky.


"Mungkin nanti aku akan pergi menemuinya dan meminta kembali bunga yang aku titipkan dulu kepadanya…" Jawab Viky menjelaskan apa yang akan dia lakukan kedepannya, kepada Rere.


"Jika dia tidak mau memberikan kembali bunga obat itu kepada kamu bagaimana…? aku pikir ada hal lain yang dia inginkan dari kamu, jika tidak buat apa dia jauh-jauh datang ke Kota Taraka yang kecil ini demi hanya untuk bertemu dengan kamu atau hanya untuk mengembalikan bunga obat itu kepada kamu…" Ucap Rere memberitahukan pendapatnya kepada Viky.


"Jika dia tidak memberikan kembali bunga obat tersebut untuk kesembuhan kamu, maka aku hanya bisa berharap bahwa tubuh kamu bisa sembuh secara alami… dan aku juga akan berusaha sebisa aku untuk menemukan cari lain untuk dapat menyembuhkan kamu…" Jawab Viky dengan tersenyum ke arah Rere dan mengelus lembut rambut Rere.


"Mungkin kita bisa mengetahui alasan kenapa dia ingin sekali untuk bertemu dengan aku, setelah nanti kita bertemu dengan dia nanti…" Lanjut Viky berkata, dengan tangan yang masih mengelus rambut Rere.

__ADS_1


"Tapi bagaimana kalau dia ingin sekali bertemu dengan kamu karena dia ingin kamu untuk menikahi dia…" Ucap Rere tiba-tiba menanyakan hal yang mungkin saja bisa terjadi.


Viky tersendak kaget mendengar kata-kata dari Rere yang tiba-tiba berpikir begitu, memang di pikiran Viky juga dia berpikir seperti itu, namun dia tidak tahu bahwa Rere juga berpikiran hal yang sama.


"Itu yang aku takutkan tapi kamu tenang saja aku tidak akan berpaling dari kamu… ketika aku dulu bertemu dengannya di medan perang, dia sangat cerdik dan pikirannya penuh dengan ide dan strategi… yang paling penting adalah dia sangat keras kepala, dia tidak akan menyerah untuk mendapatkan sesuatu yang dia inginkan… yang paling aku takutkan adalah pendirian kamu akan goyah… setelah bertemu dengan dia…" Jawab Viky tetang pertanyaan Rere.


"Aku tidak apa-apa jika kamu menjadikan dia salah satu wanita kamu…" Jawab Rere atas pernyataan dari Viky.


"Kamu Rela membagi aku dengan dia tapi apa dia rela membagi aku dengan kamu…?" Jawab Viky, sekaligus bertanya kepada Rere tetang pertanyaan yang tidak bisa Rere jawab sendiri.


Rere hanya diam dan merenungi apa yang Viky katakan dan memang benar apa yang Viky katakan, Rere bisa menerima Viky memiliki wanita lebih dari 1 tapi apakah cucu dari pimpinan satu akan menerima Viky yang mempunyai wanita lebih dari satu.


"Sudahlah tidak perlu di pikirkan… sekarang kita pergi makan siang dulu, aku sudah merasa lapar…" Ucap Viky mengalihkan pembicaraan dan pikiran Rere yang aneh-aneh.


"Hemm…" Rere hanya menganggukkan kepalanya, dan mereka berdua pun pergi dari ruangan tersebut untuk mencari makan.


Di situs resmi Octa Grup di saat ini terlihat sebuah pengumuman, dan pengumuman tersebut tertulis di halaman utama situs resmi Octa Grup.


*Semua kontak Kerja yang telah di ajukan dan di sepakati semuanya di batalkan oleh Tuan Besar.


untuk kedepannya sebagai gantinya maka investasi Octa Grup di tambahkan 3 triliun, semua perusahaan mempunyai kesempatan yang sama, mau itu perusahaan besar atau kecil memiliki peluang yang sama, dan investasi serta kontrak kerja yang sekarang Tuan besar akan turun tangan dan mengawasi semuanya secara langsung.*


Itu lah isi pengumuman yang terdapat di situs resmi Octa Grup.


Yang pertama menyadari pengumuman tersebut adalah seorang laki-laki yang tengah minum kopi di sebuah cafe, laki-laki tersebut minum kopi sambil melihat handphonenya, mata si laki-laki tersebut melotot melihat layar handphonenya, hingga matanya seperti akan keluar, dia sangat kaget dan menatap tidak percaya dengan apa yang dia lihat, Setelah beberapa saat dia tersadar dari rasa kagetnya, dia pun bergegas membayar kopi tersebut dan pergi dari cafe, semua orang yang di cafe tidak terlalu memperhatikan si laki-laki, karena si laki-laki pun bukan orang terkenal atau orang kaya, atau salah satu tuan muda dari keluarga Besar di Kota Taraka.


Setelah beberapa saat pengumuman tersebut di tulis di situs resmi Octa Grup informasi ini tersebar begitu cepat di kalangan perusahaan kecil menengah… sekarang perusahaan menengah dan perusahaan kecil… tengah sibuk mempersiapkan segala sesuatu untuk mengajukan kerja sama dengan Octa Grup, 1 kerja sama yang terjalin dengan Octa Grup saja bisa menjadikan perubahan besar terhadap perusahaannya.

__ADS_1


Informasi ini tidak begitu cepat menyebar ke perusahaan besar, karena untuk perusahaan besar, mereka tidak terlalu memantau situs resmi Octa Grup, karena sebagian dari mereka sudah mendapatkan kontrak kerja dengan Octa Grup, jadi di pikiran mereka, untuk apa memantau sesuatu yang sudah berada di tangan mereka.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2