Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 48 Rere Yang Agresif


__ADS_3

Rere Yang Agresif


Siren Country adalah sebuah tempat yang mengelola berbagai industri, seperti Hotel, Restoran, tempat Karaoke, Pemandian air panas dan masih banyak lagi industri yang lain yang berada di Siren Country, yang mana tempat tersebut di kelola oleh Octa Grup.


Siren Country di khususkan untuk kalangan VIP yang mana harga sebuh tiket atau kartu anggota untuk masuknya saja tidak kurang dari 10 juta dan itu pun adalah kartu yang termurah, Kartu keanggotaan di Siren Country terbagi menjadi 3 yaitu kartu Silver, kartu Gold dan kartu Platinum.


Setiap kartu pun di bagi menjadi 9 tahap yang berbeda, seperti contoh yang terendah adalah kartu Silver Bintang 1 dan begitu seterusnya sampai dengan kartu Platinum Bintang 9, dan untuk kartu Platinum Bintang 9 hanya ada beberapa yang tersebar. karena biaya pembuatannya yang cukup mahal dengan jumlah deposit minimal 1 Miliar. kartu tersebut sangatlah special, dimana pemilik kartu tersebut akan menikmati pelayanan khusus dan sangat spesial di Siren Country.


Kembali ke Viky.


Setelah Viky pergi meninggalkan tempat tersebut dia bisa bernapas lega, karena akan menjadi masalah besar jika orang yang berada di kamar tersebut adalah orang lain, tapi Viky cukup beruntung ternyata yang berada di dalam kamar tersebut adalah Citra yang mana dia adalah yang merusak mobil Viky ketika di Bank tempo hari, walau kerusakannya tidak terlalu parah tapi jika itu orang lain maka biaya yang di keluarkan akan cukup besar, tapi tidak untuk Viky, karena dia mendapatkan pelayanan Khusus dari Manager Lili.


"Walau dengan sedikit kebohongan akhirnya aku bisa terlepas dari masalah besar…" Gumam Viky dengan terus berjalan mencari kamar dengan No 202.


Dengan perlahan tapi pasti Viky mencari kamar tersebut, dia takut salah kamar lagi dan menyebabkan masalah yang lain. dan Akhirnya Viky menemukan kamar yang dia cari, tertulis di pintu kamar, dengan jelas Kamar 202.


"Tok… tok… tok" Viky mengetuk pintu terlebih dahulu takut terjadi suatu hal untuk kedua kalinya. Cukup lama Viky menunggu tapi tidak ada yang menjawab atau membukakan pintu.


"Ting…" Sebuh Notifikasi pesan masuk di ponsel Viky, Viky mengambil dan melihat pesan tersebut berasal dari Rere.


"Jika kamu yang berada di depan kamar, kamu segeralah masuk kedalam, pintunya tidak di kunci… aku sedang berada di kamar mandi…" itu adalah isi pesan yang di kirim oleh Rere kepada Viky.


Setelah memastikan bahwa kamar tersebut adalah kamar yang benar Viky pun masuk ke dalam, tapi setelah Viky masuk, dia tercengang melihat situasi di dalam kamar tersebut.


Di dalam kamar tersebut menyala lilin di setiap sudut kamar dan mengeluarkan aroma terapi yang menenangkan, di atas tempat tidur sudah di taburi bunga berwarna merah dan tepat di bagian tengah terdapat rangkaian bunga berbentuk hati, serta di samping tempat tidur ada sebuh meja yang mana terdapat 2 botol anggur serta 2 buah gelas dan beberapa lilin yang menyala, semuanya tertata dengan rapih di atas meja.


"Viky maaf membuat kamu lama menunggu…" terdengar suara lembut Rere, dan menyadarkan Viky dari keterkejutannya.


Viky melirik ke arah sumber suara, di sana terlihat Rere yang berjalan dari kamar mandi menuju ke arahnya.

__ADS_1


Viky terbengong melihat ke arah Rere yang mana Rere sekarang mengenakan baju dress berwarna putih transparan dengan rambut yang terurai, serta di bagian bawah terlihat sebuah segitiga yang berukuran kecil berwarna merah, dan di bagian bibir Rere yang imut, di balut dengan lipstik yang tipis berwarna merah, menjadikan kesan Rere, yang begitu Sexy dan menggairahkan.


Melihat perubahan Rere yang sekarang berada di depannya, Viky hanya terdiam melihat ke arah Rere, sebab Rere yang sekarang sangatlah berbeda dengan Rere yang biasanya, dimana Rere adalah tipikal orang yang pemalu, tapi sekarang di hadapan Viky, Rere sungguh berani berpakaian yang super terbuka, bahkan bisa di bilang mungkin tidak memakai baju, saking tipisnya baju yang Rere kenakan


"Viky apa ada yang salah dengan pakaian yang aku pakai, sehingga kamu melihat aku dengan tatapan seperti itu..." Ucap Rere dengan wajah memerah karena malu, ucapan tersebut pun menyadarkan Viky dari keterkejutannya.


"Tidak... tidak... tidak ada yang salah dengan itu, kamu terlihat sangat cantik dan sexy..." Jawab Viky dengan gugup dan tubuhnya sedikit bergetar serta jantung yang berdebar kencang. dia selama ini tidak pernah di hadapkan dengan situasi yang seperti ini.


"Lebih baik aku berhadapan dengan 1000 pasukan musuh dari pada berhadapan dengan seorang wanita cantik yang berpakaian seperti ini, sungguh membuat aku berkeringat dingin…"Gumam Viky dalam hati.


"Jika kamu kurang nyaman dengan ini semua, aku bisa merubah situasinya, untuk kamu agar bisa lebih nyaman…" Ucap Rere yang melihat perubahan dari Viky.


"Tidak apa-apa… aku hanya tidak terbiasa dengan situasi seperti ini…" Jawab Viky berjalan ke arah Rere yang berada di dekat meja.


"Heemm… tapi kenapa ucapan kamu terdengar kurang menyakinkan…" Jawab Rere dengan sedikit cemberut.


Rere tahu Viky sudah tidak asing dengan situasi seperti ini, dan mungkin sudah berpengalaman.


Viky kembali tertegun setelah mendengar ucapan dari Rere, dia bingung harus menjawabnya seperti apa, karena tidak mungkin jika Viky menceritakan semuanya sekarang kepada Rere sekarang.


Kemudian Rere menuangkan anggur ke dalam gelas dan menyerahkan gelas yang berisi anggur ke pada Viky. Viky mengambil gelas yang berisi anggur tersebut dan duduk berhadapan dengan Rere di meja tersebut.


"Sudahlah kamu tidak usah memikirkan ucapan aku yang barusan… ada beberapa pertanyaan yang ingin aku tanyakan kepada kamu…" Lanjut Rere, mengalihkan pembicaraan, karena jika di lanjutkan dengan pembicaraan sebelumnya, suasana yang romantis akan berubah menjadi canggung.


"Pertanyaan apa yang ingin kamu tanyakan kepadaku…" Jawab Viky, kemudian dia meminum habis anggur yang di gelas. itu dia lakukan agar kegugupannya sedikit berkurang.


"Apa kamu tipe orang yang bisa di percaya..?" Tanya Rere menatap ke arah Viky.


"Yah… kamu bisa percaya kepadaku…" Jawab Viky dengan asal sambil menganggukkan kepalanya , karena dia tidak mengerti akan maksud dari ucapan Rere.

__ADS_1


"Apa kamu tahu dengan apa yang aku maksud…?" Ucap Rere yang sedikit kesal karena Viky menjawab dengan asal.


"Aku tidak tahu dengan apa yang kamu maksud… tapi asal kamu tahu aku tipe orang yang dapat di percaya…" Jawab Viky dengan penuh keyakinan dan percaya diri yang tinggi.


Kalau Viky bukan tipe orang yang tidak dapat di percaya, lantas bagaimana dia membangun sebuah pasukan yang sangat besar dan kuat, dan untuk apa komandan tertinggi Divisi Perang Montana Sudon Warrior datang secara langsung dan menyerahkan Divisi Perang kepadanya.


Rere mengambil gelas yang berisi anggur, dengan satu teguk dia meminum habis anggur yang berada di gelas.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...

__ADS_1


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...


__ADS_2