Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 346 Hukuman untuk orang yang menculik Rere


__ADS_3

Hukuman untuk orang yang menculik Rere


"Ternyata kamu masih hidup, baguslah… sesuai janji aku tadi, kamu bisa pergi sekarang…" Ucap Viky kepada orang yang hendak berlari ke arahnya tadi, setelah dia tahu bahwa orang tersebut adalah orang yang bertemu dengan Viky di saat menjemput Rere.


"Terima kasih tuan… tapi jika boleh, saya ingin membawa orang-orang saya juga…" Jawab orang tersebut, namun nadanya sedikit pelan dan sambil menundukkan kepalanya.


"Kamu sangat lancang… sudah bagus Lord mau melepaskan kamu… tapi kamu malah meminta Lord untuk melepaskan orang-orang kamu, apa kamu ingin aku bunuh sekarang…" Ucap Aldo dengan nada yang sangat marah dan juga menatapnya dengan sangat tajam kepada orang tersebut, namun kata-kata dari Aldo di hentikan oleh Viky.


"Berapa banyak orang-orang kamu…? jangan bilang semua orang yang ada di sini adalah orang-orang kamu…" Jawab Viky, yang mana dia tidak langsung mengiyakan keinginan dari orang tersebut, karena Viky takut orang tersebut memanfaatkan kebaikan yang Viky berikan untuk menyelamatkan semua orang, sambil mengacungkan tangannya untuk memberikan isyarat kepada Aldo agar tidak meneruskan kata-katanya.


"Bukan tuan… orang-orang saya tidak ikut berperang karena saya larang mereka semua untuk ikut dalam perang kali ini… semua orang-orang saya yang ada di sini berjumlah 300 orang tuan…" Jawab orang tersebut, dengan sedikit terburu-buru dan mengatakan jumlah orang yang dia bawa kepada Viky.


"Jika orang-orang kamu, tidak ada di sini, lantas mereka semua ada di mana…?" Ucap Viky bertanya.


"Mereka semua sedang bersembunyi di bagian belakang barak, dan berbaur dengan orang yang mati yang berserakan di atas tanah…" Jawab orang tersebut.


"Baiklah… kamu ajak semua orang-orang kamu ke sini… dan untuk masalah pengampunan orang-orang kamu, tergantung nanti, aku ingin lihat apa mereka ikut berperang atau tidak… jika mereka ikut berperang maka aku tidak bisa memenuhi permintaan kamu…" Jawab Viky memberikan perintah kepada orang tersebut untuk mengumpulkan orang-orangnya, bagi Viky sangat mudah membedakan antar orang yang sudah ikut berperang atau tidak, walau pun di tubuhnya banyak darah sekali pun.


"Baik tuan… terima kasih, kalau begitu saya pergi dulu untuk memanggil semua orang-orang saya…" Jawab orang tersebut, dengan meminta ijin kepada Viky untuk pergi dari sana.


Viky hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, kemudian orang tersebut pergi dari sana setelah Viky memberikan ijin kepadanya dengan sebuah anggukkan kepala.


"Jika kita langsung membunuhnya, maka kita tidak akan bisa menemukan orang-orangnya yang bersembunyi, namun jika memang benar orang-orangnya tidak ikut berperang, kita bicarakan nanti, tapi jika mereka ikut berperang, maka bunuh saja semuanya tanpa terkecuali… kamu suruh orang untuk mengawasi dia, tapi cukup dari jauh saja…" Ucap Viky dengan melihat ke arah Aldo, setelah orang tersebut pergi.


"Baik Lord…" Jawab Aldo yang mengerti maksud dari kata-kata Viky, namun apa yang Viky pikirkan tidak terpikirkan oleh dia, karena itu dia merasa sedikit malu kepada Viky.


"Rere… yang mana di antara mereka semua yang menculik kamu…?" Ucap Viky bertanya dengan melihat ke arah Rere dan mengacungkan pedangnya ke arah orang-orang dari Fast yang sedang berlutut, dengan kedua tangannya berada di kepala mereka masing-masing.


Rere menyisir semua orang yang sedang berlutut dari arah kiri hingga kanan, namun dia tidak menemukan satu orang pun yang menculik dia.


"Aku lupa dengan wajah dari orang yang menculik aku dan wajah mereka juga terlihat sama, yang aku ingat hanyalah sebuah tato berbetuk hati yang di tusuk oleh pedang dan di lilit oleh bunga, di tangan kanannya…" Ucap Rere, dengan menyebutkan kepada Viky atas apa yang dia ingat, namun dia tidak bisa membedakan wajah semua orang yang berlutut karena semuanya hampir sama, yaitu sama-sama wajahnya berdarah, entah itu dari dirinya atau darah dari orang lain.

__ADS_1


"Semuanya….cari orang yang mempunyai tato hati yang di tusuk oleh pedang di tangan kanannya…" Ucap Viky memberikan perintah kepada orang-orangnya yang ada di sana untuk mencari orang yang mempunyai tato hati di tangan kanannya.


Setelah perintah dari Viky di ucapkan, semua orang bergegas dengan segera mencari orang tersebut.


Tidak lama terdengar seseorang berteriak.


"Lord… aku sudah menemukan orang yang di cari yang mempunyai tato hati di tusuk oleh pedang di tangan kanannya…" Ucap salah seorang dari orang-orang Viky yang sedang mencari orang yang di maksud, dengan sedikit berteriak sambil mengangkat orang yang dia temukan dari barisan orang-orang dari Fast yang berlutut.


"Bagus… bawa ke sini orangnya…" Ucap Viky dengan mengacungkan jempol kirinya kepada orang tersebut, karena tangan kanannya masih memegang pedang.


Orang tersebut kemudian menyerat orang yang di cari tersebut, walau pun belum tentu benar bahwa orang tersebut adalah salah satu orang yang menculik Rere.


"Apa benar kamu orang yang menculik Rere…" Ucap Viky melihat dengan tajam ke arah orang yang di bawah oleh orangnya, dan sedang berlutut di hadapan Viky.


Orang tersebut hanya diam tidak menjawab perkataan dari Viky.


"Cepat jawab, pertanyaan dari Lord…" Ucap orang yang membawa orang tersebut sambil menendang ke arah perut dari orang tersebut, namun orang tersebut hanya diam tidak menjawab apa-apa, bahkan berteriak kesakitan akibat tendangan tersebut pun tidak.


Tanpa instruksi lagi, orang dari Viky, dengan cepat mengangkat tangan kanan orang yang sedang berlutut tersebut dan…


"Sreet…" terdengar sebuah suara sabetan pedang yang memotong tangan kanan dari orang yang sedang berlutut tersebut.


"Aaaa…" Di saat yang bersamaan dengan sabetan pedang tersebut, terdengar sebuah teriakan yang sangat ngilu, dan hampir terdengar oleh semua orang yang ada di sana.


Viky mengambil tangan kanan yang sudah terpotong dari orang tersebut dan berada tidak jauh dari kakinya.


"Rere coba kamu lihat… apa tato dari orang yang menculik kamu yang seperti ini…" Ucap Viky berbalik melihat ke arah Rere yang berada di samping belakang kanannya dengan memperlihatkan sebuah tato dari tangan yang dia ambil dari dekat kakinya.


"Tatonya hampir sama seperti ini, namun aku tidak yakin jika orang yang menculik aku adalah dia…" Jawab Rere, yang mana dia mengenali tato yang ada di potongan tangan tersebut, namun dia sedikit takut karena Viky memberinya sepotong tangan yang masih mengeluarkan darah.


"Sebelum aku membunuh kamu… apa ada orang yang bersama kamu di antara mereka semua yang menculik Rere…" Ucap Viky dengan berbalik melihat ke arah orang yang sedang berlutut, sambil menunjuk ke arah semua orang-orang dari Fast.

__ADS_1


Walau pun orang tersebut sudah di potong salah satu tangannya namun orang tersebut masih bisa berlutut dan tidak tergeletak di atas tanah, dan dia juga masih diam tidak menjawab perkataan dari Viky, orang tersebut diam, entah karena dia sedang menahan rasa sakit atau memang dia tidak mau mengatakan apa pun kepada Viky.


"Jadi kamu masih tidak mau berbicara dan tetap ingin melindungi teman-teman kamu… baiklah, kalau begitu, kamu tanggung sendiri hukuman yang akan aku berikan kepada kamu…" Ucap Viky, dengan nada yang sedikit kesal, karena orang dari Fast tersebut masih tetap tutup mulut dan tidak memberikan Informasi kepadanya.


"Kamu… potong satu lagi tangan dia, dan hancurkan pusat energi yang ada di dalam tubuhnya, berikan obat terbaik yang kita punya agar dia tidak mati, dan lepaskan dia… biarkan dia hidup dengan tidak mempunyai ke 2 tangannya dan juga jalur energi di dalam tubuhnya… agar dia tidak bisa lagi berlatih Teknik seni bela diri…" Ucap Viky memberikan perintah kepada orangnya yang membawa orang yang menculik Rere yang berdiri di samping orang yang menculik Rere tersebut.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2