Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 203 Berkumpul Kembali


__ADS_3

Berkumpul Kembali


"Viky… Mamah menyuruh aku untuk pulang lebih cepat agar bisa membantu dia untuk memasak makanan, dan dia juga bilang nanti malam kamu ajak ibu juga Lisa ke rumah…" Ucap Rere setelah Deky keluar dari ruangan tersebut.


"Baiklah… nanti aku juga akan pulang dulu sebentar untuk memberikan perhiasan ini kepada Ibu dan juga Lisa, baru pergi ke rumah kamu… kamu pulang di antar oleh sopir tidak apa-apa kan…? ayah pasti lagi sibuk dan aku mau menunggu dulu yang lain membawakan sisa bahan obat serta tungku tanah liat untuk meracik obat kamu nanti malam… dan mobil aku juga di pakai oleh Aldo yang masih berada di rumah Citra…" Jawab Viky.


"Iya tidak apa-apa aku bisa pulang di antar oleh supir… kamu selesaikan dulu saja semua urusan kamu di sini…" Jawab Rere sambil membereskan barang-barangnya untuk bersiap pulang terlebih dahulu.


"Yah sudah aku pulang duluan yah…" Lanjut Rere berkata setelah selesai berkemas, sebelum Rere pergi, dia menyempatkan dulu untuk mencium pipi Viky, setelah itu dia pergi keluar dari ruangan tersebut menuju ke ruang tunggu sopir, untuk memanggil sopir untuk dapat mengantarnya pulang.


Kembali ke Viky yang saat ini dia sendirian di dalam ruangannya, dia mengambil minuman dan berjalan ke arah jendela, kemudian dia mengeluarkan ponselnya karena ada sebuah telpon masuk, dan telpon tersebut berasal dari Aldo.


"Lord… Letnan Jendral Eagle dan 4 Pilar, mereka ber 5 sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan Lord…" Ucap Aldo setelah telpon tersambung.


"Ok… terima kasih… kamu saat ini sedang berada dimana…? apa masih di rumah Citra…?" Ucap Viky bertanya.


"Tidak Tuan… aku saat ini sedang dalam perjalanan untuk kembali ke Octa Grup… sekitar 5 menit lagi aku akan sampai…" Jawab Aldo.


"Baiklah kalau begitu… aku akan menunggu kamu dan yang lainnya di ruangan aku…" Jawab Viky, kemudian dia mematikan telponnya, dia melihat ke arah luar jendela sambil minum sebotol anggur yang berada di tangannya.


"Mulai besok… pembangunan benteng di Kota Taraka ini akan aku mulai, dan tidak lama setelah itu Kota Taraka ini akan menjadi kota terlarang untuk orang yang akan berniat jahat dan akan merusak Kota Taraka…" Gumam Viky dengan melihat ke arah luar Jendela, tatapan mata Viky sangat tajam dan dengan raut wajah yang dingin.


"Krek…" Terdengar pintu ruangan tersebut terbuka di saat Viky masih melihat ke arah luar Jendela, dan orang yang membuka pintu tersebut adalah Aldo.


"Kamu sudah sampai…? mana yang lain…? apa masih dalam perjalanan…?" Ucap Viky bertanya kepada Aldo yang baru saja datang.


"Mungkin mereka tidak akan lama lagi akan sampai Lord… barusan ketika aku di lift AS.35 menghubungi aku, dan dia juga sedang dalam perjalanan ke sini…" Jawab Aldo.


"Baguslah kalau begitu… kita semua bisa berkumpul dulu di sini sebelum acara besok…" Jawab Viky, kemudian dia mengeluarkan ponselnya untuk menelpon Deky.


"Deky… kamu suruh orang untuk membawakan beberapa botol anggur ke ruangan aku, Eagle dan yang lainnya sedang dalam perjalanan ke sini…" Ucap Viky setelah telponnya tersambung dengan Deky.


"Baik tuan… akan segara saya suruh orang untuk mengantarkan beberapa botol anggur ke ruangan tuan…" Jawab Deky di lain telpon, kemudian Viky mematikan telponnya dan memasukan ponselnya ke dalam sakunya, dan dia berjalan ke arah kursi, serta menyuruh Aldo untuk duduk.

__ADS_1


"Aldo… Mulai sekarang kamu harus sedikit membagi waktu untuk Citra… kita tidak akan terlalu sibuk seperti saat di medan perang, Lusa nanti kamu pergilah ke Showroom mobil, dan pilih salah satu mobil untuk kamu pakai, jika kamu bingung mau memilih yang mana, kamu bisa ajak Citra untuk membantu kamu memilihkan mobil yang cocok untuk kamu…" Ucap Viky memulai pembicaraan di anatar mereka ber 2.


"Tapi Lord… bagai mana dengan Ayah…? apa dia akan mengemudikan mobilnya sendiri…?" Jawab Aldo, namun maksud Aldo dia sedikit menolak tawaran dari Viky untuk mengambil mobil untuk dia.


"Untuk Ayah… dia bisa mengemudi sendiri, atau nanti aku carikan sopir pribadi untuknya…" Jawab Viky, yang mengerti maksud dari Aldo, bahwa Aldo menolak untuk Viky membelikan mobil untuk dia.


"Tok…"


"Tok…"


"Tok…" Terdengar, seseorang mengetuk pintu ruangan Viky.


"Tuan… saya di perintahkan tuan Deky untuk mengantarkan anggur untuk tuan…" Lanjut seseorang berkata setelah suara ketukan pintu berhenti.


"Masuk…" Perintah Viky kepada orang yang berada di balik pintu luar.


Setelah mendengar bahwa Viky sudah memberikan ijin untuk masuk, kemudian orang yang berada di balik pintu luar pun membuka pintunya dan berjalan masuk dengan membawa 2 botol anggur di tangan kiri dan kanannya, serta 3 orang lainnya pun mengikuti dia dengan membawa anggur di ke 2 tangannya dan ada satu orang di antara mereka membawa bawa beberapa gelas kosong di tangannya.


"Tidak… kamu bisa pergi dari sini…" Jawab Viky menyuruh orang tersebut untuk pergi dari ruangan Viky.


"Baik Tuan… kalau begitu, kami ijin untuk pergi dari sini…" Jawab orang tersebut, kemudian dia berjalan pergi meninggalkan ruangan Viky dan di ikuti oleh 4 orang di belakangnya.


"Krek…" Pintu kembali terbuka, dan terlihat 5 orang berjalan masuk ke dalam rungan tersebut, kemudian ke 5 orang tersebut segera berlutut di hadapan Viky


"Salam Lord…"


"Salam Lord…"


"Salam Lord…"


Ucap orang yang paling depan dan di ikuti oleh ke 4 orang yang berada di belakangnya, dan ke 5 orang tersebut adalah Letnan Jendral Eagle dan 4 pilar pasukan Magnium yaitu, Lion, Tiger, Jaguar, Cheetah.


"Kalian ber 5 berdirilah… dan kalian bisa duduk…" Jawab Viky dengan memerintahkan Letnan Jendral Eagle dan 4 Pilar untuk berdiri dan duduk bersama mereka.

__ADS_1


"Oh iya dimana AS.35, bukannya dia juga pergi ke sini… apa kalian tidak pergi bersama dia ke sini…" Lanjut Viky bertanya setelah ke 5 orang tersebut duduk.


"Ijin menjawab Lord… kami pergi ke sini dari tempat yang berbeda dan tidak berbarengan satu sama lain… tapi kami tadi bertemu di bawah saat menuju ke sini, jadi kami bisa berbarengan datang ke ruangan ini…" Ucap Letnan Jendral Eagle menjawab pertanyaan dari Viky.


"Kalian bersantai lah dulu, sambil menunggu AS.35 kalian bisa membuka anggur itu…" Jawab Viky menyuruh orang-orangnya untuk bersantai terlebih dahulu, dan menunggu satu orang lagi.


Letnan Jendral Eagle, mengambil sebotol anggur dan menuangkannya ke dalam gelas dia dan di ikut oleh yang lain secara bergantian menuangkan anggur ke dalam gelas masing masing.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2