
Penguasa Ke 2 Bawah Tanah Kota Taraka
"Itu sebagai balasan karena kamu dengan seenaknya memukul teman aku… dan untuk masalah tempat ini, tidak ada urusannya dengan kamu, yang pertama tempat ini adalah tempat umum, yang ke 2 tempat ini juga masih dalam wilayah restoran, jadi jika kamu merasa di rugikan kamu bisa berbicara dengan pengurus restoran bukan dengan kami yang sebagai pengunjung… yang tidak tahu apa-apa…" Ucap Yu Jin dengan percaya diri dan nada yang penuh kemenangan.
Yu Jin bersikap seperti itu karena di lihat oleh teman-temannya dan juga di lihat oleh calon istrinya Try Rasya. dan jika ada apa-apa pun dia bisa mengandalkan nama keluarga Try, maka semuanya bisa di bereskan dengan mudah.
"Kamu bersikap seenaknya seperti itu kepada aku, akan aku balas 10 kali lipat, kamu tunggu saja, aku akan membawa lebih banyak orang ke sini, dan mengajak kakak aku…" Jawab orang yang di pukul oleh Yu Jin, dengan memegang pipinya yang sakit akibat di pukul oleh Yu Jin, Setelah berkata kemudian orang tersebut bersama orang-orangnya pergi dari.
"Ketua kelas kita memang hebat…" Ucap Salah seorang dari kerumunan memuji Yu Jin.
"Iya benar ketua kelas kita hebat, dapat mengusir orang yang mengganggu pesta kita dengan sekali pukul…" Timpal yang lain, yang sama-sama memuji Yu Jin.
"Baiklah… kita lanjutkan lagi pestanya, kita anggap mereka tidak pernah datang ke sini…" Ucap Yu Jin, dengan melihat ke arah semua orang untuk dapat melanjutkan pestanya.
"Dan untuk kamu… pergilah ke dalam restoran dan meminta obat kepada orang di sana untuk mengobati luka kamu…" Lanjut Yu Jin dengan melihat ke arah orang yang di pukul pengganggu tadi untuk segera mengobati lukanya.
"Baik ketua kelas… terima kasih karena sudah menolong aku… aku rasa luka ini tidak seberapa, jadi aku bisa tetap mengikuti pesta ini… biar nanti saja setelah pestanya selesai… dan aku juga tidak terganggu dengan luka kecil ini…" Jawab orang yang kena pukul oleh preman tadi.
"Itu terserah kamu… jika kamu masih mau di sini silahkan… jika mau mengobati dulu luka kamu juga silahkan… pestanya juga masih lama, jika kamu mengobati luka kamu dulu juga, kamu masih bisa ikut bergabung melanjutkan pesta ini…" Jawab Yu Jin, yang mana sebenarnya dia tidak peduli dengan kondisi orang yang di pukul, dia berkata seperti itu karena dia hanya berpura-pura peduli saja, dan dia juga tidak mau gara-gara ada orang yang mengalami luka, pestanya berhenti.
"Aku sarankan kamu untuk mengobati luka kamu… jika terjadi sesuatu kepada kamu, bukan hanya kamu saja yang rugi, tapi semua orang yang ada di sini akan mengalami kerugian akibat ulah kamu…" Ucap salah seorang yang mengerti maksud dari Yu Jin.
"Baiklah… kalau begitu aku akan pergi ke dalam restoran untuk mengobati luka aku…" Jawab orang yang di pukul tadi yang mana dia tidak mau berdebat dengan yang lain dan hanya bisa pergi dari sana, walau pun lukanya tidak terlalu berat.
Setelah orang tersebut pergi dari sana, kemudian suara musik pun kembali di nyalakan, dan pesta yang sempat terhenti pun kembali di lanjutkan, susana di sana pun kembali menjadi hidup kembali.
Beberapa menit telah berlalu, orang yang di pukul sama preman tadi pun sudah selesai mengobati lukanya, dan kembali bergabung dengan pestanya.
"Lihat… sepertinya pengganggu tadi kembali lagi dengan membawa lebih banyak orang…" teriak salah seorang yang menyadari dari kejauhan terlihat lebih banyak motor yang datang menuju ke sana.
"Iya benar… banyak sekali motor yang datang ke sini… harus bagaimana kita sekarang…" Timpal orang ke 2 yang melihat ke arah yang sama.
__ADS_1
Perhatian semua orang pun tertuju kepada cahaya lampu kendaraan yang semakin lama semakin mendekat ke arah mereka.
"Semuanya harap tenang… biar aku urus masalah ini… hanya preman kampung seperti mereka tidak bisa di bandingkan dengan keluarga Try, tadi aku tidak menggunakan keluarga Try saja mereka sudah kalah, bagaimana kalau aku mengatakan bahwa aku dari keluarga Try, mereka pasti akan berlutut meminta ampun…" Ucap Yu Jin, menenangkan semua orang, dan dengan percaya diri dia bisa menyelesaikan masalah ini dengan mudah.
Orang-orang yang mengendarai motor, saat ini sudah berada di dekat tempat pesta dengan jumlah motor tidak kurang dari 100 motor dan dengan jumlah orang lebih dari 150 orang, suara musik pun di hentikan kembali dan Yu Jin berjalan ke arah Depan untuk menghadapi para pengendara motor tersebut.
"Siapa yang berani memukul adikku…?" Ucap salah seorang pengendara motor dengan turun dari atas motornya dan dengan nada yang tinggi serta menatap tajam ke arah semua orang yang sedang berpesta, ketika dia turun dari atas motor, semua orang-orang yang dia bawa ke sana pun mengikutinya turun dari atas motor, dan ikut berkumpul mendekat ke arah orang yang paling depan.
Orang-orang yang berdiri di barisan depan para pengendara motor tersebut mempunyai tubuh yang besar dan juga terlihat sangat kekar dan juga dengan wajah yang terlihat menyeramkan.
"Itu… itu… bukannya Zime…" Ucap salah seorang dari kerumunan Yu Jin.
"Memangnya siapa Zime…?" Ucap orang di sebelahnya bertanya.
"Apa kamu bodoh, hal seperti ini saja tidak tahu… Zime itu adalah salah satu orang kepercayaan dari Tuan Prasetyo, walau dia adalah yang terlemah di antara orang kepercayaan Tuan Prasetyo, tapi dia bukan tandingan dari kita semua, apa lagi sekarang dia datang ke sini membawa begitu banyak orang, habis sudah kita semua…" Jawab orang pertama dengan nada yang penuh ketakutan.
"Apa Tuan Prasetyo yang kamu maksud itu adalah salah satu penguasa bawah tanah yang ada di Kota Taraka ini…?" Ucap yang lain bertanya kepada orang yang pertama berkata.
"Benar… aku pernah mendengar dari teman aku… katanya, kekuatan yang mereka miliki hampir sepada dengan kekuatan Tuan Yoki Meng…" Jawan orang pertama menjelaskan.
"He… he… he… Jadi kalian semua sudah tahu siap aku… baiklah, aku tidak akan berkata banyak, cepat serahkan orang yang memukul adikku… dan uang kompensasi untuk biaya berobat ke rumah sakit…" Ucap Zime dengan sedikit tersenyum, namun senyumnya itu terlihat sangat mengerikan, bagi semua orang yang berada di barisan Yu Jin.
"Aku orang yang memukul adik kamu… aku berasal dari keluarga Try, jika kamu berani menyentuh aku, maka keluarga Try tidak akan melepaskan kamu…" Ucap Yu Jin dengan percaya diri dan melangkah maju 1 langkah ke depan.
"Kamu ingin menggertak aku dengan keluarga Try yang kecil itu… sungguh sangat tidak menghormati aku…" Jawab Zime dengan nada yang dingin dan tatapan yang tajam melihat ke arah Yu Jin, kemudian dia berjalan ke arah Yu Jin.
"Bruk…" Sebuah pukulan melayang tepat mengenai Yu Jin, Yu Jin yang tidak siap menerima pukulan tersebut pun tersungkur ke pasir pantai.
"Kamu berani memukul calon suami aku… kamu akan menerima kemarahan dari keluarga Try… aku Try Rasya Putri tertua dari keluarga Try…" Ucap Try Rasya dengan nada yang tinggi, dan tatapan penuh kemarahan kepada Zime.
"Oh ada tuan putri kecil dari keluarga Try… kamu tidak perlu marah-marah seperti itu, lebih baik kamu temani aku malam ini dan akan aku lupakan semua kejadian ini…" Jawab Zime dengan tatapan mesum kepada Try Rasya.
__ADS_1
Siapa yang akan tidak tergoda dengan tubuh Try Rasya yang seksi dan kecantikan yang terlihat sangat sempurna, walau pun umurnya tidak Lagi muda, karena umur Try Rasya sekitar 30 tahun lebih.
"Kamu berani berkata tidak sopan kepada aku… akan aku menghubungi ayah aku, agar dia mengirim orang terbaiknya untuk membereskan kamu…" Jawab Try Rasya dengan nada yang kesal sambil mengeluarkan ponselnya dari dalam tasnya.
"Silahkan… tapi jika orang yang di kirim oleh keluarga Try tidak bisa mengalahkan aku, maka kamu harus menemani aku bersenang-senang malam ini, dan kalian semua harus memberikan kompensasi sebesar 100 juta…" Jawab Zime dengan penuh percaya diri, karena dia sudah tahu kekuatan yang di miliki oleh keluarga Try.
Try Rasya, tidak menanggapi perkataan dari Zime, dia menekan sebuah No di ponselnya, No yang dia hubungi adalah No ayahnya, dia menceritakan sedikit kejadian yang terjadi di sana kepada ayahnya setelah telpon tersebut tersambung.
Semua orang tidak tahu apa yang di katakan ayah Try Rasya, mereka semua hanya melihat Try Rasya mengangguk-anggukkan kepalanya, dan semua orang saat ini menaruh harapan besar kepada Try Rasya dan keluarganya untuk bisa menolong mereka semua dari masalah ini.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...