Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 84 Ye Diton


__ADS_3

Ye Diton


"Aku tidak tahu dan tidak mau tahu siapa pemilik restoran ini… yang perlu kamu tahu jika kamu tidak menarik kata-kata kamu barusan, aku pastikan kamu akan menyesali semuanya…" Ucap Viky menatap Tajam ke arah si manager.


"Jika aku tidak mau… kamu mau apa…? aku beri kamu kesempatan sampai hitungan ke-10 kamu berlutut dan minta maaf kepadaku… aku mungkin akan memikirkan untuk tidak membunuh kamu, Jika masalah ini sampai kepada pemilik restoran ini, aku tidak tahu apa yang akan terjadi dengan kamu, dan aku tidak bisa menjamin kamu masih bisa hidup atau tidak…" Jawab Si manager, dengan sombongnya dia berkata dan mengancam Viky.


"Baik kalau begitu aku juga akan memberi kamu kesempatan, dalam hitungan 5 jika kamu tidak menarik kata-kata kamu, bahkan pemilik restoran ini sekali pun tidak akan bisa menolong kamu…" Jawab Viky membalikan kata-kata si manager.


"Di dalam wilayah kekuasaan ku, tidak ada seorang pun yang bisa berbuat ulah, bahkan sampai menyakiti orang-orang ku… aku mendapat laporan bahwa kamu tidak bisa membayar makanan kamu dan kamu akan membuat onar disini… apa itu benar…" Ucap Seorang pria dari arah belang si manager dengan beberapa orang yang mengikutinya di belakang berjalan ke arah Viky.


Si manager dan si pelayan serta beberapa orang penjaga keamanan dengan reflek melihat ke belakang, dan memberi jalan untuk si pria yang berbicara barusan.


"Tuan…" Ucap semua orang menyapa pria tersebut dengan serempak.


"Manager Tang… apa yang terjadi…? jika kamu tidak bisa menjelaskan atas semua kekacauan ini yang menyebabkan semua pelanggan merasa terganggu… kamu pasti tahu akibat yang akan kamu terima nanti…" Ucap pria tersebut menatap ke arah si manager dan bertanya.


"Tuan… orang ini membuat onar di sini, setelah dia tidak bisa membayar makanan yang dia makan, dan juga tadi dia bilang bil pembayarannya minta di serahkan ke Octa Grup dan meminta Tuan Deky untuk membayarnya…dan juga tadi dia memanggil Tuan Deky secara langsung…" Ucap si manager menjelaskan dengan hati-hati.


"Baik… untuk masalah ini biar aku yang mengurus semuanya dari sini… karena masalah ini tidak sesederhana kelihatannya dan kamu tidak akan bisa menyelesaikan masalah ini… kamu peringatkan semua orang yang ada di sini untuk tidak membocorkan masalah ini…" Jawab pria tersebut setelah mengetahui tetang akar dari semua keributan yang terjadi.


"Aku adalah Ye Diton, pemilik restoran ini dan aku juga adalah kepala cabang generasi ke 4 dari keluarga Ye di Kota Taraka, apa benar kamu tidak bisa membayar semua makanan yang kamu makan dan malah menyuruh kami untuk membawa bil nya ke Tuan Deky yang berada di Octa Grup…" Ucap Ye Diton melihat ke arah Viky.


Sekarang semua orang melihat kasihan kepada Viky dan semua orang yang berada di pihak Viky, karena Ye Diton sebagai pemilik restoran Diton sudah keluar maka masalah ini akan menjadi lebih serius.


"Aku bukan orang bodoh yang akan menuruti semua kata-kata kamu dan mengirim orang ke Octa Grup dan bertemu Tuan Deky serta memintanya untuk membayar semua makanan yang kamu makan…"


"Aku di peringatkan oleh keluarga pusat untuk tidak berurusan dengan orang-orang dari Octa Grup… aku tidak di beri tahu untuk alasannya kenapa… jika itu terjadi maka bukan hanya aku yang akan mendapat masalah tapi semua keluarga Ye…"


"Aku tidak tahu apa hubungan kamu dengan Tuan Deky, tapi jika kamu dengan asal menjual nama Octa Grup bukan hanya kamu tapi semua orang yang berada di sekitar kamu akan menerima akibatnya…"

__ADS_1


"Aku bukanlah orang yang kejam, tapi jika masalah ini tidak di selesaikan sampai akhir, aku takut masalahnya akan menjadi lebih besar, aku ingin tahu bagaimana kamu akan menyelesaikan semua kekacauan ini…?" Ucap Ye Diton menjelaskan, dan di kalimat terakhir dia memberi kesempatan kepada Viky untuk menyelesaikan semua kekacauan yang terjadi.


Setelah Ye Diton berkata, sekarang semua orang menatap ke arah Viky, ingin tahu apa yang akan Viky lakukan.


"He… he… he… kamu ingin tahu bagaimana aku akan menyelesaikan semua kekacauan ini, baik… baiklah, akan aku kasih tahu kamu bagaimana caranya… tapi sebelum itu aku ingin keluargaku tidak berada di sini…" Jawab Viky dengan tersenyum ke arah Ye Diton.


"Ok… aku akan memberi kamu keringanan dan membiarkan keluarga kamu pergi dari sini…" Jawan Ye Diton


Kemudian Viky berbalik badan dan mengambil kartu yang berada di tangan Beben dan berkata:


"Kamu bawalah semua orang keluar dari sini dan tunggu aku di luar, setelah selesai aku akan menyusul kalian semua…" perintah Viky kepada Beben.


"Baik… aku akan membawa semua orang keluar dan menunggu kamu menyusul kita yang menunggu kamu di luar…" Jawab Beben.


Sebenarnya bukan Beben tidak mau membantu Viky dalam menyelesaikan masalahnya, hanya saja kewenangan dia terbatas, dan juga untuk masalah kartu Red Diamond tidak terbaca, memang bukan hanya masalah kode akses khusus saja melainkan juga memerlukan mesin yang khusu mendeteksi kartu-kartu kelas atas, karena di mesin biasa jika kartu seperti Red Diamond hasilnya akan tertera not found tapi di mesin khusus maka hasilnya akan keluar please enter code.


Viky menyadari bahwa semua orang sangat mencemaskan akan keselamatan Viky, kemudian Viky berkata kembali,


"Kalian semua tidak usah mencemaskan aku, dan aku juga tidak akan lama menyelesaikan masalah ini…" Ucap Viky meyakinkan semua orang.


Setelah Viky berkata seperi itu, semua orang berdiri dan pergi mengikuti Beben keluar dari restoran, tapi tidak untuk Rere dia berjalan mendekat ke arah Viky dan berkata:


"Aku tidak akan pergi, aku ingin menemani kamu di sini dan menyelesaikan masalah ini, jika kamu tetap menyuruhku pergi keluar dari sini, aku tidak akan mau menikah dengan kamu…" Ucap Rere setelah berada di samping Viky.


"Huh…" Viky hanya bisa bernapas berat menatap ke arah Rere dan berkata:


"Apa kamu bisa tidak mengancam aku dengan tidak mau menikah denganku…" Ucap Viky dengan lembut dan tangan mengusap kepada Rere.


"Baiklah… kalau begitu, kamu cukup berada di sampingku saja…dan setelah kejadian ini aku berharap kamu tidak akan berubah…" Lanjut Viky berkata, karena dia tidak punya pilihan lain dan membolehkan Rere melihat semuanya.

__ADS_1


Yang Viky takutkan adalah Rere akan berubah setelah melihat bagaimana Viky bersikap kepada musuh-musuhnya.


"Sekarang semua keluarga kamu sudah pergi dari sini, aku ingin tahu apa yang akan kamu lakukan sekarang…" Ucap Ye Diton setelah melihat orang-orang dari Viky pergi dari restoran tersebut


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2