
Jalan Keluar
Setelah mendengar semua yang Dewi katakan, Sekarang Viky sudah sangat yakin dengan apa yang terjadi kepada Rere dan apa penyebab dari perubahan Rere yang tiba-tiba seperti itu…
"Kak… untuk saran aku yang pertama mungkin kakak bisa mencobanya sekarang… kakak bisa membawa calon istri kakak ke sini.. karena aku melihat sikap kakak yang tidak bisa romantis jadi kakak bisa meminta bantuan kepada orang-orang di sini, dan kakak bisa sedikit belajar untuk menjadi laki-laki yang romantis tanpa menghilangkan kewibawaan kakak sebagai orang besar… bisa di bilang kakak jadi tidak lebay lah…dan aku yakin pasti ada perubahan dengan sikap calon istri kakak…" Ucap Dewi dengan raut wajah yang kembali berubah seperti semua, menjadi Dewi yang polos lagi.
"Boleh juga ide kamu… nanti setelah ini kakak akan coba berbicara dengan resepsionis dan meminta bantuan kepada mereka…" Jawab Viky dengan rasa yang sedikit lega, karena sudah bisa menemukan jalan untuk masalah yang sangat rumit.
"Langkah pertama yang harus kakak lakukan adalah kakak harus mencari tahu hal apa yang bisa membuat hati calon istri kakak luluh dan memberikan sepenuh hatinya kepada kakak…setelah itu aku yakin dia akan sangat penurut sama kakak… tapi mendengar dari cerita kakak tadi, pasti akan sulit menemukan hal yang membuat hati calon istri kakak luluh… mungkin cara yang pertama kakak bisa mencoba membelikan dia sebuah cincin…" Ucap Dewi memberikan saran kembali kepada Viky, dan menyuruhnya untuk membelikan cincin untuk calon istri Viky atau Rere
Bagi Viky, sesulit apa pun musuhnya di medan perang pasti bisa dia atasi dan di taklukan dengan mudah, tapi untuk masalah perempuan, terlihat mudah tapi lebih sulit dari kelihatannya, karena memang begitu lah seorang perempuan, keinginan yang simpel tapi sulit di pahami bagi laki-laki.
"Baiklah… mungkin setelah ini kakak akan pergi ke toko emas dan membelikan sebuah cincin untuk Rere… tapi tadi kamu bilang jika hati seorang wanita sudah luluh maka akan nurut sama laki-laki tersebut… apa hal itu berlaku untuk setiap wanita…?" Ucap Viky bertanya, maksud dari pertanyaan dia adalah untuk Antika Bilets
"Mungkin bisa saja berlaku untuk setiap wanita kakak… karena hati wanita itu sangat lembut, jika hatinya sudah tersentuh oleh seorang pria maka apa pun akan di lakukan untuk tetap bersama dengan si pria tersebut… tapi perlu kakak tahu, setiap wanita pasti akan berbeda cara untuk dapat meluluhkan hatinya dan pasti berbeda pula dengan cara yang di lakukan si wanita untuk tetap bersama dengan pria yang meluluhkan hatinya… sebagai contoh aku dengan calon istri kakak, pasti akan berbeda cara yang di lakukan untuk tetap bersama kakak…" Jawab Dewi.
"Oh seperti itu yah…" Jawab Viky simpel, dia akhirnya mengerti kenapa Antika bersikap seperti itu, karena memang cara yang di lakukan Antika seperti itu untuk tetap bersama Viky.
"Eh… Kenapa kamu ingin bersama kakak…? kamu sangat cantik, pasti lah banyak laki-laki yang menginginkan kamu untuk dapat bersama mereka di luar sana… dan kamu juga tahu kan kakak akan menikah dalam waktu dekat ini…" Lanjut Viky berkata.
"Aku juga tidak tahu kenapa perasaan aku sangat kuat kepada kakak… dan aku juga tidak mengerti kenapa aku seperti ini… biasanya aku sangat dingin kepada orang yang baru saja aku kenal, itu lah sebabnya aku sampai sekarang belum mempunyai pasangan…" Jawab Dewi.
Ketika Viky akan menjawab pernyataan dari Dewi.
Treett…
__ADS_1
Treett…
Treeet…
Ponsel Dewi berdering, ada sebuah panggilan masuk ke ponsel Dewi, namun Dewi hanya melihatnya kemudian memasukan kembali ponselnya ke dalam tasnya.
"Kenapa tidak di jawab telponnya… bisa saja penting…" Ucap Viky berkata, karena Dewi tidak mengangkat telpon yang masuk ke ponselnya.
"Tidak apa kak… itu ayahku, pasti dia menyuruh aku untuk pulang dan pastinya nanti aku di suruh untuk berdandan yang cantik karena begitu lah, tidak perlu aku jelaskan lagi…" Jawab Dewi dengan nada yang lemas.
"Yah sudah… kalau begitu kamu pulang saja… kamu ikutin dulu apa yang menjadi keinginan orang tua kamu dan bertemu dengan laki-laki yang akan di jodohkan oleh orang tua kamu… kakak yakin orang tua kamu pasti memilihkan calon suami yang terbaik buat kamu… jika kamu menyukai laki-laki tersebut yah jalani, tapi jika tidak, nanti akan kakak bantu berbicara kepada orang tua kamu…" Ucap Viky memberikan pengertian kepada Dewi.
"Tapi kalau aku pulang kakak di sini sendirian tidak ada teman untuk di ajak mengobrol…" Jawab Dewi kembali.
"Tidak juga sih… Jika kamu pulang, yah kakak akan kembali ke Octa Grup, tapi sebelum itu mungkin kakak akan pergi dulu ke toko emas untuk membeli cincin… dan jika nanti Rere ada di Octa Grup mungkin kakak akan kembali ke sini dengan Rere… dan menjalankan saran dari kamu" Jawab Viky,
"Kalau kamu membantu kakak, lantas bagaimana dengan orang tua kamu…? dan kamu juga harus mempersiapkan diri untuk acara nanti malam" Ucap Viky bertanya.
"Yah Tidak apa-apa sih kak… lagian acaranya juga nanti malam… yang orang tua aku takutkan adalah takut aku tidak pulang malam ini dan tidak menghadiri acara makan malam… makanya mereka terus menelpon aku dan menanyakan aku sedang berada dimana…" Jawab Dewi menjelaskan, sebenarnya yang Dewi inginkan bukan hanya mengantar Viky saja, tapi dia masih ingin bersama Viky.
"Baiklah kalau begitu… tapi sebelumnya kakak ucapkan banyak terima kasih…" Ucap Viky, menerima bantuan yang di berikan Dewi, walau Viky merasa sedikit tidak enak kepada Dewi.
Dewi menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, dan mereka pun pergi dari ruangan tersebut dan menuju resepsionis untuk melakukan pembayaran, tapi sebelum Viky membayar tagihan, Viky memesan sebuah ruang yang sangat romantis yang akan dia pakai untuk nanti sore bersama Rere, dengan bantuan dari Dewi, pemesanan ruangan yang Viky inginkan menjadi lebih mudah, Setelah Viky selesai melakukan pembayaran kemudian mereka ber 2 pergi dari restoran tersebut dengan posisi Dewi yang memeluk lengan Viky.
"Jadi mobil kamu dimana…?" Ucap Viky bertanya setelah mereka ber 2 berada di tempat parkir.
__ADS_1
"Aku ke sini naik taksi dan tidak membawa kendaraan… jika aku membawa kendaraan maka akan sangat mudah untuk ayahku mengetahui keberadaan aku dimana…" Jawab Dewi.
#Author masih punya hutang up 1 bab yah… jika ke buru, akan up satu lagi. jika tidak makan hutang author bertambah menjadi 2 bab
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...