
Ketua Keamanan Yang Licik
"Kamu ketua penjaga keamanan di sini… ?" Ucap Viky bertanya. kepada orang yang baru datang tersebut yang mana orang tersebut di panggil ketua oleh si penjaga keamanan tadi yang mencegat Viky.
"Yah… aku ketua penjaga keamanan di sini… memangnya ada apa…?" Jawab orang tersebut dengan nada yang sedikit tegas, dan juga tidak terlalu sopan seperti si penjaga keamanan tadi.
"Baguslah… kalau kamu ketua keamanan di sini… aku ada bisnis dengan kamu, apa kamu tertarik dengan bisnis aku…?" Ucap Viky bertanya dan memberikan sebuah tawaran yang akan membuat orang penasaran.
"Bisnis apa…? jika itu menguntungkan aku, bolehlah untuk sampingan, tapi jangan sampai mengganggu pekerjaan aku disini… jika mengganggu pekerjaan aku, maka urungkan saja niat kamu tersebut…" Jawab ketua keamanan tersebut dengan raut wajah yang terlihat penasaran dan juga menanti jawaban dari Viky.
"Tidak… tidak mengganggu pekerjaan kamu, lagian yang harus kamu lakukan juga sangat simpel, cukup kamu bawa aku ke ruangan Kent Latimore, untuk menandatangani kontrak kerja… setelah urusan aku dengan Kent Latimore nanti selesai, aku akan memberikan kamu uang sebesar 20 juta… bagaimana apa kamu tertarik…?" Ucap Viky menjelaskan, dan juga memberikan tawaran yang lebih kecil dari pada tadi, karena Viky melihat sikap ketua keamanan yang bersikap sedikit tidak sopan, dan Viky juga langsung berbicara ke intinya, tidak seperti yang tadi, karena dia melihat sedikit celah untuk dia bisa masuk dari sikap ketua keamanan.
"Aku bisa saja membawa kamu keruangan tuan muda sekarang juga… tapi aku juga butuh jaminan… siapa tahu nanti setelah kamu selesai menandatangani kontrak kerjanya kamu akan lupa kepada aku, bukan aku bermaksud tidak percaya sama kamu, tapi hanya untuk berjaga-jaga saja, karena taruhannya juga adalah pekerjaan aku…" Jawab ketua keamanan tersebut, yang mengerti maksud dari perkataan dari Viky tersebut, dan dia juga secara tidak langsung meminta kepada Viky sebuah jaminan.
"Hanya mengantar aku ke ruangan Kent Latimore saja, kenapa taruhannya menjadi pekerjaan kamu… yang aku tahu bukanya hal ini juga adalah bagian dari tugasnya penjaga keamanan yah…?" Ucap Viky bertanya, walau pun sebenarnya Viky juga sudah tahu akan jawabannya dari si penjaga keamanan yang melarang Viky untuk masuk.
"Memang hal itu juga adalah bagian dari pekerjaan kami sebagai penjaga keamanan… tapi berbeda dengan hari ini… karena tuan muda sendiri yang mengatakan bahwa khusus untuk hari ini, semua karyawan tidak boleh ada janji bertemu dengan orang luar, sekali pun itu sangat penting, karena akan ada orang penting yang akan datang ke sini… dan apa yang akan aku lakukan sekarang ini sangat beresiko tinggi, oleh karena itu harganya pun juga harus sesuai dengan resikonya…" Jawab ketua keamanan, dengan bermaksud negosiasi tentang tawaran yang Viky tawarkan.
"Jika seperti itu, akan percuma kalau pun aku bertemu dengan Kent Latimore, karena tidak akan bisa menandatangani surat kontrak…" Jawab Viky, yang kembali mengalihkan pembicaraan, agar bisa menemukan celah lain.
"Jika apa yang kamu tawarkan sesuai… nanti aku akan bantu kamu untuk berbicara dengan tuan muda…" Jawab ketua keamanan tersebut.
"Tapi apa kamu tidak takut membawa aku ke ruangan Kent Latimore, walau pun tawaran dari aku sesuai dengan apa yang kamu mau… karena tadi kamu bilang bahwa sekali pun sangat penting, tidak boleh ada janji dengan orang luar…" Ucap Viky dengan sedikit menyudutkan ketua keamanan.
"Perlu kamu tahu… siapa pun orang luar yang datang ke sini, baik orang itu berasal dari Keluarga Latte sekali pun, jika tidak ada ijin dari aku, mereka tidak akan bisa masuk, sekali pun urusan mereka sangat penting… tapi dengan sedikit rekomendasi dari aku, aku yakin tuan muda akan mengerti… dan hal ini pun pernah terjadi, bahkan orang yang aku rekomendasikan kepada tuan muda, dia berhasil mendapatkan kontrak kerja yang jumlahnya tidak sedikit…" Jawab ketua keamanan dengan percaya diri mengatakan hal itu kepada Viky, karena dia melihat bahwa Viky juga bukan berasal dari kota Yako, oleh karena itu dia berpikir, dia bisa memanfaatkan Viky untuk mendapatkan uang banyak.
"Baiklah… kalau begitu, aku akan memberikan tawaran terakhir aku kepada kamu… aku akan kirim uang ke rekening kamu dengan nilai 20 juta, hanya untuk mengantar aku ke ruangan Kent Latimore dan bantu aku untuk bisa mendapatkan kontrak kerjanya, jika aku berhasil menandatangani kontrak kerjanya, aku akan memberikan kepada kamu 30 juta lagi… akan tetapi jika kontrak kerjanya sangat besar, aku akan memberikan uang senilai 100 juta sebagai tambahan untuk kamu… bagaimana apa kamu setuju…?" Ucap Viky dengan memberikan tawaran lain, yang mana Viky ingin tahu sampai mana permainan yang akan di mainkan oleh si ketua keamanan tersebut, dan Viky juga karena sudah seperti ini, dia mau tidak mau harus mengikuti permainan dari ketua keamanan hingga selesai.
"Baiklah… aku setuju dengan tawaran dari kamu… tapi aku tidak bisa janji kepada kamu, untuk bisa mendapatkan kontrak kerja yang besar…" Jawab ketua keamanan sambil menyodorkan tangannya sebagai tanda setuju atas tawaran dari Viky dan Viky juga menyambut tangan dari si ketua keamanan tersebut sebagai tanda bahwa mereka sudah mendapatkan kesepakatan.
__ADS_1
Ketika mereka berjabatan tangan, baik Viky atau pun ketua keamanan ke 2 nya tersenyum, namun arti dari senyumnya tersebut beda.
"Ketua… apa ketua tidak takut, jika hal ini di ketahui oleh orang yang di katakan penting oleh tuan muda…?" Ucap si penjaga keamanan berkata, dengan maksud mengingatkan ketuanya, setelah jabatan tangan mereka ber 2 terlepas.
"Di sini hanya ada kita ber 3, jika sampai orang yang tuan muda katakan tahu, berarti dia tahu dari kamu… kamu tenang saja, sebagai uang dengar, nanti juga kamu akan aku berikan bagian…" Jawab ketua keamanan dengan berbalik melihat ke arah si penjaga, namun dengan nada yang sedikit mengancam.
"Tidak… aku tidak mau uang itu, karena aku juga tidak mau ikut campur dan terlibat dengan urusan kalian… yang jelas aku sudah mengingatkan ketua… selebihnya ketua sendiri yang harus menanggung resikonya nanti…" Jawab si penjaga keamanan dengan buru-buru dan juga dengan nada dan raut wajah yang terlihat sedikit ketakutan.
"Baiklah… aku pegang kata-kata kamu… tapi ingin kalau sampai ada orang yang tahu, aku tidak akan mencari orang lain…" Jawab ketua keamanan dengan nada yang lebih mengancam.
Si penjaga keamanan pun hanya bisa menundukkan kepalanya tanpa mengeluarkan kata-kata lagi.
"Mari tuan ikut aku… aku akan mengantar tuan ke ruangan tuan muda…" Ucap ketua keamanan dengan sopan mempersilahkan kepada Viky untuk masuk ke dalam gedung, dan mengikuti dia berjalan menuju ke ruangan Kent Latimore, Viky pun hanya menganggukkan kepalanya sebagi jawaban dan langsung berjalan mengikuti ketua keamanan.
"Mana no rekening kamu… biar aku kirim uangnya sekarang…" Jawab Viky sambil berjalan bersama dengan ketua keamanan dan dia juga sambil mengeluarkan ponselnya untuk mengirim uang ke rekening si ketua keamanan.
"Sudah aku kirim… kamu cek saja sudah masuk atau belum…" Ucap Viky, dengan memperlihatkan layar ponselnya kepada ketua keamanan, yang bertuliskan Pengiriman Sukses.
Mereka ber 2 berjalan keluar dari dalam lift, karena pintu lift sudah terbuka, di lantai yang mereka tuju, dan ketua keamanan pun mengeluarkan ponselnya untuk mengecek apakah uangnya sudah masuk atau belum.
"Sudah tuan… sudah masuk uangnya…" Ucap ketua keamanan dengan tersenyum dan juga dengan raut wajah yang terlihat sangat senang, menatap layar ponselnya.
"Tuan maaf… aku hanya bisa mengantar tuan sampai di sini… dan itu ruangan tuan muda…" Lanjut ketua keamanan berkata sambil menunjuk ke salah satu pintu yang ada di sana, setelah dia memasukan kembali ponselnya ke dalam saku.
"Kenapa hanya sampai di sini…? bukankah tadi kamu bilang, bahwa kamu akan membantu aku untuk berbicara dengan Kent Latimore…?" Ucap Viky bertanya dengan pura-pura bodoh.
"Aku baru ingat ada hal penting yang harus aku kerjakan terlebih dulu… nanti setelah selesai, aku akan menyusul tuan ke ruangan tuan muda dan membantu berbicara dengan tuan muda…" Jawab ketua keamanan dengan memberikan alasan kepada Viky.
"Baiklah kalau begitu… kamu bereskan saja dulu pekerjaan kamu, jika aku selesai lebih dulu, nanti aku akan mencari kamu…" Jawab Viky.
__ADS_1
Kemudian ketua keamanan berbalik dan pergi dari sana setelah mendengar jawaban dari Viky, dan ketua keamanan pun pergi dengan terburu-buru.
"Orang licik seperti kamu, tidak layak untuk menjadi orang yang berada di bawah perlindungan aku…" Ucap Viky dalam hati dengan menatap punggung ketua keamanan yang berjalan menuju ke arah lift, dengan tatapan tajam dan penuh kebencian.
...***************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...
__ADS_1