
Iring-iringan Kendaraan Militer
Kumpulan mobil dan orang-orang dari Divisi perang yang berbaris rapih di depan rumah yang paling besar menjadi perhatian bagi orang-orang yang tinggal di Bukit Himalaya, walau yang tinggal di sana adalah kalangan kelas atas, tapi mereka juga baru pertama kali melihat momen seperti ini.
Semua orang hanya bisa melihat dari kejauhan karena mereka juga takut, takut menyinggung orang yang sedang di tunggu orang-orang dari Divisi perang, 2 faktor yang membuat mereka takut, yang pertama adalah dari rumah, rumah yang di tinggali adalah yang paling besar dan yang ke 2 adalah banyaknya orang-orang dari Divisi perang yang sedang berbaris dengan bersenjata lengkap.
Ada beberapa orang yang merekam kejadian tersebut tapi setelah di pikir-pikir orang yang merekam tersebut menghapus Vidio nya kembali… mereka pikir bahwa orang yang di tunggu oleh orang-orang dari Divisi perang pasti memiliki pengaruh yang besar di Divisi perang, dan mereka juga melihat dari rumah yang di tinggali… jika tidak mempunyai jabatan yang tinggi di Divisi perang pastinya adalah orang dari kalangan kelas yang bahkan levelnya lebih tinggi dari mereka, jadi orang seperti itu tidak bisa mereka singgung.
"Siap…… Gerak…" Terdengar salah seorang dari barisan berteriak mengintruksikan untuk mengambil posisi sikap sempurna. Setelah Viky terlihat berdiri di pintu keluar rumahnya, kemudian Viky berjalan ke depan rumahnya dan melihat kepada semua orang yang berbaris rapih di samping mobil.
"Hormaaaat…… Gerak…" Lanjut orang tersebut berteriak kembali… dengan serempak semua orang yang berbaris rapih di dekat mobil mereka masing-masing memberikan horman kepada Viky dengan tubuh yang tegak, kemudian Viky membalas Horman semua orang, dengan tubuh yang tegak, berdiri lurus serta dada yang sedikit di busung kan ke depan.
"Tegaaak…… Gerak…" Teriak kembali orang tersebut setelah Viky menurunkan tangannya.
Seseorang berlari ke arah Viky, setelah berada di depan Viky, dia memberikan hormat terlebih dahulu sebelum berkata.
"Lapor Jendral… Kami di tugaskan oleh Divisi perang untuk menjemput Lord Jendral… Laporan selesai…" Ucap orang yang berlari ke arah Viky.
"Laksanakan…" Jawan Viky dengan tegas.
"Siap… laksanakan…" Jawab kembali orang tersebut, Sebelum dia berbalik… dia memberi hormat kembali kepada Viky.
"Kembali ke mobil kalian dan bersiap untuk berangkat…" Ucap orang tersebut melihat ke arah semua orang yang berbaris di dekat mobil masing-masing dan memberikan perintah. Kemudian setelah semua orang kembali ke dalam mobilnya masing-masing, dia membukakan pintu mobil yang berada di depan Viky, dan mobil tersebut adalah mobil yang di siapkan khusus untuk menjemput Viky.
"Tunggulah sebentar lagi jangan dulu berangkat… ada seseorang yang belum datang…" Ucap Viky berjalan ke arah orang yang memberikan perintah kepada yang lain.
"Siap Lord Jendral…" Jawab orang tersebut dengan tegas.
#Maaf jika aga sedikit tidak nyambung di bagian ini, karena author pun cukup kesulitan.
__ADS_1
"Aldo… kamu hubungi Deky… bilang padanya untuk mengirimkan seorang sopir, untuk menemani ibu dan juga adikku…" Ucap Viky dengan berbalik melihat ke arah Aldo.
"Baik Lord…" Jawab Aldo.
Treett…
Treett…
Treeet…
Ponsel Viky berdering ada sebuah panggilan masuk Kemudian Viky mengeluarkan ponselnya dan melihat siapa yang menghubunginya, setelah tahu siapa yang menelponnya kemudian Viky mengangkat panggilan tersebut, ketika Viky akan bertanya orang yang berada di balik telpon sudah berkata terlebih dahulu.
"Viky… apa yang terjadi… kenapa begitu banyak sekali kendaraan militer di sini dan juga tidak sedikit orang-orang dari Divisi perang berbaris dengan bersenjata lengkap…?" Ucap orang di balik telpon bertanya.
"Mereka semua datang ke sini untuk menjemput aku… Rere kamu dimana sekarang…? kamu sudah bersiap dan memakai pakaian yang aku berikan kemarin kepada kamu kan…?" Jawab Viky yang balik bertanya, dan orang yang menelpon tersebut adalah Rere.
"Aku berada di rumah sekarang… aku sudah siap dan memakai pakaian yang kamu berikan… tapi tadi ketika aku akan kembali ke rumah kamu, aku melihat begitu banyak sekali mobil militer dan orang-orang dari Divisi perang dengan bersenjata lengkap, karena aku merasa sedikit takut jadi aku kembali masuk dan menunggu kamu menghubungi aku, tapi kamu tidak menghubungi aku… sampai sekarang aku yang menghubungi kamu…" Jawab Rere, menjelaskan kepada Viky, dan mengatakan dia sedang berada di mana saat ini.
"Baiklah kalau begitu aku akan segera pergi ke sana sekarang…" Jawab Rere kemudian mematikan telponnya.
Viky memasukan kembali ponselnya ke dalam sakunya… Tidak lama setelah sambungan telpon terputus Rere terlihat berjalan menghampiri Viky, dengan memakai baju seragam khusus istri seorang militer.
"Baiklah… karena orang yang di tunggu sudah datang… mari kita pergi sekarang…" Ucap Viky kepada orang yang berdiri di dekat pintu mobil yang ada di depan Viky… setelah Rere berada di sampingnya.
Setelah Viky selesai berkata, kemudian Viky dan Rere masuk ke dalam mobil, di ikuti oleh Aldo yang duduk di kursi depan, di samping kursi pengemudi.
Mobil yang Viky naiki perlahan berjalan meninggalkan rumah Viky dan di ikuti oleh mobil yang lain berada di belangnya dengan membentuk dua baris, setelah melewati pintu gerbang perumahan, Mobil yang Viky naiki perlahan sedikit menaikan kecepatannya, dan ketika iring-iringan mobil Viky memasuki jalan utama Kota Taraka, di sana sudah di sambut dengan banyak orang-orang yang menonton di pinggir jalan, dan juga di sana sudah ada 5 motor Patwal yang akan mengawal mobil Viky hingga ke Divisi perang,
Iring-iringan 21 mobil militer dengan di kawal oleh 5 motor Patwal… membelah jalanan utama Kota Taraka, dan jalan yang di lalui juga sudah tidak ada mobil karena sudah di sterilkan sebelumnya, seperti di setiap perempatan sudah ada orang yang berjaga untuk menghentikan sementara kendaraan lain, di saat mobil iringan-iringan Viky akan melewati jalan tersebut, tidak ada yang keberatan akan hal itu, karena beberapa hari sebelumnya sudah ada pemberitahuan bahwa akan ada iringan kendaraan militer yang akan melawati jalan utama Kota Taraka, dan yang ada di salah satu mobil tersebut adalah orang yang paling penting di Divisi perang Montana, walau tidak di jelaskan berada di mobil yang mana orang tersebut.
__ADS_1
Tidak sedikit orang-orang yang merekam kejadian yang sangat langka ini. untuk mereka posting di sosial media mereka masing-masing.
#Maaf 1 bab dulu yah, jika ke buru akan author tambah lagi 1 bab, author kurang fokus karena lagi ga enak badan juga.
#Ga tau kenapa bab ini di tahan lolos review.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
__ADS_1
...R"Azk 🥇...