
3 Orang Pilihan Viky
Setelah Johan Bahtiar pergi dari ruangan Viky, tiba-tiba terdengar seseorang mengetuk pintu masuk, Setelah Viky memberikan ijin masuk kepada orang yang mengetuk pintu, terlihat seorang penjaga keamanan berjalan masuk ke dalam ruangan Viky.
"Maaf tuan… ada 5 orang yang sedang mencari tuan… orang tersebut semuanya memakai baju militer, setelah saya bertanya apa sudah membuat janji dengan tuan, mereka bilang belum, tapi mereka semua tetap memaksa ingin aku membawa mereka semua untuk bertemu dengan tuan, dan mereka menyuruh aku untuk bertanya kepada tuan… apa tuan bisa bertemu dengan mereka atau tidak, jika tidak mereka semua akan kembali tanpa perlu di usir…" Ucap si penjaga keamanan dengan sopan melaporkan niat kedatangannya kepada Viky, dia berkata seperti itu karena dia tidak tahu bahwa Viky atau tuannya adalah orang dari Divisi perang juga.
"Dimana mereka semua sekarang…?" Ucap Viky balik bertanya dan tidak menjawab pertanyaan si penjaga keamanan tersebut.
"Mereka semua berada di pintu masuk dan sedang menunggu jawaban dari tuan…" Jawab si penjaga keamanan tersebut.
"Baiklah… kamu bawa mereka semua masuk ke sini…" Jawab Viky memberikan perintah kepada si penjaga keamanan.
"Baik tuan…" Jawab si penjaga keamanan tersebut, kemudian dia berbalik dan melangkah pergi ke pintu masuk untuk memanggil ke 5 orang yang ingin bertemu dengan Viky.
6 orang berjalan masuk ke dalam ruangan Viky, yang mana 5 di antara mereka memakai baju militer lengkap karena untuk yang satu adalah penjaga keamanan dan berbeda pula baju yang di kenakan.
"Baiklah… terima kasih… kamu bisa pergi sekarang… mereka semua adalah orang yang aku kenal, dan mereka juga tidak perlu membuat janji jika ingin bertemu dengan aku…" Ucap Viky dengan melihat ke arah si penjaga keamanan dan menyuruhnya untuk pergi dari sana dan kembali berjaga di bawah, dengan aura Lord sudah menyelimuti tubuhnya.
"Baik tuan…" Jawab si penjaga keamanan tersebut dengan singkat, karana dia melihat perubahan pada Viky, tidak seperti saat awal dia datang ke sini, kemudian dia dengan segera berbalik dan pergi dari ruangan tersebut, dengan perasaan yang sedikit ketakutan melihat Viky.
"Kalian semua aku beri waktu 3 hari, sekarang belum habis waktunya dan kalian sudah kembali ke sini… apa kalian berubah pikiran dan ingin mengundurkan diri atau ada hal lain yang ingin kalian bicarakan dengan aku…?" Ucap Viky bertanya dengan melihat ke arah 5 orang yang tengah berdiri di hadapan Viky.
Sebelum menjawab pertanyaan dari Viky, mereka ber 5 memberikan hormat terlebih dahulu kepada Viky, yang sedang duduk di sofa, kemudian salah seorang dari mereka maju satu langkah.
"Ijin menjawab Lord… dari awal kami ber 5 masuk ke dalam Divisi perang, kami semua sudah memantapkan hati bahwa kami semua siap mati kapan pun, jadi kami ber 5 tidak perlu berlama-lama di dala rumah…" Ucap salah seorang dari ke 5 orang tersebut menjawab perkataan dari Viky, dengan nada yang tegas dan dengan posisi tubuh yang berdiri dengan tegak.
__ADS_1
"Apa jawaban dari kamu itu mewakili kalian ber 5…?" Ucap Viky kembali bertanya.
"Siap Lord… sebelum kami semua datang ke sini, kami semua sudah berkumpul terlebih dulu, dan aku yang di tunjuk sebagai orang yang mewakili kami semua ber 5…" Jawab orang pertama dengan dengan nada yang masih tegas.
"Baiklah… kalau begitu, kalian duduklah terlebih dulu… kita berbicara seperti biasa dan jangan terlalu formal, aku akan menjelaskan sedikit sebuah aturan yang harus kalian patuhi dari saat kalian mengetahui peraturan tersebut sampai yang tidak di tentukan…" Ucap Viky memberikan perintah, agar suasana di sana tidak terlalu formal, dan memang hal itu sudah menjadi kebiasaan Viky, dan maksud yang tidak di tentukan Viky, adalah jika orang tersebut mati, jika pun berkhianat maka hasilnya adalah sebuah kematian, kemudian Viky memasukan kembali aura Lord nya ke dalam tubuhnya.
Setelah mendengar perintah dari Viky, kemudian mereka ber 5 pun segera duduk di sofa, namun masih dengan posisi duduk yang tegak, entah karena berada di hadapan Viky, atau karena memang sudah kebiasaan mereka seperti itu.
"Baiklah… jika gaya santai kalian seperti ini, sebelum membahas hal lain, mulai sekarang nama kalian akan aku ganti, mulai dari kamu adalah No 1 dan kamu adalah No 2…" Ucap Viky memulai pembicaraan, dan menunjuk ke arah orang yang berkata tadi dengan mengganti namanya menjadi No 1, sampai pada orang terakhir dengan nama No 5.
"Nama yang kalian pakai sekarang tidak memiliki artian lebih, hanya sebuah nama saja di saat kalian ber 5 melakukan latihan yang akan aku berikan nanti… hingga latihan kalian semua mencapai pada tahan akhir, maka selama itu kalian lupakan dulu dengan nama asli kalian…" Lanjut Viky berkata, dengan melihat ke arah 5 orang yang sedang duduk di depannya.
"Siap Lord…" Jawab ke 5 orang tersebut dengan serempak dan nada yang tegas.
"Sudah aku bilang… kalian santai saja jangan terlalu formal dan juga kaku…" Ucap Viky, karena ke 5 orang di depannya masih kaku.
"Nah jika seperti ini kan lebih enak, jadi aku bisa dengan santai menjelaskan semuanya kepada kalian…" Lanjut Viky berkata, karena sudah melihat bawah ke 5 orang tersebut sudah sedikit lebih santai.
"Sekarang, kalian akan di bagi menjadi 2 bagian, yang mana tanda militer kalian yang di ambil oleh Aldo, maka kalian akan di latih secara khusus oleh Aldo, dan untuk kalian sisanya akan aku latih secara khusus di bawah bimbingan aku, dan nanti akan ada 3 orang tambahan yang akan ikut bergabung dengan kalian… tapi untuk yang 2 orang yang di latih oleh Aldo, aku pun akan tetap mengawasi kalian… tentang peraturan yang aku bilang tadi adalah…" Ucap Viky memulai membahas apa yang akan ke 5 orang tersebut lakukan.
Dan dia juga memberitahu mereka ber 5 tentang peraturan yang sering Viky terapkan kepada orang-orang dari pasukan Magnium dan dia terapkan juga di dalam Octa Grup tapi hanya untuk sebagian orang, yaitu dari hal masalah bertindak tanpa di perintah dan juga di saat bertemu dengan Viky di dalam ruangan, yang mana hanya ada mereka dan Viky saja, serta peraturan-peraturan yang lain yang di rasa perlu, tapi tidak semuanya, karena jika semuanya maka tidak akan bisa selesai dalam waktu 1 hari.
"Itulah peraturan yang perlu kalian tahu untuk saat ini… untuk sisanya kalian akan tahu nanti sambil berjalan, dan semua peraturan tersebut berlaku bagi setiap para petinggi di pasukan Magnium dan juga ada beberapa orang yang ada di Octa Grup…" Ucap Viky mengakhiri penjelasannya tentang peraturan yang perlu mereka patuhi.
Mereka ber 5 hanya dia tidak menjawab atau bertanya tentang peraturan dari Viky, karena peraturan tersebut tidak memberatkan mereka bahkan hal ini membuat mereka semua lebih yakin untuk tetap mengikuti Viky, karena menurut pikiran mereka masing-masing, bahwa Viky ingin mereka menganggap Viky seperti teman bukan seperti pimpinan dan bawahan, dan hal ini juga yang Viky inginkan, karena bagi Viky akan ada sedikit kemungkinan untuk berkhianat jika menganggap teman bukan sebagai atasan, dan itu juga sudah berlaku di dalam pasukan Magnium, sampai sekarang tidak ada 1 pun dari mereka yang mengkhianati Viky.
__ADS_1
"Karena tidak ada yang bertanya… maka akan aku anggap bahwa kalian sudah mengerti dengan apa yang aku katakan barusan… dan untuk 2 orang yang di pilih oleh Aldo, kalian bisa menghubungi Aldo, dan kalian ber 2 akan mendapatkan arahan dari Aldo atas apa yang akan kalian lakukan selanjutnya…" Lanjut Viky berkata, karena dari mereka ber 5 tidak ada yang bertanya atau menanggapi kata-katanya, di kalimat terkahir Viky menyodorkan secarik kertas yang bertuliskan sebuah No, dan No tersebut adalah No Aldo.
#Maaf yah up bab ke 2 nya suka telat, karena author ada waktu untuk nulis dari jam 5 sore 🙏
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...