Jendral Perang

Jendral Perang
Bab 286 Orang Yang Tidak Di Undang


__ADS_3

Orang Yang Tidak Di Undang


Di sebuah pesisir pantai sejauh mata memandang terlihat sangat gelap sekali, namun ada sebagian tempat yang terlihat cukup terang, dengan luas sekitar kurang lebih 500 meter persegi, tempat tersebut di kelilingi dengan sorot lampu yang cukup menerangi area tersebut, dan ada juga beberapa lampu hias yang berkelap-kelip berwarna-warni di sekitar tempat tersebut.


Di tempat tersebut juga bisa terdengar suara musik yang cukup keras, serta bisa terlihat ada beberapa orang yang sedang berjoged, bercanda, dan ada juga yang cuma mengobrol di kursi sambil memegang gelas anggur di tangannya.


Tidak jauh dari tempat tersebut, terlihat ada 4 orang yang berjalan menuju ke tempat tersebut, dengan 1 laki-laki dan 3 orang perempuan, orang tersebut adalah Viky, Rere, Nayla dan Aqila.


Setelah berada di tempat tersebut, mereka ber 4 berbaur dengan yang lain, untuk ikut serta dalam pesta tersebut. Mereka ber 4, berjalan ke salah satu meja yang mana di atas meja tersebut ada banyak sekali jenis minuman, ada yang minuman biasa ada juga minuman anggur, ketika mereka sudah mengambil minuman untuk mereka masing-masing, terlihat ada seorang pria berjalan ke arah mereka.


"Aqila… apa kamu mau barbeque…?" Ucap seorang pria yang berjalan mendekat kepada mereka.


"Risno… Kamu menawari aku Barbeque… tapi kamu tidak membawanya ke sini…" Jawab Aqila, dengan melihat ke arah si pria yang bertanya kepadanya.


"Barbeque nya belum siap… jika kamu mau, kamu bisa pergi bersama aku menunggu Barbeque nya matang…" Jawab pria tersebut, yang mana pria tersebut bernama Risno, sebenarnya niat dia bukan menawari Aqila Barbeque, melainkan mengajak Aqila untuk bisa mengobrol bersamanya.


"Tapi aku tidak mau pergi sendiri… bisakah aku mengajak Nayla dan juga Rere…?" Jawab Aqila bertanya balik bertanya.


"Boleh… tentu saja boleh… lebih banyak orang bergabung akan lebih seru…" Jawab Risno yang tidak mempermasalahkan untuk Rere dan Nayla ikut, karena lebih banyak wanita yang bergabung dengan mereka akan lebih seru.


"Aku akan menunggu di sana… kalian bersenang lah…" Ucap Viky di saat ke 3 wanita yang datang bersamanya melihat ke arahnya, dengan menunjuk ke arah salah satu kursi yang kosong, yang berada di sekitar pinggiran tempat tersebut.


Viky ikut datang ke sana bersama Rere bukan karena ingin ikut berpesta melainkan ingin menjaga Rere, takut terjadi sesuatu yang tidak di rencanakan sebelumnya.


"Yah sudah kalau kamu tidak ingin ikut bergabung… tapi kamu jangan kemana-mana yah… setelah acara ini selesai, aku akan menemu kamu di sana nanti…" Jawab Rere, yang tidak banyak berkomentar, karena akan percuma jika dia tetap mengajak Viky, karena hasilnya pun Viky akan tetap tidak akan mau ikut bergabung dengan yang lain.


Setelah Rere selesai berkata, Viky berjalan ke arah kursi yang kosong yang dia tunjuk sebelumnya, sedangkan Rere, Nayla dan Aqila pergi ke arah yang berlawanan, yaitu pergi ke arah tempat pembakaran daging bersama Risno.


Acara pesta pun berjalan normal dan sangat meriah, namun dari arah kejauhan terlihat ada beberapa motor menuju ke tempat pesta tersebut dengan kecepatan yang terbilang cukup cepat, karena motor tersebut berjalan di atas pasir pantai.


Namun semua orang tidak memperhatikan hal tersebut karena tengah asik menikmati pesta tersebut, sampai pada akhirnya, orang-orang yang mengendarai motor tersebut berhenti tepat di dekat tempat pestanya.

__ADS_1


"Siapa orang yang bertanggung jawab di sini…" teriak salah seorang yang mengendarai motor, sambil turun dari atas motornya dan melihat ke arah orang-orang yang tengah berpesta, bisa terlihat bahwa orang tersebut adalah pemimpin dari orang-orang yang datang ke sana menggunakan motor, karena bisa terlihat dari pakaian dan juga postur tubuhnya yang terlihat paling kekar di antara orang-orang yang ikut bersamanya, dan posisi motornya pun berada paling depan di antara yang lain.


Semua orang yang berada di dekat orang tersebut dengan serempak melihat ke arah sumber suara, walau pun tidak terdengar kencang, tapi karena mereka berjarak cukup dekat jadi mereka bisa mendengarnya, namun semua orang hanya terdiam dan melihat ke arah orang tersebut.


"Baiklah… jika tidak ada yang menjawab, maka aku akan membubarkan acara ini…" Ucap orang tersebut dengan nada yang lebih tinggi lagi karena tidak ada yang menjawab pertanyaannya.


Walau dia berteriak cukup kencang, tapi karena ada suara musik yang cukup keras dan juga ada suara deburan ombak, jadi tidak semua orang bisa mendengar dia yang berteriak.


Karena tidak ada yang menanggapi perkataannya, dia pun menjadi sangat kesal dan orang tersebut pun maju ke arah kerumunan orang yang berpesta, dan dia melayangkan sebuah pukulan kepada sembarang orang yang berada di dekatnya, untuk menarik perhatian.


"Bruk…"


"Aaaaa…" terdengar teriakan dari orang yang di pukul dan teriakan wanita yang berada di sekitar orang yang di pukul tersebut. orang yang di pukul langsung tersungkur ke atas pasir.


Karena ada sebuah keributan, semua orang pun menghentikan aktivitas mereka masing-masing, dan melihat ke arah sumber keributan dengan raut wajah yang bingung… karena mereka pikir, mereka tidak menyinggung siapa-siapa, dan juga tidak mengganggu ketertiban orang setempat, karena di tempat tersebut adalah tempat wisata jadi untuk sebuah kebisingan seperti ini sudah biasa.


Dan orang yang bertugas mengontrol musik pun menghentikan musiknya, dengan seketika tempat tersebut pun langsung berubah menjadi sangat hening, hanya deburan ombak saja yang bisa terdengar.


"Jadi kamu yang bertanggung jawab di sini…?" Ucap orang tersebut, melihat ke arah Yu Jin dengan tatapan yang tajam.


"Yah bisa di bilang begitu…" Jawab Yu Jin dengan santai.


"Apa kamu tahu siapa aku…? dan kenapa kamu mengadakan acara di sini tanpa meminta ijin terlebih dulu kepada aku…? " Jawab orang tersebut dengan bertanya kepada Yu Jin, dengan tatapan yang terlihat mengintimidasi.


"Aku tidak tahu siap kamu… dan aku juga tidak mau tahu siap kamu… lagian apa urusannya aku harus meminta ijin kepada kamu… ini tempat umum, dan aku juga sudah membicarakan hal ini dengan manajer restoran, dan mereka memberikan ijin untuk aku membuat pesta di sini… karena aku sudah menyewa sebuah ruangan di sana secara full…" Jawab Yu Jin dengan tatapan yang tajam, dan dengan raut wajah yang berubah serius, dan tidak kalah mengintimidasi dari preman tersebut.


Semua orang yang berada di sana terlihat sangat kagum kepada Yu Jin… karena berhadapan dengan seorang preman yang terlihat cukup garang, namun masih dengan keadaan yang tenang… dan bisa terlihat bahwa Yu Jin mengendalikan situasi yang terjadi.


"Aku tidak peduli akan hal itu… lagian wilayah mereka tidak sampai di sini… dan sini adalah wilayah aku, karena aku dalam keadaan suasana hati yang baik hari ini… aku akan memberikan 2 pilihan untuk kalian semua… yang pertama kalian harus bubar dan menyudahi acara ini sekarang juga, dan yang ke 2 jika kalian tidak mau bubar dan menyudahi acaranya, maka kalian harus membayar uang keamanan kepada aku dan membiarkan beberapa wanita yang ada di sini untuk menemani kami bersenang-senang…" Ucap orang tersebut mengutarakan niat kedatangannya ke sana.


"Jika aku tidak mau memilih pilihan yang kamu katakan bagaimana…?" Jawab Yu Jin sambil berjalan lebih dekat kepada orang pembuat onar tersebut.

__ADS_1


"Jika begitu maka aku akan…"


"Bruk…" Belum selesai orang tersebut menyelesaikan kata-katanya, sebuah pukulan dari Yu Jin sudah melayang kearahnya, dan dengan tepat mengenai wajahnya.


Dan orang tersebut, karena tidak siap menerima pukulan dari Yu Jin, dia pun terdorong beberapa langkah kebelakang, dan akhirnya dia terjatuh ke atas pasir pantai, dan dari mulutnya mengeluarkan seteguk darah dengan sesuatu yang terlihat putih di tengah, bisa terlihat warna putih tersebut seperti gigi orang tersebut yang copot, karena pukulan dari Yu Jin bisa di bilang sangat keras dan juga cukup bertenaga.


...****************...


Terima kasih sudah membaca :


...✨Jendral Perang✨...


Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di


kolom komentar.


❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :


...Like👍...


...Komen💬...


...Vote🎟️...


...Hadiah🎁...


...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...


...Terima kasih🙏...


...R"Azk 🥇...

__ADS_1


__ADS_2