
Hubungan Yang Rumit Antara Luis dan Lidya
"Agar bisa lebih cepat… sekarang coba kamu hubungi Luis dan tanyakan kepada dia, apa dia masih ingin terus bersama kamu atau tidak… dan jawaban dari Luis nanti akan menentukan hal apa saja yang perlu kamu tahu… dan hal apa juga yang perlu kamu lakukan…" Lanjut Viky berkata dan memberikan perintah kepada Lidya, karena Lidya tidak berkata apa pun, dan Viky juga mengerti kenapa Lidya hanya diam saja.
"Baik Tuan Lord…" Jawab Lidya dengan mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Luis.
1 Kali percobaan gagal, 2 kali percobaan juga masih gagal menghubungi Luis, dan ke 3 kalinya pun masih sama, Luis tidak menjawab telpon dari Lidya.
"Aku tidak perlu berkata banyak karena semuanya sudah jelas, jadi kamu pasti sudah bisa menyimpulkannya sendiri… dan kamu juga tahu apa yang harus kamu lakukan…" Ucap Viky, setelah percobaan panggilan ke 3 berakhir.
"Tidak… aku masih akan tetep berusaha untuk menjadi kepala keluarga Long… aku tidak tahu ini semua benar terjadi atau hanya sebuah setingan agar aku mundur dari pertarungan memperebutkan menjadi kepala keluarga Long…" Jawab Lidya yang masih tidak percaya bahwa Luis sudah tidak mau bersama dia lagi.
"Lantas apa yang akan kamu lakukan sekarang…? dengan tingkat kekuatan kamu saat ini, aku yakin kamu tidak akan bisa menang melawan Luis, memang kekutan kamu berada pada tingkat Grand Master bintang 2 dan berada jauh di atas Luis tapi aku yakin jika kamu berhadapan dengan seseorang yang mempunyai kekuatan tingkat Guru Bintang 2 saja kamu pasti akan kalah… karena pondasi yang kamu miliki sangat lemah…" Ucap Viky bertanya dan menjelaskan posisi Lidya saat ini.
"Aku akan berusaha menguatkan pondasi kekuatan aku… karena masih ada waktu sampai pada hari pertarungan… untuk masalah menang atau kalah, adalah hal yang bisa dalam sebuah pertarungan… selama aku sudah berusaha sekuat tenaga, aku yakin hasilnya akan sangat maksimal walau pun jika hasil akhirnya adalah sebuah kekalahan, aku tidak akan menyesal untuk hal itu… karena yang terpenting bagi aku adalah sebuah proses…" Jawab Lidya tanpa ragu dan dengan nada yang penuh dengan tekad serta semangat yang tinggi.
"Bukan maksud aku untuk merendahkan kamu, tapi dengan posisi kamu saat ini, akan sangat sulit untuk mendapatkan sumber daya yang cukup untuk menguatkan pondasi kamu…" Ucap Viky dengan mengatakan hal yang sebenarnya, dengan niat mematahkan semangat dari Lidya, namun dia juga ingin tahu apa yang akan Lidya lakukan.
"Saya tidak memungkiri hal itu tuan Lord… tapi aku yakin setiap ada kemauan yang kuat, pasti akan ada jalan terbaik yang bisa di lalui dan mungkin juga…"
Treett…
Treett…
Treeet…Belum selesai Lidya berkata, ponselnya berdering.
__ADS_1
"Ini adalah telpon dari Luis…" Ucap Lidya dengan memperlihatkan kepada Viky siapa yang menelponnya.
"Kamu angkat saja telponnya… tapi kamu jangan bilang sedang berada di sini… dan jika dia bertanya sudah bertemu dengan aku atau belum…kamu bilang saja belum bertemu dengan aku…" Ucap Viky memerintahkan Lidya, namun dari kata-katanya dia memiliki niat lain.
"Lidya… ada apa…? maaf tadi aku sedang berbicara dengan ayah aku…" Ucap Luis setelah panggilan tersebut tersambung, dan Viky juga bisa mendengarnya karena Lidya mengaktifkan mode Load speaker.
"Tidak apa-apa… tadinya aku ingin bertanya tentang tempat tuan Lord… aku tadi salah jalan di saat sedang menuju ke tempat tuan Lord…" Ucap Lidya beralasan, karena dia mengerti maksud dari kata-kata Viky tadi.
"Terus kamu dimana sekarang…? kenapa tidak bilang jika kamu ingin pergi ke tempat tuan Lord, aku bisa mengantar kamu ke sana…? kamu baik-baik saja kan…? kamu kirimkan lokasi kamu saat ini… aku ke sana sekarang untuk menjemput kamu, dan mengantar kamu ke tempat tuan Lord…" Jawab Luis dengan nada yang sangat cemas dan terus bertanya tanpa henti.
Namun Luis tidak bertanya kenapa Lidya pergi ke tempat Viky, karena dia sudah sedikit tahu tentang hubungan keluarga Long dan Viky, namun dia belum tahu tentang alasan Lidya pergi ke sana, tapi yang jelas dia yakin bahwa Viky tidak akan berniat jahat kepada Lidya.
"Kamu tidak usah cemas seperti itu… sekarang aku sudah berada di tempat tuan Lord… dan sedang menunggu tuan Lord menemui aku…" Jawab Lidya, walau pun sedikit berbohong kepada Luis, tapi hal itu adalah perintah dari Viky, walau Lidya belum terlalu mengenal Viky, tapi dengan status yang Viky miliki dia hanya bisa menuruti apa perintah dari Viky.
"Baguslah kalau begitu… aku bisa sedikit tenang sekarang… jika kamu sudah selesai, kamu kabarin aku, nanti aku jemput kamu…" Jawab Luis dengan nada yang sedikit lebih santai dari sebelumnya.
"He… he… he… kamu ini sungguh lucu bertanya hal itu… apa tidak ada pertanyaan lain yah…?" Jawab Luis dengan balik bertanya dan dengan nada yang sedikit bercanda kepada Lidya.
"Yah tinggal kamu jawab saja, apa susahnya…" Jawab Lidya dengan nada yang sedikit kesal, biasa lah wanita jika bertanya tidak di jawab oleh laki-laki suka bersikap seperti itu.
"Baiklah… baiklah akan aku jawab… Jika aku tidak mau bersama kamu lagi… lantas kenapa aku harus mencemaskan kamu… tidak perlu aku jelaskan juga kan…? memangnya kenapa kamu bertanya seperti itu…? apa ada laki-laki lain yang kamu suka…?" Jawab Luis dan dia balik bertanya kepada Lidya.
"Tidak ada laki-laki lain… aku hanya ingin memastikannya saja… dan aku juga tidak mau hubungan kita itu hanya sebatas ini saja…" Jawab Lidya, dengan maksud agar Luis bisa memperjelas hubungan mereka ber 2, dan juga agar pembicaraannya lebih terarah ke hal yang dia bicarakan tadi dengan Viky.
"Tidak perlu aku jelaskan… kamu juga tahu sendiri kan bagaimana peraturan di dalam keluarga kita… hanya ada 1 jalan agar kita bisa bersama, yaitu dengan cara kamu menjadi kepala keluarga Long, tapi hal itu tidak akan mudah karena ayah aku dan semua orang-orang dari keluarga Long tidak akan menyerahkan posisi kepala keluarga Long kepada kamu dengan sangat mudah… apa lagi kamu tidak memiliki kekuatan apa pun…" Jawab Luis dengan nada lemas, karena dia juga belum mengetahui bahwa saat ini tingkat kekuatan Lidya sudah berada jauh di atasnya, namun di kalimat terakhir dia tidak bermaksud merendahkan Lidya, namun dia berniat untuk mengingatkan kepada Lidya tentang peraturan yang ada di dalam keluarga Long.
__ADS_1
"Jika begitu… bagaiman kalau kamu lupakan ambisi kamu untuk menjadi kepala keluarga Long dan hidup bersama aku…" Ucap Lidya dengan memberikan pilihan menurut pandangan dia.
"Jika hal itu bisa di lakukan, maka akan aku lakukan… tapi perlu kamu ingat, ayah aku tidak akan membiarkan orang lain menjadi kepala keluarga Long… dan juga untuk saat ini di dalam keluarga Long untuk masalah tingkat kekuatan, tidak ada yang melebihi aku… jadi jika aku mengalah dalam acara pertarungan, maka aku dan keluarga aku tidak akan punya muka lagi untuk tinggal di dalam keluarga Long…" Jawab Luis, dan apa yang di katakan oleh luis adalah benar, karena untuk tingkat kekuatan Lidya belum ada yang tahu, dan untuk saat ini bahwa Luis lah yang bisa di bilang sangat memenuhi syarat untuk menjadi kepada keluarga Long.
...****************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
__ADS_1
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...