
Ke Khawatiran Ibu Pengasuh Viky
"buna… aku ada banyak hal yang ingin aku bicarakan dengan buna, tapi tidak di sini, mungkin akan lebih enak, jika kalau kita berbicaranya di tempat lain…" Ucap Viky setelah buna melepaskan pelukannya, dan mengajak ibu pengasuhnya untuk bisa mengobrol di tempat lain
"Tapi Tuan muda… kita tidak bisa muncul di sembarang tempat, Tuan muda pasti sudah tahu alasannya kenapa, jadi tidak perlu buna jelaskan…" Jawab pengasuh Viky dengan nada yang sedikit khawatir, namun kata-katanya tersebut bukan bermaksud menolak ajakan dari Viky, hanya sedikit memberikan peringatan kepada Viky agar sedikit berhati-hati.
"Buna, jangan memanggil aku dengan sebutan Tuan Muda lagi, karena sekarang aku bukan bagian dari Klan Xian, dan buna juga sekarang bukan pelayan Klan Xian lagi, jadi buna bisa memanggil aku Viky saja…" Jawab Viky.
"Aku tahu apa yang menjadi ke khawatiran buna… tapi sekarang, karena sudah ada aku di sini, buna tidak perlu khawatir dan terus bersembunyi lagi…" Lanjut Viky berkata, menenangkan ke khawatiran ibu pengasuhnya.
"Tapi Tuan… eh maaf Viky, buna tahu betul seberapa kuatnya orang-orang dari Klan Xian, di tambah lagi dengan adanya orang yang sangat kuat mendukung Klan Xian di belakangnya… bukan buna tidak percaya kepada kamu, tapi sebaiknya berjaga-jaga sebelum terlambat…" Jawab pengasuh Viky, memberikan peringatan kepada Viky.
"Aku sudah tahu akan hal itu buna… buna tidak perlu khawatir, aku yang sekarang jauh lebih kuat dari orang yang berada di belakang Klan Xian… bukan aku bermaksud meremehkan orang lain, tapi bagiku orang-orang dari Klan Xian sendiri tidak ada apa-apanya jika di bandingkan dengan orang-orang aku…" Jawab Viky dengan percaya diri, dan mencoba lebih menenangkan ibu pengasuhnya.
"Buna pasti bingung dengan apa yang aku katakan, nanti akan aku jelaskan semuanya kepada buna, untuk sekarang buna tunggu saja dulu di dalam mobil sebentar, aku di sini ada sedikit urusan terlebih dulu yang harus aku selesaikan…" Lanjut Viky berkata, karena dia melihat raut wajah bingung dari ibu pengasuhnya.
"Baiklah… buna akan menunggu kamu di dalam mobil, dan nanti kamu jelaskan semuanya kepada buna…" Jawab ibu pengasuh Viky, kemudian dia berbalik dan masuk kembali ke dalam mobil.
Setelah ibu pengasuh Viky masuk ke dalam mobil, raut wajah Viky kembali berubah dingin, dia berbalik menatap ke arah Vanteko Ma.
"Teko… bagaimana menurut kamu kondisi tempat tinggal ibu pengasuh aku…?" Ucap Viky bertanya kepada Vanteko Ma.
"Menurut aku, bisa di katakan bahwa tempat tinggal ibu pengasuh kakak sangat tidak layak untuk di huni jika di bandingkan dengan tempat tinggal yang ada di sini atau yang ada di kediaman keluarga aku, tapi mungkin akan berbeda jika ibu pengasuh kakak sedang bersembunyi, mungkin tempat tersebut adalah tempat yang cukup bagus untuk menghilangkan jejak…" Jawab Vanteko Ma, dengan membandingkan rumah yang ada di kediaman Keluarga Latimore atau yang ada di kediaman keluarga Ma.
"Baiklah kalau begitu… biar aku sendiri saja pergi ke sana untuk lebih memastikannya… untuk sekarang, kamu kembalilah terlebih dulu ke kota Taraka, bilang kepada Tiger, untuk membawa ibu ke sini, dan kamu urus Sukmadi… kamu pasti tahu apa yang harus kamu lakukan…" Jawab Viky dengan memberikan perintah kepada Vanteko Ma.
"Baik kak… tapi aku kembali ke kota Taraka naik apa…? aku ke sini kan tidak membawa mobil…" Jawab Vanteko Ma, dengan balik bertanya kepada Viky.
"Jibsen… kamu sediakan mobil untuk menjemput ibu ke sini…" Ucap Viky dengan berbalik melihat ke arah Jibsen, tanpa menjawab pertanyaan dari Vanteko Ma.
__ADS_1
"Baik…" Jawab Jibsen, kemudian dia memerintahkan salah satu orangnya yang ada di dekat dia, untuk menyiapkan mobil untuk di pakai oleh Vanteko Ma menjemput Ratna atau ibu Viky.
"Kamu bisa kembali menggunakan mobil dari Keluarga Latimore…" Ucap Viky dengan kembali melihat ke arah Vanteko Ma, namun nadanya terdengar sedikit kesal kepada Vanteko Ma.
"Lisa… kamu mau ikut pergi bersama kakak, atau kamu mau tinggal di sini menunggu ibu datang…" Ucap Viky dengan lembut bertanya kepada Lisa, setelah Vanteko Ma pergi dari sana dengan menggunakan mobil dari Keluarga Latimore yang di temani oleh salah seorang dari Keluarga Latimore.
"Jika boleh, aku di sini saja kak menunggu ibu datang…" Jawab Lisa.
"Baiklah kalau itu yang kamu mau… nanti kamu akan di temani oleh Eagle, Aldo dan juga Jaguar di sini…" Jawab Viky.
"Baik kak…" Jawab Lisa sambil menganggukkan kepalanya.
"Eagle, Aldo, Jaguar, kalian ber 3 di sini saja temani Lisa, dan kalian juga atur semua orang-orang kita, aku takut ketika aku tidak ada di sini, orang-orang dari Klan Xian datang ke sini untuk mencari Lisa… karena aku memiliki sedikit keyakinan bahwa informasi tentang Lisa yang berada di sini sudah sampai ke Klan Xian…" Ucap Viky berbalik melihat ke arah Eagle, Aldo, dan juga Jaguar dengan memberikan perintah kepada mereka ber 3.
"Baik Lord…" Jawab Mereka ber 3 dengan serempak tanpa bertanya lebih, karena mereka ber 3 sudah mengerti maksud dari perintah Viky tersebut, yaitu menjaga Lisa jika ada serangan dadakan dari Klan Xian di saat Viky pergi dengan ibu pengasuh Viky.
"Kondisi tubuh aku sudah membaik Tuan Lord, berkat resep obat yang di berikan oleh Tuan Eagle dan juga tuan Jaguar… dan untuk orang-orang aku juga, mereka terlihat sudah sangat membaik…" Jawab Karev Zi.
"Baguslah kalau begitu… untuk sekarang, kamu bisa pergi, biarkan semua orang-orang kamu untuk beristirahat, agar luka yang mereka alami biasa sembuh dengan cepat… setelah semua masalah di sini sudah selesai, nanti aku akan berkunjung ke tempat kamu…" Ucap Viky memberikan perintah kepada Karev Zi.
"Baik Tuan Lord… kalau begitu, saya dan semua orang-orang saya ijin untuk pergi dari sini… dan saya juga sangat menantikan kedatangan Tuan Lord di tempat saya… " Jawab Karev Zi.
Viky hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, kemudian Karev Zi berbalik pergi meninggalkan Viky, dan membawa semua orang-orangnya pergi meninggalkan kediaman Keluarga Latimore.
"Jibsen… pengampunan dari aku, untuk saat ini hanya 50% saja, untuk masalah tempat tinggal ibu pengasuh aku, aku tidak akan mempermasalahkan hal itu, hanya saja, 50% lagi tergantung dari ibu, berdoa lah agar ibu mau pergi ke sini dan memaafkan semua orang dari Keluarga Latimore dan ini resep obat sementara untuk menyembuhkan luka kamu dan semua orang-orang dari Keluarga Latimore… untuk kesembuhan secara total, nanti akan aku berikan kepada kamu setelah aku tahu apa yang ibu ingin lakukan kepada Keluarga Latimore kamu…" Ucap Viky dengan melihat ke arah Jibsen dan memberikan sebuah kertas yang mana di kertas tersebut sudah tertulis sebuah resep obat.
"Baiklah… terima kasih, karena kamu sudah memberikan sedikit kesempatan untuk aku dan semua orang-orang dari Keluarga Latimore…" Jawab Jibsen, dengan sedikit tersenyum dan juga dengan nada yang sedikit lega, karena dia memiliki sedikit keyakinan bahwa Ratna atau kakaknya tersebut akan memaafkan dia dan semua orang-orang dari Keluarga Latimore.
Bukan hanya Jibsen saja yang merasa Lega, tapi para tetua juga bisa bernapas Lega karena Viky menyerahkan keputusan akhirnya kepada Ratna, dan di pikiran mereka semua adalah sama, mereka semua sudah sangat mengenal Ratna oleh karena itu mereka memiliki keyakinan bahwa Ratna akan memaafkan mereka semua, dan dengan Ratna mereka semua masih bisa berkompromi tapi dengan Viky, tidak ada kompromi, hanya sebuah keputusan yang tidak bisa di hindari.
__ADS_1
Setelah mendengar jawaban dari Jibsen, Viky berbalik pergi menuju ke arah mobil, yang mana di dalam mobil tersebut ada ibu pengasuh Viky yang sedang menunggunya.
Viky bisa sedikit tenang jika ada Eagle, Aldo dan juga Jaguar yang menjaga Lisa, jika terjadi serangan dadakan dari Klan Xian, yang dia khawatirkan adalah keselamatan dari Lisa, untuk masalah orang-orang dari Keluarga Latimore, Viky tidak akan memikirkan hal itu, karena jika ibunya tidak memaafkan Keluarga Latimore maka dia sendiri yang akan melenyapkan Keluarga Latimore.
...***************...
Terima kasih sudah membaca :
...✨Jendral Perang✨...
Jika ada Saran dan Kritikan silahkan tulis di
kolom komentar.
❗Dukung terus novel Jendral Perang dengan cara :
...Like👍...
...Komen💬...
...Vote🎟️...
...Hadiah🎁...
...Dan Klik Favorit ❤️ Biar Tidak Ketinggalan Update...
...Terima kasih🙏...
...R"Azk 🥇...
__ADS_1